Menu ✖

Breaking News

Lifestyle

Ketika Sepatu Perempuan Menolak Dilema: Mau Stylish atau Nyaman?

badge-check

ASICS memperkenalkan GEL-DS TRAINER™ SP, sneaker perempuan yang memadukan siluet Mary Jane, karakter feminin, serta teknologi GEL-DS TRAINER™ 14.(Istimewa) Perbesar

ASICS memperkenalkan GEL-DS TRAINER™ SP, sneaker perempuan yang memadukan siluet Mary Jane, karakter feminin, serta teknologi GEL-DS TRAINER™ 14.(Istimewa)

PRABAINSIGHT.COM – JAKARTA – Ada masa ketika memilih sepatu itu sesederhana memilih: mau yang enak dipakai atau yang enak dilihat. Kalau nyaman, biasanya desainnya begitu-begitu saja. Kalau tampilannya menarik, kaki yang diminta berkompromi.

Tapi zaman sudah berubah. Perempuan dengan mobilitas tinggi kini membutuhkan sepatu yang bisa mengikuti ritme aktivitas tanpa membuat urusan penampilan ikut berantakan.

Dari kebutuhan itulah ASICS Sportstyle Indonesia memperkenalkan GEL-DS TRAINER™ SP, sneaker perempuan yang membawa pendekatan berbeda. Model ini mencoba mempertemukan karakter feminin dengan DNA sporty yang selama ini melekat pada ASICS.

Bukan sekadar sneaker untuk jalan-jalan, GEL-DS TRAINER™ SP dirancang sebagai footwear yang bisa masuk ke berbagai situasi, terutama bagi perempuan yang ingin tetap aktif sembari mempertahankan gaya personalnya.

Dan rupanya, pasar sepatu Indonesia juga sedang baik-baik saja. Bahkan cenderung terus berjalan. Pasar footwear nasional diproyeksikan tumbuh sekitar 5,9 persen per tahun pada periode 2026–2031. Artinya, urusan alas kaki bukan lagi perkara kecil, apalagi bagi konsumen yang semakin memperhatikan desain sekaligus fungsi.

Dari Mary Jane ke Sneaker: Kenapa Tidak?

Kalau mendengar istilah Mary Jane, yang terbayang mungkin sepatu dengan kesan feminin dan rapi. ASICS kemudian membawa karakter tersebut ke wilayah sneaker.

GEL-DS TRAINER™ SP mengambil inspirasi dari siluet Mary Jane, tetapi tidak berhenti pada tampilan klasiknya. Desain tersebut dipertemukan dengan fondasi performa dari GEL-DS TRAINER™ 14.

Perpaduannya menghasilkan bentuk yang lebih refined dengan sentuhan feminin, tetapi tetap mempertahankan identitas sebagai sneaker.

Jadilah sebuah model yang berada di antara dua dunia: performance sneaker dan dress shoe.

Bagi yang hidupnya berpindah dari satu agenda ke agenda berikutnya, konsep semacam ini tentu cukup relevan. Sebab, tidak semua orang punya waktu untuk pulang hanya demi mengganti sepatu ketika suasana berubah dari santai menjadi sedikit formal.

Bukan Cuma Dipakai, Tapi Bisa Disesuaikan

Satu bagian yang cukup menarik dari GEL-DS TRAINER™ SP adalah adaptable lacing system.

Fitur tersebut memungkinkan pemakai melakukan penyesuaian pada tampilan sekaligus mendapatkan kecocokan yang lebih personal.

Jadi, sepatu ini tidak dibuat dengan gagasan bahwa semua orang harus mengikuti satu bentuk penggunaan yang sama. Ada ruang bagi pemakainya untuk menyesuaikan dengan kebutuhan dan gaya masing-masing.

Sementara itu, bagian bawah sepatu menggunakan tooling yang diambil dari GEL-DS TRAINER™ 14. Teknologi tersebut mendukung aspek cushioning dan stability agar sepatu tetap nyaman digunakan dalam aktivitas sepanjang hari.

Dengan kombinasi tersebut, GEL-DS TRAINER™ SP tidak hanya bermain di wilayah estetika, tetapi juga membawa elemen performa yang menjadi bagian dari identitas ASICS.

ASICS Bicara soal Tubuh dan Pikiran

Yuya Sugiyama, President Director of ASICS Indonesia, menyampaikan, “ASICS memiliki filosofi Sound Mind Sound Body yang menjadi landasan kami untuk mengajak masyarakat agar terus bergerak dengan nyaman dalam kehidupan sehari-hari. Melalui GEL-DS TRAINER™ SP, kami ingin menunjukkan bahwa kenyamanan dan gaya dapat berjalan beriringan. Sepatu ini dirancang untuk perempuan yang ingin tetap aktif menjalani kesehariannya, sekaligus mengekspresikan personal style mereka dengan percaya diri. Kami berharap GEL-DS TRAINER™ SP dapat menjadi bagian dari perjalanan setiap perempuan untuk terus bergerak dengan nyaman, dan menjaga keseimbangan antara tubuh dan pikiran.”

