Menu

Mode Gelap
“Londo Ireng” Ramai Dibahas, Sejarah Leluhur Prabowo Ikut Jadi Sorotan Musik Keras Tiap Malam, Kafe di Menteng Sudah Lama Dikeluhkan Warga Sebelum Bentrokan Berdarah Modus Janji Kredit Miliaran, Dwi Febrie Endaryanto Resmi Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Status Febrie Adriansyah Resmi Jadi Tersangka, Ditahan Tanpa Borgol dan Rompi Pink: Privilege atau SOP? DPC PKB Kota Bekasi Patok Target 7 Kursi di Pemilu 2029 di Harlah ke-28 Pidato Prabowo Lagi-Lagi Bikin Ramai: Kali Ini Jurnalis, LSM, dan Pengamat Disebut “Londo Ireng”

News

Musik Keras Tiap Malam, Kafe di Menteng Sudah Lama Dikeluhkan Warga Sebelum Bentrokan Berdarah

badge-check

Warga Jalan Tambak I, Menteng, mengaku telah lama terganggu suara musik keras dari sebuah kafe sebelum bentrokan terjadi. Polisi masih menyelidiki penyebab kericuhan. Perbesar

Warga Jalan Tambak I, Menteng, mengaku telah lama terganggu suara musik keras dari sebuah kafe sebelum bentrokan terjadi. Polisi masih menyelidiki penyebab kericuhan.

PRABAINSIGHT.COM – JAKARTA – Bentrokan yang pecah di kawasan Jalan Tambak I, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, pada Minggu (26/7/2026), ternyata membuka cerita lama yang selama ini dirasakan warga sekitar. Jauh sebelum insiden terjadi, aktivitas sebuah kafe yang berdiri di lahan kosong disebut telah berulang kali mengganggu kenyamanan lingkungan.

Bukan semata karena keramaian pengunjung, melainkan suara musik yang diputar hingga larut malam. Bagi sebagian warga, dentuman musik tersebut sudah menjadi “teman” yang tidak diundang hampir setiap malam.

Salah seorang warga, Yuli, mengungkapkan kebisingan dari lokasi itu telah berlangsung cukup lama. Menurutnya, suara musik dengan volume tinggi kerap terdengar hingga malam bahkan dini hari sehingga mengganggu waktu istirahat warga maupun mereka yang masih beraktivitas pada malam hari.

“Musiknya hampir setiap malam terdengar keras sampai larut,” kata Yuli.

Ia menuturkan, kondisi tersebut sudah lama menjadi keluhan masyarakat sekitar. Meski demikian, dirinya tidak mengetahui apakah sebelumnya pernah ada warga yang menyampaikan keberatan secara langsung kepada pengelola maupun pihak terkait.

Menurut Yuli, gangguan kebisingan itu dirasakan oleh cukup banyak warga karena aktivitas di lokasi berlangsung hampir setiap hari.

Bentrokan Berawal dari Aksi Lempar Batu

Situasi berubah mencekam pada Minggu (26/7/2026). Yuli mengaku melihat sekelompok orang datang dari luar kawasan menuju lokasi kafe sebelum kericuhan pecah.

Berdasarkan pengamatannya, bentrokan diawali aksi saling lempar batu antarkelompok. Kerusuhan kemudian meluas hingga ke sekitar Jalan Tambak I dan membuat warga memilih menjauh demi menghindari risiko.

Tak hanya itu, Yuli juga mengaku sempat melihat beberapa orang membawa senjata tajam saat bentrokan berlangsung. Kondisi tersebut membuat situasi di lokasi semakin tidak terkendali.

Polisi Masih Selidiki Penyebab Bentrokan

Hingga kini, aparat kepolisian masih mendalami penyebab bentrokan yang terjadi di kawasan tersebut. Polisi juga terus mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna menyusun rangkaian peristiwa secara utuh serta mengungkap pihak-pihak yang terlibat.

Kasus ini menjadi perhatian karena tidak hanya menyangkut insiden bentrokan, tetapi juga memunculkan kembali persoalan ketertiban lingkungan yang selama ini dirasakan sebagian warga sekitar. Proses penyelidikan diharapkan dapat mengungkap penyebab utama kericuhan sekaligus menjadi dasar evaluasi terhadap aktivitas yang berlangsung di lokasi tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Modus Janji Kredit Miliaran, Dwi Febrie Endaryanto Resmi Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

25 Juli 2026 - 17:57

Status Febrie Adriansyah Resmi Jadi Tersangka, Ditahan Tanpa Borgol dan Rompi Pink: Privilege atau SOP?

25 Juli 2026 - 11:39

DPC PKB Kota Bekasi Patok Target 7 Kursi di Pemilu 2029 di Harlah ke-28

25 Juli 2026 - 00:52

Pidato Prabowo Lagi-Lagi Bikin Ramai: Kali Ini Jurnalis, LSM, dan Pengamat Disebut “Londo Ireng”

24 Juli 2026 - 19:21

Video Alphard Terobos Lampu Merah Viral, Pramono Minta Satpam Tak Dipecat dan Polisi Bertindak Tegas

24 Juli 2026 - 17:08

Trending di News