Menu

Mode Gelap
3 Surpres Meluncur dari Istana ke DPR, Kursi Strategis Mulai Jadi Rebutan? GOR Terpadu Kota Bekasi Rp121 M Diduga Bermasalah, NCW Lapor KPK Ngopi Nggak Harus Serius: MILKLAB Ajak Coffee Lovers Keliling Kafe sambil Joget dan Berburu Hadiah Gusi Berdarah Bisa Berkaitan dengan Penyakit Kronis, dari Diabetes hingga Jantung Rumah Kontrakan Bakal Dipajaki 2027, Pengamat Minta Pemerintah Tak Samakan dengan Properti Komersial Temuan Senjata di YHI-PP Bermula dari Ruangan Terkunci, Kuasa Hukum: Kunci Masih Dipegang IWD

Crime

Menantu dan Selingkuhan Diduga Terlibat Pembunuhan di Pekanbaru, Polisi Lakukan Pengejaran

badge-check

Polisi ungkap dugaan keterlibatan menantu dalam pembunuhan sadis wanita 60 tahun di Pekanbaru. Rekaman CCTV jadi bukti kunci, pelaku masih diburu.(istimewa) Perbesar

Polisi ungkap dugaan keterlibatan menantu dalam pembunuhan sadis wanita 60 tahun di Pekanbaru. Rekaman CCTV jadi bukti kunci, pelaku masih diburu.(istimewa)

PRABAINSIGHT.COM – PEKAN BARU – Kalau biasanya drama keluarga cukup berhenti di warisan atau konflik dapur, kasus yang satu ini jelas sudah melampaui batas. Di Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, seorang perempuan lanjut usia bernama Dumaris Deniwati Boru Sitio (60) justru meregang nyawa dalam skenario yang diduga melibatkan orang terdekatnya sendiri: menantu.

Polisi kini mulai menemukan titik terang. Kapolresta Pekanbaru, Muharman Arta, mengonfirmasi adanya dugaan kuat keterlibatan menantu korban berinisial AF. Namun, sampai sekarang AF masih dalam pengejaran aparat.

“Alhamdulillah sudah ada titik terang,” kata Muharman saat dihubungi wartawan, Sabtu (2/5/2026).

Dari rekaman CCTV, AF terlihat datang ke rumah korban dengan gaya yang nyaris tak mencurigakan kaus hitam, celana panjang, dan sikap layaknya tamu biasa. Ia bahkan sempat menyalami korban saat pintu dibuka, seolah semua baik-baik saja.

“Iya betul (menantu terlibat),” Muharman membenarkan sosok wanita berkaus hitam adalah menantu korban.

Namun, kesan “kunjungan keluarga” itu hanya bertahan sebentar. Polisi menduga ada empat orang yang terlibat dalam aksi ini. Selain AF, ada pria yang disebut sebagai selingkuhannya, serta dua orang lain yang diduga rekan mereka.

“Ini diduga selingkuhan mantunya itu,” ujar Muharman, merujuk pada pria yang terekam memukul korban.
“(Dua pelaku lain) diduga kawan-kawannya menantunya itu,” imbuhnya.

Dari CCTV, detik-detik kejadian terasa seperti potongan adegan film kriminal bedanya, ini nyata. Sebuah mobil hitam terparkir di depan rumah. Satu per satu pelaku masuk: perempuan berkaus hitam, disusul wanita berjaket hoodie, lalu dua pria.

Korban yang tak menaruh curiga keluar dari kamar, membuka pintu, dan menyambut tamu tersebut. Sempat berbincang santai, suasana berubah drastis ketika seorang pria berkaus abu-abu dan bermasker tiba-tiba menghantam kepala korban dengan balok kayu.

Serangan itu dilakukan berulang kali hingga korban tak berdaya. Setelah itu, pelaku bahkan sempat merusak kamera CCTV mungkin berharap jejaknya hilang begitu saja. Namun, rekaman yang tersisa justru menjadi petunjuk penting bagi polisi.

Tak hanya menghabisi nyawa, para pelaku juga membawa kabur barang berharga milik korban, termasuk perhiasan dan uang sebesar 400 dolar Singapura.

Penyelidikan terus bergulir. Polisi sudah memeriksa sedikitnya empat saksi dan mendalami rekaman CCTV yang ternyata sudah dipasang sejak awal April 2026, menyusul dugaan percobaan pembobolan sehari sebelumnya.

Informasi lain yang menguatkan dugaan ini datang dari keterangan pihak kepolisian yang menyebut hubungan keluarga sebagai kunci kasus. AF diketahui merupakan menantu korban dari anak pertama bernama Arnold Meha.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Chat WhatsApp Terakhir Terduga Mutilasi Depok Terungkap, Sehari Kemudian Resign dari Tempat Kerja

7 Agustus 2026 - 20:39

Bau Busuk yang Dikira Bangkai Hewan Ternyata Jenazah Pria Tanpa Kepala, Warga Depok Syok Bukan Main

4 Agustus 2026 - 22:43

Lapor Hilang ke Polisi Disebut “Sudah Dewasa”, Feni Ere Akhirnya Ditemukan Tinggal Tulang Belulang

31 Juli 2026 - 18:05

Pilot Malaysia Airlines Jadi Tersangka, Bawa 25,1 Kg Ekstasi dan Sabu ke Soekarno-Hatta

31 Juli 2026 - 15:23

16 Kali Kemalingan Ayam, Kini Suami dan Anak Pemilik Ditahan Usai Kasus Maling Tewas di Tabanan

30 Juli 2026 - 16:04

Trending di Crime