Menu

Mode Gelap
Tujuh Tahun Driver Legend Indonesia, Dari Aksi Jalanan hingga Advokasi Ojol Nasional Mau Jadi Polisi? DPR Putuskan Lulusan SMA Masih Bisa Masuk Polri, Usulan S1 Tak Lolos Dari Jalanan Buruh ke Istana: Said Iqbal Resmi Jadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo Bidang Ketenagakerjaan Drama Wedding Organizer Berujung Penjara: Ayu Puspita Divonis 1,5 Tahun, Korban Tak Cuma Calon Pengantin Pramono Anung Pastikan Tarif TransJabodetabek Naik, Era Ongkos Rp3.500 Segera Berakhir Workshop Kreatif GMKB Bekasi: Cara Anak Muda Lepas dari Jeratan “Gagap Zaman”

Nasional

Dari Jalanan Buruh ke Istana: Said Iqbal Resmi Jadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo Bidang Ketenagakerjaan

badge-check


					Ketua Umum Partai Buruh Said Iqbal resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dengan kedudukan setingkat menteri.(Detik.com) Perbesar

Ketua Umum Partai Buruh Said Iqbal resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dengan kedudukan setingkat menteri.(Detik.com)

PRABAINSIGHT.COM – JAKARTA — Perjalanan panjang Said Iqbal memperjuangkan isu ketenagakerjaan kini memasuki babak baru. Sosok yang selama bertahun-tahun identik dengan aksi demonstrasi, tuntutan kenaikan upah, hingga kritik terhadap kebijakan ketenagakerjaan pemerintah itu kini justru akan berkantor lebih dekat dengan pusat kekuasaan.

Ketua Umum Partai Buruh tersebut dijadwalkan dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6/2026) sore.

Pelantikan ini menjadi sinyal kuat bahwa isu ketenagakerjaan dan aspirasi kaum buruh akan mendapatkan saluran langsung ke lingkaran terdekat Presiden.

Dilantik Sore Ini di Istana Negara

Said Iqbal membenarkan dirinya akan dilantik langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada pukul 16.30 WIB.

Ia mengaku telah menerima pemberitahuan resmi terkait agenda tersebut sejak malam sebelumnya. Informasi itu disampaikan langsung oleh Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya.

“Iya, jam 16.30 dilantik di Istana. Ditelpon semalam oleh Pak Seskab Letkol Teddy,” kata Said Iqbal saat dihubungi, Senin (8/6/2026).

Penunjukan ini sekaligus mengakhiri berbagai spekulasi yang berkembang dalam beberapa hari terakhir mengenai kemungkinan masuknya tokoh buruh ke dalam struktur pemerintahan Presiden Prabowo.

Jabatan Setingkat Menteri

Said Iqbal juga memastikan posisi yang akan diembannya adalah Penasihat Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Ketenagakerjaan.

Jabatan tersebut bukan sekadar simbolis. Berdasarkan regulasi yang berlaku, posisi penasihat khusus presiden memiliki kedudukan strategis di lingkungan pemerintahan.

“Sebagai Penasehat Khusus Presiden RI Bidang Ketenagakerjaan dengan kedudukan setingkat menteri sesuai Perpres Nomor 137/2024,” jelas Said.

Dengan status setingkat menteri, peran tersebut diperkirakan akan memberikan ruang yang lebih besar bagi Said Iqbal untuk menyampaikan masukan terkait kebijakan ketenagakerjaan, perlindungan pekerja, hingga hubungan industrial nasional.

Sinyal Sudah Muncul Sejak Pekan Lalu

Sebelum pelantikan resmi diumumkan, kabar mengenai masuknya Said Iqbal ke lingkaran pemerintahan sebenarnya sudah lebih dulu berembus dari Kompleks Istana Kepresidenan.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa pemerintah memang tengah membahas kemungkinan penugasan baru bagi tokoh buruh tersebut.

“Sedang kita diskusikan,” kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Pernyataan itu saat itu memicu berbagai spekulasi mengenai posisi yang akan diberikan kepada Said Iqbal. Kini, teka-teki tersebut akhirnya terjawab.

Jembatan Aspirasi Buruh ke Istana

Menurut Prasetyo, jabatan yang diberikan kepada Said Iqbal tidak akan jauh dari rekam jejak yang selama ini melekat pada dirinya.

Selama bertahun-tahun, Said dikenal sebagai salah satu figur paling vokal dalam memperjuangkan hak pekerja, mulai dari isu upah minimum, jaminan sosial, hingga perlindungan tenaga kerja.

Karena itu, pemerintah menilai pengalaman panjang tersebut dapat menjadi modal penting dalam memberikan masukan kepada Presiden.

“Kemungkinan berkaitan dengan tentunya perjuangan beliau selama ini, dengan buruh, tenaga kerja,” pungkas Prasetyo.

Babak Baru Hubungan Pemerintah dan Kaum Buruh

Masuknya Said Iqbal ke lingkungan Istana dapat dibaca sebagai langkah strategis pemerintah untuk memperkuat komunikasi dengan kelompok pekerja dan serikat buruh.

Jika sebelumnya suara buruh lebih sering terdengar dari jalanan dan ruang demonstrasi, kini salah satu tokohnya akan berada langsung di dalam lingkaran pengambilan kebijakan nasional.

Tantangan berikutnya adalah bagaimana aspirasi jutaan pekerja Indonesia dapat diterjemahkan menjadi kebijakan yang konkret. Sebab, jabatan baru ini bukan hanya soal posisi, melainkan juga tentang harapan besar kaum buruh agar suara mereka benar-benar sampai ke meja Presiden.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tujuh Tahun Driver Legend Indonesia, Dari Aksi Jalanan hingga Advokasi Ojol Nasional

8 Juni 2026 - 15:12

Mau Jadi Polisi? DPR Putuskan Lulusan SMA Masih Bisa Masuk Polri, Usulan S1 Tak Lolos

8 Juni 2026 - 14:58

Dua Anak Menteri Jadi Tenaga Ahli, dan Publik Kembali Bertanya soal Meritokrasi

6 Juni 2026 - 18:18

KPK Angkut Porsche, Harley hingga Ducati dari Rumah Silmy Karim, Penggeledahan 5 Jam Berbuah Sitaan Kendaraan Mewah

5 Juni 2026 - 21:41

Kejagung Soroti Motor Listrik Rp1,03 Triliun di Program MBG, Vendor Diduga Tak Punya Bengkel Aktif

5 Juni 2026 - 20:32

Trending di Nasional