Menu

Breaking News

Nasional

Mengapa Status Febrie Adriansyah Berubah Jadi Saksi di Sprindik Kejagung? Ini Penjelasan Resminya

badge-check

Mengapa status Febrie Adriansyah berubah dari tersangka menjadi saksi di Sprindik Kejagung? Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna memberikan penjelasan resminya. Perbesar

Mengapa status Febrie Adriansyah berubah dari tersangka menjadi saksi di Sprindik Kejagung? Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna memberikan penjelasan resminya.

PRABAINSIGHT.COM – JAKARTA – Perbedaan status hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah menjadi sorotan. Meski telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian, dalam tiga Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) yang baru diterbitkan Kejaksaan Agung (Kejagung), Febrie justru masih dicantumkan sebagai saksi.

Perbedaan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai dasar penetapan status hukum dalam proses penyidikan yang dilakukan dua institusi penegak hukum.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna menjelaskan, status Febrie dalam Sprindik Kejagung masih sebagai saksi karena penyidik masih menggunakan konstruksi perkara yang sedang berjalan. Namun, Kejagung tidak mengabaikan perkembangan hukum yang telah dilakukan Kepolisian.

“Dalam pertimbangan kita akan masuk Sprindik dari Polri. Namun iya masih saksi yang disebut sebagai oknum dalam salah satu perkara di Sprindik Kepolisian,” kata Anang dalam konferensi pers di Kejaksaan Agung, Rabu (15/7).

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Kejagung akan menjadikan Sprindik dan hasil penyidikan Polri sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan langkah hukum berikutnya. Dengan kata lain, status saksi yang saat ini melekat pada Febrie dalam Sprindik Kejagung belum bersifat final dan masih dapat berubah seiring perkembangan penyidikan.

Anang juga menegaskan seluruh proses penegakan hukum terkait perkara yang menyeret Febrie kini menjadi tanggung jawab Kejaksaan Agung. Ia mengungkapkan tiga Sprindik tersebut diterbitkan pada Senin (13/7), bertepatan dengan pemeriksaan terhadap 74 batang emas milik Febrie di kediamannya di Sentul, Jawa Barat.

Meski terdapat perbedaan status hukum, Kejagung memastikan koordinasi dengan Kepolisian tetap berjalan. Sinergi antarlembaga disebut menjadi bagian penting agar proses penyidikan berlangsung sesuai koridor hukum dan menghasilkan kepastian hukum.

Selain berkoordinasi dengan Polri, Kejagung juga menyatakan akan melibatkan Komisi III DPR RI serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam fungsi pengawasan terhadap jalannya penegakan hukum.

Dalam proses penyidikan, Kepolisian telah menggeledah 12 lokasi di wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat. Dari penggeledahan tersebut, penyidik mengamankan aset senilai Rp531,72 miliar.

Sebanyak Rp461,36 miliar, atau sekitar 86 persen dari total aset yang diamankan, ditemukan di kediaman Febrie Adriansyah di Sentul. Nilai aset yang besar itu menjadi salah satu fokus penyidikan yang masih terus berkembang.

Dengan masih berjalannya proses hukum di dua institusi, perkembangan status hukum Febrie Adriansyah diperkirakan akan bergantung pada hasil pendalaman penyidik serta koordinasi antara Kejaksaan Agung dan Kepolisian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Bikin Heboh! PMB 2026 UM Indonesia Dibuka dengan Cara Beda

20 Sep 2026 - 17:15 WIB

Bikin Heboh! PMB 2026 UM Indonesia Dibuka dengan Cara Beda

Heboh Sidang Bea Cukai: Eks Pejabat Protes Dijuluki ‘Decong’

19 Sep 2026 - 18:26 WIB

Heboh Sidang Bea Cukai: Eks Pejabat Protes Dijuluki ‘Decong’

Keren! FH Unpak Gelar Orientasi Unik Lewat SUARASA: Law in Art

19 Sep 2026 - 13:17 WIB

Keren! FH Unpak Gelar Orientasi Unik Lewat SUARASA: Law in Art

Kerjasama Ciamik! Ibis Styles Jatibening Gandeng Dekranasda Kota Bekasi

18 Sep 2026 - 22:03 WIB

Kerjasama Ciamik! Ibis Styles Jatibening Gandeng Dekranasda Kota Bekasi

Kinerja dan Inovasi Diapresiasi, Polsek Medan Barat Masuk 5 Besar Kompolnas Award 2026

18 Sep 2026 - 14:32 WIB

Kinerja dan Inovasi Diapresiasi, Polsek Medan Barat Masuk 5 Besar Kompolnas Award 2026
Trending di News