Pernyataan tersebut sekaligus mempertegas posisi GEL-DS TRAINER™ SP sebagai bagian dari gagasan “Sound Mind Sound Body” yang diusung ASICS.

Buat ASICS, bergerak bukan semata-mata soal olahraga. Aktivitas sehari-hari pun membutuhkan tubuh yang nyaman dan pikiran yang tetap seimbang.

Peluncuran Dikemas dengan Aktivitas Kreatif

Alih-alih membuat peluncuran sekadar menjadi sesi melihat-lihat produk, ASICS mengemas pengenalan GEL-DS TRAINER™ SP melalui intimate gathering yang mengajak peserta masuk ke aktivitas kreatif.

Kali ini, ASICS menggandeng Tasya Kissty dalam sebuah photo embroidery journaling workshop.

Peserta diajak membuat jurnal personal dengan memanfaatkan foto, benang, lace, dan berbagai ornamen. Foto pun dapat dicetak langsung di lokasi sebelum digunakan dalam proses menghias jurnal.

Tasya Kissty kemudian memperagakan teknik photo embroidery yang menjadi panduan peserta dalam membuat karya masing-masing.

Aktivitas tersebut dirancang sebagai ruang untuk mengekspresikan perspektif personal sekaligus mengingat kembali berbagai momen dalam perjalanan sehari-hari.

Kalau biasanya sepatu cuma diajak jalan, kali ini GEL-DS TRAINER™ SP malah dijadikan pintu masuk untuk membicarakan perjalanan, kreativitas, dan cara perempuan mengekspresikan dirinya.

“More Energy to Move Body and Mind”

Kehadiran GEL-DS TRAINER™ SP membawa pesan “More energy to move body and mind”.

Pesan tersebut sejalan dengan upaya ASICS menghadirkan produk yang tidak hanya mempertimbangkan tampilan, tetapi juga pengalaman ketika digunakan untuk menemani aktivitas.

Pada akhirnya, sneaker bukan lagi sekadar benda yang dipakai di kaki. Ia bisa menjadi bagian dari identitas, penunjang mobilitas, sekaligus elemen yang melengkapi cara seseorang menampilkan dirinya.

GEL-DS TRAINER™ SP mencoba mengambil posisi tersebut untuk perempuan yang ingin bergerak lebih leluasa tanpa harus meninggalkan sisi feminin dalam gaya berpakaiannya.

Informasi mengenai GEL-DS TRAINER™ SP dapat ditemukan melalui asics.co.id dan akun media sosial @asics_sportstyle_id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Sampaikan Surat Resmi ke Kapolda Metro Jaya, Kuasa Hukum OLH Desak Gelar Perkara Khusus dan Asistensi 3 Laporan Polisi

23 Okt 2026 - 13:17 WIB

Sampaikan Surat Resmi ke Kapolda Metro Jaya, Kuasa Hukum OLH Desak Gelar Perkara Khusus dan Asistensi 3 Laporan Polisi

Film ‘Yang Disebut Nakal’: Gugat Stigma Anak Nakal Lewat Komedi Reflektif

22 Okt 2026 - 01:43 WIB

Film ‘Yang Disebut Nakal’: Gugat Stigma Anak Nakal Lewat Komedi Reflektif

Dugaan Kekerasan Seksual Balita oleh Oknum Dokter: Pakar Medis Soroti Sanksi Etik, Penanganan Bakteri Gonore, dan Trauma Psikologis Anak

22 Okt 2026 - 00:37 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual Balita oleh Oknum Dokter: Pakar Medis Soroti Sanksi Etik, Penanganan Bakteri Gonore, dan Trauma Psikologis Anak

Dokter Frengky Peringatkan Bahaya Asap Karhutla Bagi Warga Jakarta: Dari Risiko ISPA Hingga Stroke

20 Okt 2026 - 19:15 WIB

Dokter Frengky Peringatkan Bahaya Asap Karhutla Bagi Warga Jakarta: Dari Risiko ISPA Hingga Stroke

Paris Pernandes Ungkap Persiapan Ajang Tinju PS Store dan Baku Hantam, Tegaskan Standar Keamanan Ketat

19 Okt 2026 - 22:39 WIB

Paris Pernandes Ungkap Persiapan Ajang Tinju PS Store dan Baku Hantam, Tegaskan Standar Keamanan Ketat
Trending di Celeb Update