Menu

Mode Gelap
Ramadhan Peduli di Depok: Mahasiswa BEM PTAI Bukan Cuma Buka Bersama, Tapi Juga Santuni Anak Yatim Ditegur Saat Apel Pagi, Karyawan di Tojo Una-Una Tewas Diduga Diserang Rekan Kerja Kronologi Tenggelamnya Fregat IRIS Dena: Dari Izin Sandar di India hingga Diduga Ditorpedo di Samudra Hindia Kabar Adik Benjamin Netanyahu Tewas dalam Serangan Rudal Iran Bikin Timur Tengah Makin Panas Update Bantargebang: Longsor Gunungan Sampah Tewaskan 6 Orang, 1 Korban Masih Dicari Pria di Tanjungpinang Diduga Bunuh dan Mutilasi Istri, Baru Bebas 15 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan

News

Terpilih Aklamasi, Laode Muhammad Imran Siap Angkat HMI MPO “Naik Kelas” di Era Digital

badge-check


					Terpilih Aklamasi, Laode Muhammad Imran Siap Angkat HMI MPO “Naik Kelas” di Era Digital Perbesar

PRABA INSIGHT- Di tengah hiruk-pikuk mahasiswa yang sering dianggap cuma jago demo dan debat kusir, Kongres HMI MPO ke-34 hadir sebagai pengingat bahwa kader mahasiswa Islam juga bisa serius, solid, dan sepakat dalam satu suara. Buktinya? Laode Muhammad Imran terpilih sebagai Ketua Umum PB HMI MPO periode 2025–2027 lewat jalur paling adem—aklamasi.

Kongres yang berlangsung dari 4–7 Agustus 2025 di Jakarta ini menghadirkan ratusan kader dari seluruh Indonesia. Bukan hanya ramai diskusi soal pergerakan, tapi juga momentum menyatukan barisan di tengah arus zaman yang makin absurd: dari krisis identitas sampai digitalisasi tanpa arah.

Di hadapan para kader, Laode menyampaikan pidato kemenangan yang tidak muluk-muluk tapi penuh energi. Ia menegaskan bahwa HMI MPO harus tetap menjadi benteng nilai-nilai keislaman dan kebangsaan, di tengah dunia yang makin cepat tapi kadang lupa arah.

“Terima kasih atas dukungan seluruh kader. InsyaAllah, bersama-sama kita akan terus mengawal cita-cita keumatan dan kebangsaan,” kata Laode, Rabu (6/8).

Laode tidak datang hanya bawa jas almamater. Ia datang bawa visi besar bernama HMI SETARA sebuah paket arah baru yang punya empat kaki kokoh:

  1. HMI Inklusif
  2. Fokus Kaderisasi
  3. Siap Bersinergi
  4. Transformasi Sosial-Digital

Buat Laode, urusan kaderisasi bukan basa-basi. Ia menjadikan itu agenda utama sekaligus akar kekuatan HMI di masa depan. Tak berhenti di situ, rencana membuka cabang baru dan menggencarkan kolaborasi lintas sektor juga jadi prioritas.

“HMI harus jadi organisasi yang terbuka, progresif, dan siap jalan bareng siapa pun yang punya semangat yang sama,” ujarnya mantap.

Kongres tahun ini bukan cuma soal siapa dapat jabatan. Tapi juga jadi forum penguatan gerakan mahasiswa Islam di era yang serba digital tapi sering kali kehilangan makna. Isu-isu penting seperti tantangan global, polarisasi politik, hingga disrupsi moral anak muda dibahas dari hulu ke hilir.

Kini, dengan Laode sebagai nahkoda, PB HMI MPO diharapkan bisa melahirkan kader-kader yang bukan hanya bisa orasi di jalanan, tapi juga piawai membaca data, bicara di ruang akademik, dan bergaul di ekosistem digital. Singkatnya, kader milenial yang nggak gagap zaman.(van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ramadhan Peduli di Depok: Mahasiswa BEM PTAI Bukan Cuma Buka Bersama, Tapi Juga Santuni Anak Yatim

10 Maret 2026 - 15:48 WIB

Update Bantargebang: Longsor Gunungan Sampah Tewaskan 6 Orang, 1 Korban Masih Dicari

9 Maret 2026 - 15:03 WIB

Warga Bekasi Utara Geger Temukan Bayi Perempuan Hidup di Dalam Tong Sampah

9 Maret 2026 - 14:28 WIB

Ribut Usai Laga Malut United vs PSM, Wartawan Diintimidasi hingga Wasit Tertahan di Stadion

9 Maret 2026 - 14:21 WIB

Eks Ketua SP JICT Ermanto Usman Ditemukan Tewas di Bekasi, Kasus Kontrak Rp4,08 Triliun Kembali Disorot

8 Maret 2026 - 14:45 WIB

Trending di Crime