Menu

Mode Gelap
Modus Janji Kredit Miliaran, Dwi Febrie Endaryanto Resmi Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Status Febrie Adriansyah Resmi Jadi Tersangka, Ditahan Tanpa Borgol dan Rompi Pink: Privilege atau SOP? DPC PKB Kota Bekasi Patok Target 7 Kursi di Pemilu 2029 di Harlah ke-28 Pidato Prabowo Lagi-Lagi Bikin Ramai: Kali Ini Jurnalis, LSM, dan Pengamat Disebut “Londo Ireng” Video Alphard Terobos Lampu Merah Viral, Pramono Minta Satpam Tak Dipecat dan Polisi Bertindak Tegas Heboh Suzuki Thunder Dilarang Isi BBM, Pertamina Akhirnya Buka Suara

Lifestyle

“80 Persen Brand Lokal Kuasai BRI The BFF Festival 2025, Industri Kreatif Unjuk Gigi”

badge-check

BRI The BFF Festival 2025 hadirkan 250 brand dengan 80% lokal. Ribuan pengunjung antusias, bukti industri kreatif Indonesia makin mendunia. (Foto:Istimewa) Perbesar

BRI The BFF Festival 2025 hadirkan 250 brand dengan 80% lokal. Ribuan pengunjung antusias, bukti industri kreatif Indonesia makin mendunia. (Foto:Istimewa)

PRABA INSIGHT-Kalau ada festival yang bisa bikin orang bingung antara “nabung” atau “check out,” jawabannya ya BRI The BFF Festival 2025. Bayangkan saja, lebih dari 250 brand tumplek blek di satu tempat, dengan 80 persen di antaranya brand lokal. Ini semacam bukti hidup bahwa industri kreatif kita sudah tidak lagi jadi “anak kosan yang malu-malu,” tapi udah pede tampil di panggung besar.

Acara ini menggabungkan kecantikan, fashion, dan lifestyle. Tapi jangan bayangkan sekadar deretan stand jualan. Lebih tepatnya kayak pasar malam versi high class: ada booth tour, talkshow mini, sesi interaktif, plus ribuan pengunjung yang sibuk hunting tren baru sambil tetap menjaga feed Instagram mereka tetap aesthetic.

Yang bikin tambah semarak, festival ini juga dihadiri pejabat sekaligus selebritas. Ada Teuku Riefky Harsya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan Raffi Farid Ahmad, yang sekarang jadi Utusan Khusus Presiden untuk Generasi Muda dan Pekerja Seni. Keduanya tampil bukan sekadar seremonial, tapi juga kasih wejangan tentang pentingnya brand lokal.

Teuku Riefky Harsya menegaskan,

“Festival ini membuktikan bahwa brand lokal mampu bersaing dan menjadi motor penggerak ekonomi kreatif Indonesia. Kehadiran generasi muda di sini menunjukkan energi besar yang akan membawa industri kita ke level global.”

Raffi Ahmad, yang tentu saja selalu luwes di panggung, menambahkan:

“Saya melihat BRI The BFF Festival bukan hanya festival belanja atau hiburan, tetapi sebuah ruang kolaborasi. Ini adalah kesempatan emas bagi generasi muda dan pekerja seni untuk terus tumbuh, berinovasi, dan menginspirasi.”

Dengan kata lain, BRI The BFF Festival 2025 ini bukan sekadar pesta belanja. Ia jadi simbol optimisme: bahwa Indonesia serius mau jadi pusat kreativitas di Asia Tenggara, dengan generasi muda dan brand lokal sebagai ujung tombaknya.(van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Garuda di Dadaku Ramaikan Jakarta Fair 2026, Keanu Azka dan Quinn Salman Diserbu Penggemar Cilik

23 Juni 2026 - 11:14

Saat Sneaker Tak Lagi Sekadar Alas Kaki: ASICS dan Isa Boulder Meracik Bali ke Dalam HYPERSYNC

17 Juni 2026 - 16:35

Watch Club Resmi Hadir di 23 Semarang, Pasar Jam Tang Premium Jawa Tengah Kian Ramai

25 Mei 2026 - 12:12

Cannes 2026 Makin Ketat: Gaun Transparan, Ekor Panjang, sampai Sneakers Kini Bisa Bikin Seleb Gagal Masuk Karpet Merah

15 Mei 2026 - 03:44

ASICS Rilis GEL-KAYANO ACE 3 di Tee Day Off 2026, Sepatu Golf yang Janjikan Performa Stabil dan Nyaman

25 April 2026 - 11:29

Trending di Lifestyle