Menu

Mode Gelap
3 Surpres Meluncur dari Istana ke DPR, Kursi Strategis Mulai Jadi Rebutan? GOR Terpadu Kota Bekasi Rp121 M Diduga Bermasalah, NCW Lapor KPK Ngopi Nggak Harus Serius: MILKLAB Ajak Coffee Lovers Keliling Kafe sambil Joget dan Berburu Hadiah Gusi Berdarah Bisa Berkaitan dengan Penyakit Kronis, dari Diabetes hingga Jantung Rumah Kontrakan Bakal Dipajaki 2027, Pengamat Minta Pemerintah Tak Samakan dengan Properti Komersial Temuan Senjata di YHI-PP Bermula dari Ruangan Terkunci, Kuasa Hukum: Kunci Masih Dipegang IWD

News

Ribut Usai Laga Malut United vs PSM, Wartawan Diintimidasi hingga Wasit Tertahan di Stadion

badge-check

Sejumlah wartawan diduga mendapat intimidasi dari oknum official Malut United usai laga melawan PSM Makassar di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate. Wartawan diminta menghapus video hingga wasit sempat tertahan di stadion. Perbesar

Sejumlah wartawan diduga mendapat intimidasi dari oknum official Malut United usai laga melawan PSM Makassar di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate. Wartawan diminta menghapus video hingga wasit sempat tertahan di stadion.

PRABAINSIGHT.COM – JAKARTA – Sepak bola Indonesia sering kali bukan cuma soal gol, assist, atau drama di menit tambahan. Kadang, dramanya justru muncul setelah peluit panjang berbunyi. Itu pula yang terjadi usai laga BRI Super League antara Malut United dan PSM Makassar di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate.

Alih-alih pulang dengan cerita pertandingan, sejumlah wartawan yang meliput laga tersebut justru membawa pengalaman yang kurang menyenangkan. Seorang pria yang diduga merupakan official tim Malut United disebut melakukan intimidasi terhadap para jurnalis yang sedang menjalankan tugasnya.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 23.05 WIT, tak lama setelah pertandingan berakhir. Saat itu, seorang wartawan dari Radio Republik Indonesia Ternate, Irwan Djailani alias Bradex, sedang merekam perjalanan perangkat pertandingan keluar dari lapangan sesuatu yang bagi wartawan olahraga sebenarnya bukan hal aneh.

Namun aktivitas itu rupanya tidak disukai oleh pria yang diduga sebagai bagian dari official tim. Ia mendatangi Irwan dan meminta agar video yang direkam segera dihapus.

Tak berhenti sampai di situ, pria tersebut juga meminta steward untuk mengusir sejumlah wartawan dari area tribun, meskipun para jurnalis tersebut diketahui memegang ID Card resmi Super League.

“Kamu wartawan, kamu harus hapus video itu,” teriak pria tersebut sembari memprovokasi sejumlah suporter yang berada di sekitar lokasi.

Situasi di sekitar stadion yang sudah cukup tegang setelah pertandingan pun sempat memanas. Oknum manajemen yang sama bahkan terlihat mengikuti pergerakan wasit hingga menuju area ruang ganti.

Sesampainya di depan ruang ganti, pria tersebut beberapa kali menggedor pintu dengan keras sambil melontarkan umpatan dan ancaman kepada perangkat pertandingan yang berada di dalam ruangan.

Kondisi itu membuat para wasit memilih bertahan di dalam ruang ganti untuk menghindari potensi konflik yang lebih besar. Alhasil, mereka tidak bisa langsung meninggalkan stadion meskipun pertandingan sudah selesai.

Tim perangkat pertandingan akhirnya tertahan di dalam stadion selama kurang lebih satu setengah jam setelah laga usai. Baru sekitar pukul 00.20 WIT, mereka dapat keluar dari area stadion setelah aparat kepolisian bersama steward memastikan situasi sudah lebih aman dan steril dari potensi intimidasi, baik dari suporter maupun dari oknum official tim.

Insiden ini kembali menjadi pengingat bahwa pekerjaan wartawan olahraga tidak selalu semulus jalannya pertandingan di lapangan. Kadang, yang mereka hadapi bukan cuma statistik dan skor akhir, tapi juga situasi yang menguji keselamatan saat menjalankan tugas jurnalistik.(Van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

GOR Terpadu Kota Bekasi Rp121 M Diduga Bermasalah, NCW Lapor KPK

10 Agustus 2026 - 14:40

Temuan Senjata di YHI-PP Bermula dari Ruangan Terkunci, Kuasa Hukum: Kunci Masih Dipegang IWD

10 Agustus 2026 - 10:16

Jelang HUT RI ke- 81 Sekjen PATRA Ingatkan Ojol: Jangan Gampang Kepancing, Hormati Bulan Kemerdekaan

8 Agustus 2026 - 14:04

Sudah Unggul, Malah Pulang Kampung: Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026 usai Ditahan Singapura 1-1

7 Agustus 2026 - 22:23

Rumor Jay Idzes Dibidik PSG Bikin Suporter Sassuolo Waswas: Tak Mau Kehilangan Bek Andalan

7 Agustus 2026 - 20:50

Trending di Sport