Menu

Mode Gelap
Bau Busuk yang Dikira Bangkai Hewan Ternyata Jenazah Pria Tanpa Kepala, Warga Depok Syok Bukan Main Persija Disingkirkan Persib di Piala Presiden 2026, Shin Tae-yong: Saya Tidak Puas, tapi Ini Baru Pemanasan Bukan Cuma Turnamen, ASICS Community Slam 2026 Bangun Ekosistem Tenis dan Padel Indonesia Dekan Baru FH Universitas Pancasila Rilis Roadmap, Alumni Diajak Perkuat Transformasi JakOne Mobile Bikin Bank Jakarta Panen Penghargaan, Bukti Transformasi Digital Bukan Sekadar Gimmick Deni Muhammad Ali Ditunjuk Jadi Ketua Panitia Muaythai Porprov Jabar 2026

Sport

Persija Disingkirkan Persib di Piala Presiden 2026, Shin Tae-yong: Saya Tidak Puas, tapi Ini Baru Pemanasan

badge-check

Persija Jakarta gagal melaju ke final Piala Presiden 2026 usai kalah 1-2 dari Persib Bandung. Shin Tae-yong mengaku tidak puas, namun menilai kondisi fisik pemain masih baru mencapai 30-40 persen menjelang Super League 2026/2027. Perbesar

Persija Jakarta gagal melaju ke final Piala Presiden 2026 usai kalah 1-2 dari Persib Bandung. Shin Tae-yong mengaku tidak puas, namun menilai kondisi fisik pemain masih baru mencapai 30-40 persen menjelang Super League 2026/2027.

PRABAINSIGHT.COM – JAKARTA – Pertemuan Persija Jakarta dan Persib Bandung memang nyaris tak pernah kehilangan bumbu. Bahkan ketika tajuknya “pramusim”, tensinya tetap terasa seperti laga hidup-mati. Bedanya, kali ini yang tersenyum di akhir pertandingan adalah Persib.

Macan Kemayoran harus mengubur mimpi tampil di final Piala Presiden 2026 setelah menyerah 1-2 dari rival abadinya dalam laga semifinal yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Selasa (4/8).

Persib tampil lebih klinis sejak babak pertama. Dua peluang mampu mereka konversi menjadi gol melalui Uilliam Barros dan Balsa Sekulic. Sementara Persija baru bisa membalas menjelang laga usai lewat gol Kwon Chang-Hoon pada menit ke-85, namun waktu yang tersisa tak cukup untuk menyamakan kedudukan.

Hasil tersebut memastikan Maung Bandung melaju ke partai puncak Piala Presiden 2026. Mereka kini tinggal menanti lawan dari duel Persebaya Surabaya kontra Arema FC. Di sisi lain, Persija harus pulang lebih cepat sekaligus menjadikan laga ini sebagai bahan evaluasi sebelum kompetisi resmi dimulai.

Shin Tae-yong: Hasil Ini Jelas Bukan yang Saya Inginkan

Pelatih Persija, Shin Tae-yong, tidak menutupi rasa kecewanya usai pertandingan. Meski demikian, pelatih asal Korea Selatan itu memilih menghormati seluruh jalannya pertandingan, termasuk keputusan perangkat pertandingan.

“Pastinya ini adalah hasil yang tidak saya inginkan. Saya tidak puas. Kita juga tentu menghormati keputusan wasit pada pertandingan ini,” kata Shin Tae-yong.

Menurut mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut, hasil melawan Persib belum bisa dijadikan gambaran utuh mengenai kekuatan Persija musim ini. Ia mengingatkan bahwa skuad Macan Kemayoran masih berada dalam fase pembentukan menjelang bergulirnya Super League 2026/2027.

Baginya, kekalahan di turnamen pramusim bukan akhir dari segalanya. Justru laga seperti ini menjadi kesempatan untuk melihat kekurangan yang masih harus diperbaiki sebelum kompetisi resmi dimulai.

Kebugaran Pemain Baru 30-40 Persen

Salah satu faktor yang disoroti Shin Tae-yong adalah kondisi fisik para pemain. Ia mengungkapkan tingkat kebugaran skuad Persija saat ini masih jauh dari kondisi ideal.

“Perlu dipahami juga bahwa kondisi fisik para pemain saat ini belum mencapai level terbaik. Menurut tim pelatih, kebugaran mereka baru berada di kisaran 30 hingga 40 persen,” sambung pelatih asal Korea Selatan itu.

Dengan kondisi tersebut, Shin menilai masih banyak ruang untuk meningkatkan performa tim melalui program latihan pramusim yang sedang berjalan.

Optimistis Persija Lebih Siap Saat Super League Dimulai

Meski gagal melangkah ke final Piala Presiden 2026, Shin tetap memandang turnamen ini sebagai bagian dari proses membangun tim. Ia optimistis kualitas permainan Persija akan meningkat seiring bertambahnya intensitas latihan dan kesiapan fisik pemain.

“Saat kompetisi resmi dimulai nanti, pada tanggal 4 September saya yakin para pemain sudah bisa menunjukkan performa terbaik mereka dan tim ini berkembang,” tutup eks pelatih Timnas Indonesia itu.

Dengan kata lain, kekalahan dari Persib mungkin menyakitkan bagi pendukung Persija. Namun, bagi Shin Tae-yong, hasil tersebut lebih tepat dipandang sebagai alarm dini bahwa masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan sebelum musim baru benar-benar dimulai. Pramusim memang bukan tempat mengangkat trofi semata, tetapi juga ruang untuk membangun fondasi tim yang lebih siap menghadapi kompetisi panjang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Bukan Cuma Turnamen, ASICS Community Slam 2026 Bangun Ekosistem Tenis dan Padel Indonesia

4 Agustus 2026 - 19:34

Gianni Infantino Dilaporkan Hadapi Tudingan “Suap” Terkait Rencana Penjualan Saham Piala Dunia FIFA

30 Juli 2026 - 16:12

Heboh! Shin Tae Yong Kena Sanksi Dilarang Melatih Sepak Bola Selama 10 Tahun, Begini Nasibnya di Persija

24 Juli 2026 - 13:32

Foto Juara Spanyol Diduga Hapus Donald Trump? Internet Langsung Sibuk Jadi Ahli Forensik Digital

21 Juli 2026 - 19:29

Spanyol Juara Piala Dunia 2026! Ferran Torres Tutup Kisah Indah La Furia Roja, Argentina Pulang dengan Luka

20 Juli 2026 - 05:24

Trending di Sport