Menu ✖

Breaking News

Celeb Update

Finalis Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2026 Matangkan Persiapan Menuju Ajang Nasional

badge-check

Finalis Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2026 Matangkan Persiapan Menuju Ajang Nasional Perbesar

TANGERANG SELATAN – Delapan finalis Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2026 mematangkan persiapan untuk mengikuti kompetisi tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 27 Oktober hingga 1 November 2026. Selain mempersiapkan penampilan di atas panggung, para finalis juga membawa misi pengembangan diri, pelestarian budaya, dan kepedulian sosial.

Persiapan tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama awak media di Tangerang Selatan, Minggu (18/10/2026). Para finalis memaparkan perkembangan latihan, program advokasi, serta harapan mereka menjelang rangkaian karantina dan grand final.

Regional Director Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten, Deiby Shinta Anggia, yang akrab disapa Miss Deiby, mengatakan pembinaan terhadap para finalis telah berlangsung selama kurang lebih lima bulan.

Materi pembinaan mencakup catwalk, modeling, public speaking, etika, grooming, hingga table manner. Menurut Deiby, proses tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan peserta sekaligus membentuk karakter dan kepercayaan diri.

“Target kami bukan hanya panggung Banten, lalu berhenti di situ. Kami ingin putri-putri yang terpilih terus meningkatkan kualitas diri, bukan hanya dari segi penampilan, tetapi juga dari sisi karakter, etika, cara berbicara, dan public speaking,” ujar Deiby.

Dalam kompetisi nasional tersebut, perwakilan Banten akan mengikuti empat kategori, yaitu Puteri Anak Indonesia, Puteri Remaja Indonesia, Puteri Batik Cilik Indonesia, dan Puteri Batik Remaja Indonesia.

Deiby berharap seluruh finalis dapat menunjukkan kemampuan terbaik dan meraih prestasi di tingkat nasional.

“Kita harus berani bermimpi setinggi-tingginya. Target tentu ingin mendapatkan hasil terbaik. Kami berharap bisa membawa pulang empat mahkota,” katanya.

Finalis Siapkan Kemampuan dan Program Advokasi

Salah satu finalis, Mikhayla Dittara Assyifa Anwar, pemegang gelar Puteri Anak Indonesia Banten 2026, mengatakan persiapannya berfokus pada latihan public speaking, catwalk, dan pelaksanaan program advokasi.

“Untuk persiapan dari aku sendiri, aku sudah mempersiapkan public speaking dan catwalk dengan matang, serta menjalankan advokasi yang aku jalankan,” ujar Mikhayla, yang akrab disapa Mika.

Ia mengaku bangga mendapat kesempatan mewakili Banten di tingkat nasional. Menurutnya, ajang tersebut menjadi ruang untuk mengembangkan kemampuan diri sekaligus menunjukkan hasil dari proses pembinaan yang telah dijalani.

Sementara itu, Karissa Tesalonika Harianja, Puteri Remaja Indonesia Banten 2026, memandang kompetisi tersebut sebagai kesempatan untuk meningkatkan kualitas diri sekaligus memperluas dampak positif melalui advokasi.

“Selain self-improvement, saya melihat platform Puteri Remaja Indonesia sebagai wadah yang sangat baik untuk mengembangkan advokasi. Untuk menjadi berdampak, semuanya bisa dimulai dari hal-hal kecil, seperti mengembangkan diri dan berbagi cerita dengan orang lain,” ungkap Karissa.

Karissa berharap pengalaman di tingkat nasional dapat memperluas wawasan dan membantunya mengembangkan advokasi secara berkelanjutan.

Adapun Shaelynn Chang, Puteri Remaja Indonesia Banten Pariwisata 2026, terus meningkatkan kemampuan public speaking, catwalk, dan cara membawa diri. Pengalamannya di bidang modeling menjadi salah satu bekal dalam menghadapi kompetisi tersebut.

Shaelynn juga berharap dapat bertemu dengan peserta dari berbagai provinsi untuk bertukar pengalaman, memperluas pertemanan, dan mempelajari hal-hal baru.

Hiranindya Heryunanisita Ichwan, pemegang gelar Puteri Anak Indonesia Banten Budaya & Favorite 2026, turut mempersiapkan diri melalui latihan catwalk, public speaking, dan pendalaman advokasi.

“Untuk persiapannya, kami telah mempersiapkan catwalk, public speaking, advokasi, dan lain-lain. Harapan saya, semoga persiapan yang telah kami latih selama ini bisa berjalan lancar di panggung nasional nanti,” kata Hira.

