Menu

Mode Gelap
DPC PKB Kota Bekasi Patok Target 7 Kursi di Pemilu 2029 di Harlah ke-28 Pidato Prabowo Lagi-Lagi Bikin Ramai: Kali Ini Jurnalis, LSM, dan Pengamat Disebut “Londo Ireng” Video Alphard Terobos Lampu Merah Viral, Pramono Minta Satpam Tak Dipecat dan Polisi Bertindak Tegas Heboh Suzuki Thunder Dilarang Isi BBM, Pertamina Akhirnya Buka Suara Heboh! Shin Tae Yong Kena Sanksi Dilarang Melatih Sepak Bola Selama 10 Tahun, Begini Nasibnya di Persija Kubu Sarwendah Bantah Klaim Utang Rp10 Miliar Ruben Onsu untuk Renovasi Rumah, Sebut Ada Framing

Sport

Heboh! Shin Tae Yong Kena Sanksi Dilarang Melatih Sepak Bola Selama 10 Tahun, Begini Nasibnya di Persija

badge-check

Federasi Sepak Bola Korea Selatan menjatuhkan sanksi 10 tahun kepada Shin Tae Yong. Meski dilarang melatih di Korea, statusnya sebagai pelatih Persija Jakarta dipastikan tidak terdampak.(Istimewa) Perbesar

Federasi Sepak Bola Korea Selatan menjatuhkan sanksi 10 tahun kepada Shin Tae Yong. Meski dilarang melatih di Korea, statusnya sebagai pelatih Persija Jakarta dipastikan tidak terdampak.(Istimewa)

PRABAINSIGHT.COM – JAKARTA – Nama Shin Tae Yong kembali menjadi perbincangan. Kali ini bukan karena racikan taktik di lapangan atau kiprahnya bersama klub baru, melainkan keputusan keras dari Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) yang menjatuhkan sanksi larangan melatih selama 10 tahun.

Kalau hanya membaca judulnya, orang mungkin langsung menyimpulkan karier Shin sudah tamat. Kenyataannya, tidak sesederhana itu. Hukuman tersebut hanya berlaku di wilayah Korea Selatan, sehingga tidak berdampak pada aktivitas kepelatihannya di luar negeri, termasuk bersama Persija Jakarta di Indonesia.

Keputusan itu diambil setelah KFA menggelar rapat bersama Komite Fair Play pada awal Juli 2026. Dari pertemuan tersebut, federasi menjatuhkan tiga hukuman kepada mantan pelatih Timnas Indonesia itu.

Sanksi yang diberikan meliputi larangan melatih selama 10 tahun, larangan terlibat dalam kompetisi sepak bola di Korea Selatan dalam kapasitas apa pun, serta pengusiran permanen dari klub-klub yang berada di bawah yurisdiksi KFA.

Meski terdengar berat, hukuman tersebut tidak memiliki yurisdiksi di luar Korea Selatan. Dengan demikian, Shin Tae Yong tetap dapat menjalankan tugasnya sebagai pelatih Persija Jakarta maupun menangani klub lain di luar Korea.

PSSI Sudah Mengetahui, Persija Tak Terdampak

Media Korea Selatan Ichanela melaporkan bahwa PSSI telah menerima informasi mengenai sanksi yang dijatuhkan kepada Shin Tae Yong.

Namun, laporan tersebut juga menyebut bahwa keputusan KFA tidak memengaruhi status maupun pekerjaan Shin sebagai pelatih Persija Jakarta karena kompetisi Indonesia berada di luar kewenangan federasi sepak bola Korea Selatan.

Dengan kata lain, aktivitas Shin di Liga Indonesia tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Shin Tae Yong: Banyak Hal yang Tidak Adil

Di balik keputusan itu, Shin Tae Yong mengaku tidak sepakat dengan hukuman yang dijatuhkan kepadanya. Ia menilai masih banyak fakta yang belum terungkap, tetapi memilih untuk tidak membuka semuanya ke publik.

Menurut Shin, jika ia membeberkan seluruh versinya, situasi sepak bola Korea Selatan justru bisa semakin memanas dan berpotensi berdampak kepada para pemain yang pernah menjadi anak asuhnya.

“Ada banyak aspek yang menurut saya tidak adil, dan saya ingin mengungkapkan kebenaran, tetapi murid-murid saya bisa terluka jika saya berbicara, dan suasana sepak bola domestik tidak baik,” kata Shin.

Berawal dari Tuduhan Kekerasan Saat di Ulsan Hyundai

Perselisihan antara Shin Tae Yong dan KFA bermula dari laporan yang muncul ketika ia masih menangani Ulsan Hyundai.

Saat itu, Shin dilaporkan melakukan tindakan kekerasan terhadap sejumlah pemain. Selain itu, ia juga disebut bermain golf di tengah berlangsungnya kompetisi.

Kontroversi tersebut berujung pada pemecatannya sebagai pelatih Ulsan Hyundai. Namun, persoalan ternyata tidak berhenti di sana. Setelah proses yang berlangsung di tingkat federasi, KFA akhirnya menjatuhkan sanksi disiplin yang kini membuat Shin dilarang berkecimpung dalam sepak bola Korea Selatan selama satu dekade.

Meski demikian, bagi publik sepak bola Indonesia, keputusan itu tidak mengubah satu hal penting: Shin Tae Yong masih bisa berdiri di pinggir lapangan mendampingi Persija Jakarta. Setidaknya, untuk saat ini, larangan tersebut berhenti di batas wilayah Korea Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Foto Juara Spanyol Diduga Hapus Donald Trump? Internet Langsung Sibuk Jadi Ahli Forensik Digital

21 Juli 2026 - 19:29

Spanyol Juara Piala Dunia 2026! Ferran Torres Tutup Kisah Indah La Furia Roja, Argentina Pulang dengan Luka

20 Juli 2026 - 05:24

Final Piala Dunia 2026: Ketika Spanyol Datang Membawa Taktik, Argentina Membawa Messi dan Segala Kemungkinan

19 Juli 2026 - 13:15

Argentina Hampir Pulang Duluan, Lalu Ingat Masih Punya Messi: Mesir Dipaksa Menelan Comeback 3-2

8 Juli 2026 - 01:20

ASICS Football Summer Camp 2026: Tempat Mimpi Pesepak Bola Muda Indonesia Mulai Dirawat

7 Juli 2026 - 11:47

Trending di Sport