PRABAINSIGHT.COM – JAKARTA – Ramadan selalu datang dengan paket lengkap: puasa, takjil, niat hidup lebih rapi, dan di Jakarta layanan hapus tato gratis. Ya, di tengah udara panas dan jadwal imsak yang makin pagi, sejumlah warga memilih menjalani Ramadan dengan menghapus jejak tinta masa lalu.
Layanan hapus tato gratis ini digelar selama Bulan Ramadan dan diperuntukkan bagi masyarakat umum. Syaratnya cukup administratif: memiliki KTP DKI Jakarta dan berdomisili di wilayah Jabodetabek Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
Pendaftaran resmi dibuka sejak 23 Februari 2026. Hal ini disampaikan oleh Koordinator Wilayah Baznas Bazis Jakarta Barat, Heru Nurwanto.
“Pendaftaran dibuka secara resmi mulai tanggal 23 Februari 2026,” kata Heru Nurwanto, dikutip dari Antara, Rabu (25/2/2026).
Lokasi dan Jadwal Layanan Hapus Tato
Kegiatan hapus tato gratis ini digelar secara bergilir di sejumlah wilayah Jakarta. Jakarta Barat dan Jakarta Pusat menjadi lokasi awal pada 23–24 Februari, disusul Jakarta Selatan pada 26 Februari, dan Jakarta Timur pada 3 Maret 2026.
Khusus di Jakarta Barat, antusiasme warga terbilang tinggi. Jumlah pendaftar bahkan melampaui kuota yang disediakan.
Pendaftar Tembus 130 Orang, Melebihi Kuota
Di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, jumlah pendaftar layanan hapus tato gratis mencapai 130 orang, padahal kuota awal hanya 100 orang. Namun begitu, seluruh pendaftar tetap dilayani.
“Hari ini tadi ada 130 orang yang mendaftar. Itu sudah lebih dari kuota yang disediakan, tapi tetap kita layani semua,” ucap Heru.
Lonjakan pendaftar ini menunjukkan bahwa program hapus tato gratis masih menjadi magnet kuat, terutama di momen Ramadan yang sering dimaknai sebagai waktu refleksi dan perubahan diri.
Pendaftaran Online, On the Spot Menyusul
Menurut Heru, seluruh peserta program mendaftar melalui sistem online. Program ini memang dirancang sebagai bagian dari kegiatan Ramadan 1447 Hijriah.
“Jadi program hapus tato gratis ini dalam rangka Ramadan 1447 H. Kegiatannya dilakukan di aula Masjid Assahara, komplek kantor wali kota Jakarta Barat,” tutur Heru.
Meski demikian, pendaftaran langsung di lokasi tetap dimungkinkan dengan catatan kuota pendaftar online telah terpenuhi dan masih tersedia slot.
“Kuotanya 100 orang di tiap kota. Bisa saja daftar on spot (di lokasi), akan tetapi ditangani bila pendaftar online sudah selesai dan kuotanya masih ada,” jelasnya.
Di bulan ketika banyak orang berusaha menahan diri, sebagian warga Jakarta memilih satu langkah tambahan: menghapus masa lalu, satu tato dalam satu sesi laser.(Van)







