Menu ✖

Breaking News

News

Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 3 Prajurit TNI, 5 Lainnya Terluka

badge-check

3 prajurit TNI gugur dan 5 lainnya luka dalam serangan di Lebanon Selatan saat menjalankan misi UNIFIL di tengah eskalasi konflik(Istimewa) Perbesar

3 prajurit TNI gugur dan 5 lainnya luka dalam serangan di Lebanon Selatan saat menjalankan misi UNIFIL di tengah eskalasi konflik(Istimewa)

PRABAINSIGHT.COM – JAKARTA – Di peta dunia, Indonesia dan Lebanon itu jauh. Tapi dalam urusan misi perdamaian, jarak kadang jadi hal yang tidak terlalu berarti. Prajurit TNI tetap berdiri di sana di tengah konflik yang bahkan bukan milik mereka. Sayangnya, kali ini yang pulang bukan cuma cerita tugas, tapi juga kabar duka.

Sebanyak delapan prajurit TNI menjadi korban dalam serangan di Lebanon Selatan. Tiga di antaranya gugur saat menjalankan tugas di bawah bendera United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Misi yang idealnya menjaga damai, justru harus bersinggungan langsung dengan realitas perang.

Kejadian pertama terjadi pada Minggu (29/3), di markas UNIFIL dekat Adchit Al Qusayr. Di sana, Praka Farizal Rhomadhon gugur. Ia bertugas sebagai Taban Provost 1 Ru Provost Kompi Markas (Kima) Yonif 113/JS. Di balik seragamnya, ada cerita yang ikut terhenti: seorang istri dan anak berusia 2 tahun yang kini harus melanjutkan hidup tanpa dirinya.

Di waktu yang sama, beberapa prajurit lain juga menjadi korban luka. Mereka langsung mendapatkan penanganan, sebagian di fasilitas medis UNIFIL, sementara yang membutuhkan perawatan lebih lanjut harus dievakuasi.

Kapuspen TNI Mayjen Aulia Dwi Narsullah menjelaskan situasi yang terjadi tidaklah sederhana. Serangan berlangsung di tengah kondisi yang memang sudah panas.

“TNI telah mengambil langkah-langkah peningkatan kewaspadaan sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) UNIFIL. Insiden terjadi di tengah saling serang artileri dan hingga saat ini belum dapat dipastikan pihak yang secara langsung menyebabkan kejadian tersebut. Proses investigasi masih dilakukan oleh UNIFIL,” kata Aulia, Senin (30/3/2026).

Kalau Anda berharap cerita berhenti di situ, kenyataannya tidak.

Sehari setelahnya, Senin (30/3), kabar duka kembali datang. Dua prajurit TNI lainnya gugur. Kali ini, bukan di markas, tapi saat menjalankan tugas pengawalan.

Kapten (Inf) Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur ketika kendaraan yang mereka kawal mengalami ledakan. Saat itu, mereka tergabung dalam Tim Escort Kompi B Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL yang menjadi bagian dari East Mobile Reserve (SEMR).

Misi mereka sebenarnya terdengar “rutin”: mengawal konvoi dari satu titik ke titik lain di wilayah Lebanon Selatan. Dari Mako Sektor Timur UNIFIL menuju Mako Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL. Tapi di wilayah dengan eskalasi tinggi, bahkan rutinitas pun bisa berubah jadi ancaman.

“Insiden terjadi di tengah eskalasi konflik tinggi, di mana terjadinya ledakan pada kendaraan yang mengakibatkan gugurnya dua prajurit TNI,” kata Aulia, dilansir Antara, Selasa (31/3/2026).

Selain korban gugur, beberapa prajurit lain juga mengalami luka dalam rangkaian insiden tersebut. Mereka kini menjalani perawatan setelah berada di garis yang terlalu dekat dengan konflik.

Peristiwa ini seperti mengingatkan satu hal yang sering luput: misi perdamaian bukan berarti bebas dari bahaya. Justru sebaliknya, mereka berdiri di tengah dua pihak yang sama-sama bersenjata, dengan satu tujuan yang kadang terdengar sederhana tapi sulit diwujudkan menjaga damai.

Dan di balik angka korban, ada nama, keluarga, dan cerita yang tidak akan pernah sama lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Brigjen Eko Hadi Santoso Naik Pangkat Jadi Irjen Pol, Kini Jabat Penyidik Utama Bareskrim

25 Sep 2026 - 21:42 WIB

Brigjen Eko Hadi Santoso Naik Pangkat Jadi Irjen Pol, Kini Jabat Penyidik Utama Bareskrim

LSM Somasi Apresiasi Kapolres dan Kepala BPN Turun Langsung Usut Mafia Tanah Kayuringin

25 Sep 2026 - 18:56 WIB

LSM Somasi Apresiasi Kapolres dan Kepala BPN Turun Langsung Usut Mafia Tanah Kayuringin

Hari Lalu Lintas Bhayangkara 2026, Ditlantas Polda Bengkulu Raih Juara 3 Penanganan Laka

25 Sep 2026 - 18:44 WIB

Hari Lalu Lintas Bhayangkara 2026, Ditlantas Polda Bengkulu Raih Juara 3 Penanganan Laka

KRI Sriwijaya-100 Resmi Dikukuhkan, Kapal Induk Pertama TNI AL Siap Perkuat Operasi Laut

24 Sep 2026 - 17:48 WIB

KRI Sriwijaya-100 Resmi Dikukuhkan, Kapal Induk Pertama TNI AL Siap Perkuat Operasi Laut

Perjuangan Machi Achmad Dampingi Ruben Onsu Berbuah Hasil, Kasus Resmi Dihentikan

23 Sep 2026 - 23:27 WIB

Perjuangan Machi Achmad Dampingi Ruben Onsu Berbuah Hasil, Kasus Resmi Dihentikan
Trending di News