Bawa Misi Pendidikan dan Lingkungan

Selain kemampuan panggung, sejumlah finalis juga menyiapkan advokasi sesuai dengan bidang yang mereka wakili.

Aline Estianty Hadi, Puteri Anak Indonesia Banten Lingkungan 2026, berfokus pada penguatan kemampuan komunikasi dan pendalaman advokasi lingkungan. Ia berharap pesan mengenai kepedulian terhadap lingkungan dapat disampaikan dengan baik kepada masyarakat.

“Untuk persiapannya, kami sudah mempersiapkan public speaking, catwalk, serta memperdalam advokasi masing-masing,” ujar Aline.

Di bidang pendidikan, Nadine Callysta Tambunan, Puteri Anak Indonesia Pendidikan 2026, mempersiapkan kemampuan public speaking dan catwalk untuk menghadapi kompetisi nasional.

“Kami akan mewakili Banten dan sudah mempersiapkan public speaking serta catwalk secara matang,” tuturnya.

Nadine berharap kesempatan tersebut dapat meningkatkan kepercayaan diri, memperluas wawasan, dan memberinya pengalaman baru melalui interaksi dengan peserta dari berbagai daerah.

Sementara itu, Mirelin, Puteri Batik Remaja Indonesia Pendidikan 2026, menyebut persiapannya telah mencapai sekitar 90 persen. Ia masih berupaya menyempurnakan sejumlah aspek sebelum mengikuti karantina dan grand final.

Radenroro Alisha, Puteri Remaja Indonesia Banten Budaya 2026, juga terus mematangkan persiapan dan memperdalam pengetahuan mengenai budaya serta keberagaman Indonesia.

Keduanya berharap dapat memberikan penampilan terbaik sekaligus memperoleh pengalaman yang bermanfaat selama mengikuti rangkaian kompetisi nasional.

Perkuat Wawasan Budaya Banten

Untuk memperdalam pemahaman mengenai identitas daerah, para finalis telah melakukan audiensi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten serta Dinas Pariwisata Kota Tangerang Selatan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan para wakil Banten sekaligus memberikan pembekalan mengenai sejarah, budaya, dan potensi daerah.

Pengetahuan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi para finalis untuk memperkenalkan kekayaan budaya Banten kepada masyarakat yang lebih luas selama kompetisi nasional.

Deiby menilai dukungan berbagai pihak, termasuk instansi pemerintah dan keluarga, memiliki peran penting dalam proses persiapan para peserta.

Siapkan Program Sosial untuk Anak-Anak

Di luar kompetisi, Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten juga menyiapkan program edukasi dan charity bagi anak-anak dari keluarga pemulung di wilayah Tangerang, Tangerang Selatan, dan sekitarnya.

Deiby menjelaskan, program tersebut bertujuan memberikan motivasi kepada anak-anak yang memiliki keterbatasan kesempatan dalam memperoleh pendidikan dan mengembangkan potensi diri.

“Kami ingin menjadikan platform ini sebagai sarana bagi putri-putri Banten untuk menginspirasi dan memotivasi anak-anak pemulung di luar sana yang mungkin tidak mendapatkan kesempatan yang sama, khususnya di bidang pendidikan,” jelasnya.

Ia berharap program tersebut dapat menjadi bagian dari kontribusi sosial para finalis, sehingga kehadiran mereka tidak hanya memberikan inspirasi di panggung pageant, tetapi juga manfaat bagi masyarakat.

Menurut Deiby, keberhasilan seorang putri tidak semata-mata diukur dari mahkota yang diraih, melainkan juga dari kepedulian dan dampak positif yang diberikan kepada lingkungan sekitar.

Dukungan orang tua turut menjadi penyemangat bagi para finalis dalam menjalani proses pembinaan hingga menjelang keberangkatan ke tingkat nasional.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, delapan perwakilan Banten tersebut berharap dapat memberikan hasil terbaik sekaligus membawa nama daerah ke panggung nasional. Mereka juga diharapkan mampu menunjukkan bahwa ajang pageant dapat menjadi ruang pengembangan karakter, promosi budaya, dan pelaksanaan program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Putra Siregar Evaluasi Skema Berbagi Usai Jalur Condet Padat, Siapkan Opsi Kerja Sama dengan Rindam

19 Okt 2026 - 22:19 WIB

Putra Siregar Evaluasi Skema Berbagi Usai Jalur Condet Padat, Siapkan Opsi Kerja Sama dengan Rindam

Ivan Gunawan Ungkap Cerita di Balik Outfit Saat Launching BNT Travel

8 Okt 2026 - 19:08 WIB

Ivan Gunawan Ungkap Cerita di Balik Outfit Saat Launching BNT Travel
Trending di Bisnis