Menu

Mode Gelap
GOR Terpadu Kota Bekasi Rp121 M Diduga Bermasalah, NCW Lapor KPK Ngopi Nggak Harus Serius: MILKLAB Ajak Coffee Lovers Keliling Kafe sambil Joget dan Berburu Hadiah Gusi Berdarah Bisa Berkaitan dengan Penyakit Kronis, dari Diabetes hingga Jantung Rumah Kontrakan Bakal Dipajaki 2027, Pengamat Minta Pemerintah Tak Samakan dengan Properti Komersial Temuan Senjata di YHI-PP Bermula dari Ruangan Terkunci, Kuasa Hukum: Kunci Masih Dipegang IWD Iran Belum Buka Selat Hormuz, Ajukan 5 Syarat ke AS: Sanksi hingga Ganti Rugi Perang

News

GMMB Apresiasi Kombes Alfian Nurrizal: Tangani Kerusuhan Jakarta Timur dengan Kepala Dingin

badge-check

GMMB apresiasi Kapolres Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal atas kepemimpinan tenang dan langkah cepat menangani kerusuhan Agustus dengan sikap negarawan.(Foto:Istimewa) Perbesar

GMMB apresiasi Kapolres Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal atas kepemimpinan tenang dan langkah cepat menangani kerusuhan Agustus dengan sikap negarawan.(Foto:Istimewa)

PRABA INSIGHT- JAKARTA – Kalau bicara soal menjaga keamanan di tengah kota yang sibuk seperti Jakarta Timur, sepertinya butuh lebih dari sekadar sabar harus punya ketenangan selevel biarawan di tengah pasar saham yang anjlok. Itulah kira-kira yang dilakukan Kapolres Jakarta Timur, Kombes Pol Alfian Nurrizal, sampai-sampai Gerakan Masyarakat Maju Bersatu (GMMB) mengapresiasi kinerjanya.

Ketua Umum GMMB, Jonatan Panjaitan, dengan nada penuh hormat, menyampaikan apresiasinya terhadap sang Kapolres. Ia menilai langkah cepat dan terukur yang dilakukan Polres Jakarta Timur pasca-kerusuhan Agustus lalu bukan cuma responsif, tapi juga menunjukkan sikap negarawan yang rendah hati.

“Menangani situasi krisis itu nggak mudah, apalagi dengan tekanan dari segala arah. Tapi Kapolres Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal bisa mengatasinya dengan baik,” ujar Jonatan.

Menurutnya, pasca-demonstrasi dan amuk massa beberapa waktu lalu, Polres Jakarta Timur justru tampil terbuka terhadap evaluasi. Tak sekadar memadamkan api di jalanan, tapi juga berani melakukan perbaikan internal secara menyeluruh.

Namun Jonatan juga melempar peringatan halus: ada pihak-pihak yang katanya mencoba menunggangi situasi. “Kami melihat upaya-upaya itu berasal dari kelompok berkepentingan politik yang tidak mewakili aspirasi rakyat sebenarnya. Mereka menunggu momentum untuk kembali mendiskreditkan Kapolri maupun Polri secara institusi. Masyarakat perlu waspada terhadap narasi yang memecah belah,” tegasnya.

Sebagai penutup, Jonatan mengajak semua pihak, termasuk masyarakat dan anggota Polri, untuk tidak mudah termakan isu liar. “Mari kita bahu-membahu menuju Indonesia yang lebih baik. Bangun soliditas, dan beri dukungan penuh pada pemerintahan Presiden Prabowo,” katanya.

Dalam suasana yang masih hangat pasca-kerusuhan, apresiasi ini terdengar seperti tepukan lembut di pundak Kombes Alfian Nurrizal dan jajarannya pengingat bahwa kerja menjaga keamanan memang jarang terlihat, tapi dampaknya terasa oleh semua orang. (Van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

GOR Terpadu Kota Bekasi Rp121 M Diduga Bermasalah, NCW Lapor KPK

10 Agustus 2026 - 14:40

Temuan Senjata di YHI-PP Bermula dari Ruangan Terkunci, Kuasa Hukum: Kunci Masih Dipegang IWD

10 Agustus 2026 - 10:16

Jelang HUT RI ke- 81 Sekjen PATRA Ingatkan Ojol: Jangan Gampang Kepancing, Hormati Bulan Kemerdekaan

8 Agustus 2026 - 14:04

Diduga Provokasi Pedagang Pasar Baru Bekasi, Oknum W Dilaporkan ke Polisi

7 Agustus 2026 - 16:54

Dituduh Pakai Rekening Pribadi, Pengacara MSB Buka Suara Perihal Kasus Perumda Tirta Bhagasasi

5 Agustus 2026 - 17:05

Trending di News