Menu

Mode Gelap
Jelang HUT RI ke- 81 Sekjen PATRA Ingatkan Ojol: Jangan Gampang Kepancing, Hormati Bulan Kemerdekaan Sudah Unggul, Malah Pulang Kampung: Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026 usai Ditahan Singapura 1-1 Rumor Jay Idzes Dibidik PSG Bikin Suporter Sassuolo Waswas: Tak Mau Kehilangan Bek Andalan Chat WhatsApp Terakhir Terduga Mutilasi Depok Terungkap, Sehari Kemudian Resign dari Tempat Kerja Isu Kapolri Diganti Keburu Berlari, Istana Malah Bilang: Surpresnya Saja Belum Ada Pasien BPJS Meninggal, Deretan Dokter yang Sempat Mencibir Kini Ramai-Ramai Minta Maaf

News

Duit Pusat Rp200 M Nyangkut, DPR RI Sentil Pembebasan Lahan di Bekasi Timur

badge-check

Anggota Komisi V DPR RI, H Sudjatmiko Perbesar

Anggota Komisi V DPR RI, H Sudjatmiko

PRABAINSIGHT.COM – BEKASI – Anggota Komisi V DPR RI, H. Sudjatmiko, meminta Pemerintah Kota Bekasi bergerak cepat merampungkan pembebasan 94 bidang rumah warga, di kawasan Bulak Kapal.

Pasalnya, lambatnya proses ganti rugi lahan dari pemerintah daerah ini menyandera dana bantuan presiden sebesar Rp200 miliar, yang sudah siap mengucur dari pusat.

Duit jumbo dari APBN tersebut sejatinya bakal menjadi modal utama, untuk membangun jembatan layang (flyover) penyeberangan dari Bulak Kapal, menuju Perumnas 3.

Proyek ini sangat krusial guna mengurai benang kusut kemacetan, yang saban hari menyiksa pengguna jalan di sekitar sabuk transportasi Stasiun Bekasi Timur.

Sambil memantau persiapan logistik di Sekretariat DPC PKB Kota Bekasi pada Kamis (28/5/2026), Sudjatmiko blak-blakan menyayangkan lambannya eksekusi di tingkat lokal.

“Pemerintah pusat sudah siap membantu pendanaan pembangunan flyover. Namun saat ini masih menunggu proses pembebasan lahan dari Pemerintah Kota Bekasi,” cetus Sudjatmiko di sela-sela kegiatannya.

Politisi PKB ini menegaskan, realisasi fisik infrastruktur vital tersebut tidak boleh mengalami keterlambatan yang makin berlarut-larut. Selain proyek jembatan layang, Sudjatmiko juga mendorong instansi terkait untuk mempercepat konsep Transit Oriented Development (TOD) di area stasiun.

Pihaknya mengusulkan pembangunan stasiun baru tepat di bawah kolong flyover Summarecon sisi barat. Tujuannya jelas, yakni memecah konsentrasi pergerakan penumpang komuter, yang selama ini menumpuk parah di area Bulan-Bulan. Penataan ini juga bakal melibatkan pembuatan gedung parkir bertingkat yang fungsional.

“Rencana penataan juga mencakup pembangunan gedung parkir mobil bertingkat demi menampung angkutan kota (angkot) trayek 09, 15, dan 19B, serta ojek online yang kerap memicu kemacetan di sekitar stasiun,” beber Sudjatmiko.

Menariknya, Sudjatmiko melontarkan rentetan evaluasi tajam, mengenai nasib infrastruktur publik ini di tengah kepulan asap persiapan menyambut Hari Raya Idul Adha. Kantor DPC PKB Kota Bekasi dan Sekretariat Sudjatmiko Center rupanya sedang sibuk menyiapkan prosesi penyembelihan hewan kurban.

Masing-masing markas tersebut memotong dua ekor sapi, untuk mereka bagikan secara merata kepada para kader dan masyarakat sekitar yang membutuhkan.

“Tujuan kegiatan ini pertama tentunya menjalankan kewajiban sebagai umat Muslim, dalam merayakan Idul Adha. Kedua, melibatkan para kader partai dalam proses pendistribusian hewan kurban kepada masyarakat,” kata Sudjatmiko menyudahi obrolan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Jelang HUT RI ke- 81 Sekjen PATRA Ingatkan Ojol: Jangan Gampang Kepancing, Hormati Bulan Kemerdekaan

8 Agustus 2026 - 14:04

Diduga Provokasi Pedagang Pasar Baru Bekasi, Oknum W Dilaporkan ke Polisi

7 Agustus 2026 - 16:54

Dituduh Pakai Rekening Pribadi, Pengacara MSB Buka Suara Perihal Kasus Perumda Tirta Bhagasasi

5 Agustus 2026 - 17:05

Sandri Rumanama: Isu Surpres Pergantian Kapolri Ramai Lagi, Padahal Dasarnya Saja Belum Kelihatan

5 Agustus 2026 - 11:45

Delapan Jam Menunggu Kamar Rawat, Dihujat karena BPJS, Kisah Yurizal Berakhir Pilu

5 Agustus 2026 - 10:48

Trending di News