Menu ✖

Breaking News

Regional

Ada Belatung di Menu MBG Kupang, Kapolsek: Kami Turun ke Lokasi

badge-check

Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kupang, NTT, disorot setelah warga menemukan belatung di daging makanan yang dibagikan. Polisi bersama pemda dijadwalkan turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan kualitas MBG. Perbesar

Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kupang, NTT, disorot setelah warga menemukan belatung di daging makanan yang dibagikan. Polisi bersama pemda dijadwalkan turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan kualitas MBG.

PRABAINSIGHT.COM – KUPANG – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto, kembali diuji bukan oleh oposisi, tapi oleh belatung. Ya, belatung. Bukan metafora, bukan pula plesetan khas media sosial. Ini laporan warga.

Insiden ini terjadi di Kelurahan Camplong, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Lokasinya bukan dapur restoran bintang lima, melainkan sekolah dan posyandu tempat program MBG seharusnya menjadi harapan baru bagi siswa, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Kabar ini dibenarkan langsung oleh aparat kepolisian. Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Fatuleu, Iptu Markus Tameno, menyatakan pihaknya telah menerima laporan resmi dari warga.

“Betul, ada temuan ulat di daging MBG,” ujar Iptu Markus kepada wartawan, Rabu (25/2).

Kalimatnya singkat, datar, dan terdengar seperti laporan rutin. Padahal, yang dibicarakan adalah makanan bergizi gratis yang seharusnya menyehatkan, bukan menguji nyali.

Polisi Turun Tangan, Monitoring Dijadwalkan

Menindaklanjuti laporan tersebut, kepolisian tak sendirian. Bersama unsur pemerintah kecamatan, kelurahan, dan Danramil setempat, aparat menjadwalkan kunjungan langsung ke lokasi pada Kamis (26/2/2026).

Tujuannya terdengar normatif, tapi krusial: memastikan kualitas makanan yang dibagikan kepada penerima manfaat program MBG.

“Besok kami bersama camat dan Danramil akan turun ke lokasi,” jelas Iptu Markus.

Monitoring ini diharapkan bisa menjawab satu pertanyaan mendasar: bagaimana makanan yang seharusnya bergizi bisa sampai ke tangan warga dalam kondisi berbelatung?

Keluhan Warga: Dagingnya Tak Layak Konsumsi

Jauh sebelum aparat bersiap turun ke lapangan, warga Kampung Nekon, Kelurahan Camplong, sudah lebih dulu angkat suara. Mereka menilai makanan yang dibagikan tidak layak konsumsi, terutama daging yang menjadi menu utama MBG.

Seorang ibu, yang memilih identitasnya dirahasiakan, mengungkapkan kekecewaannya tanpa basa-basi.

“Kalau tidak bisa siapkan makanan yang layak untuk kami, sebaiknya jangan bawa ke sini,” tegasnya.

Nada suaranya bukan sekadar marah. Ada rasa dihina. Sebab bagi warga, program bantuan bukan soal gratis atau tidak, tapi soal martabat.

Penyuplai MBG Masih Misterius

Hingga berita ini diturunkan, kepolisian belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi penyuplai MBG di wilayah tersebut.

Sementara itu, program Makanan Bergizi Gratis kembali dihadapkan pada pekerjaan rumah klasik: pengawasan di lapangan. Karena sebaik apa pun konsep di pusat, semuanya bisa runtuh saat berhadapan dengan realita dapur dan distribusi.

Dan di Camplong, realita itu sayangnya berupa belatung di daging. (Van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

PKB Kota Bekasi Gaspol Targetkan Pimpinan DPRD dan Pilwalkot di Pemilu 2029

24 Okt 2026 - 19:49 WIB

PKB Kota Bekasi Gaspol Targetkan Pimpinan DPRD dan Pilwalkot di Pemilu 2029

Kian Solid, DPD PAN Kota Bekasi Restui Langkah PAW Lukman Hakim Saat Pra Musran

24 Okt 2026 - 18:14 WIB

Kian Solid, DPD PAN Kota Bekasi Restui Langkah PAW Lukman Hakim Saat Pra Musran

Sampaikan Surat Resmi ke Kapolda Metro Jaya, Kuasa Hukum OLH Desak Gelar Perkara Khusus dan Asistensi 3 Laporan Polisi

23 Okt 2026 - 13:17 WIB

Sampaikan Surat Resmi ke Kapolda Metro Jaya, Kuasa Hukum OLH Desak Gelar Perkara Khusus dan Asistensi 3 Laporan Polisi

Sertijab Dankodaeral II, Laksma TNI Mochammad Riza Gantikan Laksda TNI Sarimpunan Tanjung

22 Okt 2026 - 21:50 WIB

Sertijab Dankodaeral II, Laksma TNI Mochammad Riza Gantikan Laksda TNI Sarimpunan Tanjung

Soroti Putusan Sarjan, JAPMI dan JaMWAs Desak KPK Usut Suap Ijon Bekasi

22 Okt 2026 - 19:55 WIB

Soroti Putusan Sarjan, JAPMI dan JaMWAs Desak KPK Usut Suap Ijon Bekasi
Trending di News