Menu

Breaking News

News

TNI vs. Polri: Revisi UU atau Rebutan Lahan Kekuasaan?

badge-check

gambar ilustrasi (ist) Perbesar

gambar ilustrasi (ist)

PRABA INSIGHT- Bayangin dua bersaudara. Yang satu kalem, santai, dan kalau ada perubahan aturan, dia cuma bilang, “Yaudah, terserah, deh.” Yang satu lagi? Ambisius.
Maunya lebih besar, lebih kuat, lebih luas. Nah, kalau TNI dan Polri diibaratkan kakak-adik, revisi UU terbaru yang lagi digodok di DPR ini bakal nunjukin banget siapa yang lebih ambisius.
Jadi gini, ada dua RUU yang lagi dibahas: revisi UU TNI dan revisi UU Polri. TNI? Santai. Ada perubahan di tiga pasal aja, salah satunya soal perwira aktif yang bisa jadi pejabat sipil tanpa harus pensiun dulu.
Dulu kan aturan mainnya, kalau tentara mau masuk dunia sipil, harus copot seragam. Sekarang? Bisa masuk ke 15 kementerian dan lembaga, termasuk BNPB, BNPT, dan Bakamla. Alasannya? Banyak posisi di lembaga baru yang butuh orang dengan pengalaman militer.
Tapi kalau Polri? Ini dia yang bikin rame. Ada 47 pasal yang direvisi. Yes, empat puluh tujuh! Kalau revisi ini disahkan tanpa koreksi, Polri bakal jadi lembaga superpower.
Coba bayangin: Polri bisa langsung koordinasi dengan Kementerian Keuangan buat urusan anggaran, sementara TNI masih harus lewat Kemenhan. Brimob? Tetap di bawah Polri, padahal ada usulan biar mereka masuk ke Kemenhan kayak model di negara lain.
Terus, kewenangan Polri juga makin luas—dari siber, maritim, bahkan sampai ke udara. Kalau beneran jalan, Polri bakal punya wewenang yang bentrok sama Kominfo, BSSN, Bakamla, bahkan TNI AU.
Terus, ada juga soal penempatan perwira aktif di posisi sipil. Contohnya, Mayjen Novi Helmi yang tiba-tiba jadi Dirut Bulog. Atau Letkol Teddy Indrawijaya yang langsung lompat ke posisi eselon II di Sekretariat Kabinet. Cepet banget naiknya, sampe tentara lain mungkin cuma bisa ngelus dada.
Menurut pengamat politik dan militer Slamet Ginting, perubahan ini bisa bikin kewenangan Polri dan TNI tumpang tindih. Kalau Polri bisa urus keamanan nasional, lalu tugas TNI di mana? Kalau Polri bisa mengawasi dunia siber, laut, dan udara, apa kita bakal jadi negara kepolisian?
DPR menargetkan revisi ini selesai tahun ini, tapi banyak pihak yang masih ngerasa ada yang nggak beres. Salah satu solusi yang diajukan adalah memindahkan Brimob ke Kemenhan dan bikin Polri fokus ke hukum dan ketertiban masyarakat, kayak model di banyak negara. Tapi ya, kita semua tahu, kekuasaan itu nggak gampang dilepas.
Jadi, ini bakal jadi aturan yang bener-bener dibikin buat kepentingan negara? Atau cuma adu kuat buat siapa yang bisa pegang kendali lebih luas? Let’s see siapa yang bakal menang di akhir permainan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Pengamat Minta Aparat Hargai HAM-Kebebasan Berpendapat saat Tangani Unjuk Rasa

20 Sep 2026 - 20:55 WIB

Pengamat Minta Aparat Hargai HAM-Kebebasan Berpendapat saat Tangani Unjuk Rasa

Bikin Heboh! PMB 2026 UM Indonesia Dibuka dengan Cara Beda

20 Sep 2026 - 17:15 WIB

Bikin Heboh! PMB 2026 UM Indonesia Dibuka dengan Cara Beda

Heboh Sidang Bea Cukai: Eks Pejabat Protes Dijuluki ‘Decong’

19 Sep 2026 - 18:26 WIB

Heboh Sidang Bea Cukai: Eks Pejabat Protes Dijuluki ‘Decong’

Keren! FH Unpak Gelar Orientasi Unik Lewat SUARASA: Law in Art

19 Sep 2026 - 13:17 WIB

Keren! FH Unpak Gelar Orientasi Unik Lewat SUARASA: Law in Art

Kerjasama Ciamik! Ibis Styles Jatibening Gandeng Dekranasda Kota Bekasi

18 Sep 2026 - 22:03 WIB

Kerjasama Ciamik! Ibis Styles Jatibening Gandeng Dekranasda Kota Bekasi
Trending di Lifestyle