Menu

Mode Gelap
PBB Ikut Geram: Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus Disebut Tindakan Pengecut Polisi Selidiki Penyiraman Air Keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus di Salemba Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras di Salemba, Luka Bakar 24 Persen dan Jalani Operasi Mata Usai Temui Wapres Gibran, Rismon Kini Bilang Ijazah Jokowi Asli Dari Surat Forum Travel sampai Fee Percepatan, Begini Kronologi Kasus Haji yang Menjerat Eks Menag Yaqut Setelah Lama Ribut Soal Ijazah, Rismon Sianipar Akhirnya Datangi Rumah Jokowi di Solo

Prabers

Kebaya, Kartini, dan Plastik: Perayaan Unik PT. Spitze Sentosa Indonesia di Cikarang

badge-check


					Sejumlah Karyawati PT. Spitze Indonesia mengenakan Kebaya saat perayaan Hari Kartini 21 April 2025 (foto: PRABA) Perbesar

Sejumlah Karyawati PT. Spitze Indonesia mengenakan Kebaya saat perayaan Hari Kartini 21 April 2025 (foto: PRABA)

“Habis gelap terbitlah molding.” – Kalau saja Kartini kerja di pabrik injection molding, mungkin itu kutipannya.

PRABA INSIGHT- CIKARANG- Ada yang beda pagi ini di kawasan industri Cikarang. Di tengah deretan mesin molding dan tumpukan cetakan plastik presisi, derap langkah para perempuan PT. Spitze Sentosa Indonesia (SSI) terdengar gemulai, berbalut kebaya warna-warni yang anggun, seolah mesin-mesin pun ikut berhenti sejenak untuk menghormati RA Kartini.

Hari ini, perusahaan spesialis Electronic dan Otomotif molding itu merayakan Hari Kartini dengan cara yang tak biasa: mengenakan kebaya khas Kartini di lantai pabrik.

Yup, bukan di ruang rapat ber-AC atau aula megah, tapi langsung di tengah-tengah aktivitas produksi. Dan percaya atau tidak, aura elegan kebaya tetap menang bahkan ketika berhadapan dengan aroma oli dan suara mesin.

“Ini bukan sekadar perayaan simbolik. Kami ingin semua orang, khususnya para perempuan di SSI, merasa bahwa mereka punya ruang dan peran penting di industri ini,” kata salah satu HR sambil membetulkan pakaian kebayanya

SSI memang bukan pemain baru. Berdiri sejak Juni 2016, perusahaan ini sudah jadi tulang punggung banyak merek elektronik dan otomotif, dari senter, mesin medis, TV, hingga spion motor. Dengan lebih dari 20 tahun pengalaman di industri elektronik Indonesia, SSI bukan cuma jago cetak molding, tapi juga merakit dan mencetak komponen dengan akurasi tinggi.

Kalau RA Kartini dulu melawan ketimpangan dengan pena, SSI melawan kompetitor global dengan presisi cetakan plastik.

Acara perayaan Hari Kartini diwarnai berbagai aktivitas seru: lomba kebaya, tebak tokoh perempuan inspiratif, hingga makan siang bersama dengan menu khas Jawa karena ya, masa kebaya makan spaghetti?

“Sebagai perempuan yang kerja di pabrik, saya senang banget bisa ikut perayaan ini. Biasanya pakai seragam, hari ini bisa tampil cantik tapi tetap kerja. Kartini banget, kan?” ujar Mbak-mbak operator molding yang siang itu tampil dengan kebaya ungu dan sneakers putih.

Perayaan ini jadi bukti bahwa nilai-nilai Kartini masih sangat relevan, bahkan di tengah deru industri. Bahwa emansipasi tak harus di podium, tapi bisa juga di jalur produksi. Bahwa perempuan tak hanya boleh sekolah tinggi, tapi juga bisa berdiri gagah di depan mesin molding dengan kepala tegak.

Dan siapa tahu, di masa depan, akan ada RA Kartini versi baru yang paham blueprint, jago pegang solder, dan bisa mimpin produksi dari balik kebaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. Lucianna

    Kereeen bngt.. ikut merayakan hari kartini..

    Balas
semua sudah ditampilkan
Baca Lainnya

Kasus Hogi Minaya dan Kekeliruan Aparat Membaca Pasal KUHP Baru

30 Januari 2026 - 08:33 WIB

Tentara Bayaran: Ikut Perang Tanpa Seragam, Pulang Tanpa Perlindungan

22 Januari 2026 - 07:21 WIB

Monorel Rasuna Said Tumbang: Jakarta Akhirnya Berani Mengakui Pernah Salah

15 Januari 2026 - 15:14 WIB

Bahaya Menggantungkan Kebenaran pada Manusia

10 Januari 2026 - 13:43 WIB

Dari Palet Warna sampai Janji Suci, Hari Kedua BRI The BFF Festival 2025 Bikin Senayan Riuh

17 Agustus 2025 - 08:36 WIB

Trending di Prabers