PRABAINSIGHT.COM – JAKARTA – Penulis sekaligus model Eufrasia Vieira meluncurkan buku berjudul The Ribs Chasing Time With You dalam versi bahasa Indonesia, Tulang Rusuk Mengejar Waktu Bersamamu, di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (25/10/2026). Melalui karya tersebut, Eufrasia mengangkat sisi rapuh dalam kisah cinta, mulai dari rasa sakit, kesetiaan, hingga perjuangan pasangan untuk tetap bertahan ketika hubungan menghadapi ujian.
Eufrasia menegaskan bahwa cinta tidak selalu identik dengan kebahagiaan dan momen romantis. Menurut dia, hubungan juga memiliki sisi rentan yang
perlu dihadapi bersama, termasuk ketika pasangan mengalami kesulitan dan membutuhkan dukungan satu sama lain.
“Ini bukan hanya cerita cinta yang happy-happy moment saja, tetapi juga ada rapuhnya, rasa sakitnya,” ujar Eufrasia saat peluncuran buku di Kemang, Jakarta Selatan.
Melalui cerita tersebut, ia ingin menghadirkan gambaran hubungan yang lebih realistis. Cinta, menurutnya, bukan hanya tentang kebahagiaan yang dirasakan pada awal hubungan, melainkan juga tentang bagaimana dua orang saling mendampingi ketika keadaan tidak berjalan sesuai harapan.
Ditulis Sejak 2015, Menunggu Waktu yang Tepat
Eufrasia mengungkapkan, proses penulisan The Ribs Chasing Time With You telah dimulai sejak 2015. Ia meyakini setiap karya memiliki waktunya sendiri untuk diselesaikan dan dipertemukan dengan pembaca.
“Menurut saya, waktu Tuhan tidak pernah terlambat dan tidak pernah terlalu awal. Semuanya selalu datang pada waktu yang benar, hadir di momen yang tepat,” tuturnya.
Bagi Eufrasia, menulis telah menjadi bagian dari kehidupannya sejak kecil. Buku dan pensil menjadi teman untuk menuangkan pikiran serta perasaan, terutama ketika ia merasa tidak selalu mudah mengungkapkan segala sesuatu secara langsung.
Meski mengangkat berbagai persoalan emosional dalam hubungan, Eufrasia menjelaskan bahwa buku tersebut merupakan karya fiksi, bukan sepenuhnya kisah nyata tentang pengalaman pribadinya.
Sejumlah bagian cerita memang terinspirasi dari peristiwa nyata, pengalaman pribadi, serta kisah orang-orang yang pernah ditemuinya. Berbagai inspirasi itu kemudian dirangkai menjadi cerita fiksi dengan karakter dan konflik yang memiliki perjalanan masing-masing.
Hadir dalam Dua Bahasa untuk Menjangkau Pembaca Lebih Luas
Sebelum versi bahasa Indonesia diluncurkan, The Ribs Chasing Time With You lebih dahulu dirilis secara internasional melalui Amazon pada 23 September 2026 dalam bahasa Inggris.
Eufrasia menyebutkan bahwa buku tersebut tersedia dalam format digital melalui Amazon. Sementara itu, pembaca di Indonesia dapat memperoleh buku ini dalam format digital maupun cetak.
Peluncuran versi bahasa Indonesia menjadi upaya untuk menjangkau lebih banyak pembaca di Tanah Air. Melalui penerjemahan tersebut, Eufrasia berharap pesan mengenai cinta, kesetiaan, dan perjuangan mempertahankan hubungan dapat diterima oleh pembaca yang lebih luas.
Memaknai Tulang Rusuk sebagai Simbol Saling Menguatkan
Salah satu gagasan utama dalam buku ini adalah makna tulang rusuk dalam sebuah hubungan. Eufrasia ingin mengajak pembaca melihat pasangan bukan sekadar sebagai sosok yang saling melengkapi, tetapi juga sebagai dua individu yang dapat bergantian memberikan kekuatan dan dukungan.
Menurut dia, perempuan juga dapat menjadi sosok yang menguatkan dan menjaga laki-laki, sebagaimana laki-laki dapat memberikan dukungan kepada perempuan. Hubungan yang sehat tidak selalu menempatkan satu pihak sebagai pelindung dan pihak lainnya sebagai orang yang dilindungi.
Dalam cerita tersebut, Eufrasia menghadirkan dinamika dua pasangan dengan pengalaman berbeda. Ada pasangan yang sedang berada dalam kondisi rapuh, sementara pasangan lainnya berusaha memberikan dukungan. Namun, keadaan dapat berubah ketika sosok yang selama ini terlihat kuat justru membutuhkan pertolongan.
Dinamika itu menggambarkan bahwa setiap orang memiliki keterbatasan dan dapat mengalami masa sulit. Karena itu, pasangan perlu memberikan ruang bagi satu sama lain untuk menunjukkan kelemahan tanpa kehilangan rasa hormat.
Eufrasia juga menyoroti bahwa cinta tidak selalu harus diwujudkan melalui kata-kata romantis, hadiah, atau momen istimewa. Perhatian sederhana dalam kehidupan sehari-hari dapat menjadi bentuk kasih sayang yang tidak kalah berarti.
Hal-hal kecil, termasuk kepedulian ketika pasangan sedang menghadapi masalah atau perbedaan pendapat, dapat menunjukkan bahwa rasa sayang tetap ada meskipun hubungan tidak selalu berjalan mulus.
Kesetiaan dan Rasa Hormat Menjadi Fondasi Hubungan
Selain membahas romantisme, The Ribs Chasing Time With You mengangkat pentingnya komunikasi, kesetiaan, dan rasa saling menghormati dalam sebuah hubungan.
Eufrasia berpandangan bahwa pasangan perlu membangun komunikasi yang jujur, terutama ketika perasaan mulai berubah. Menurut dia, keterbukaan lebih baik daripada mempertahankan hubungan tanpa kejujuran yang berpotensi menimbulkan persoalan lebih besar.
Ia juga menekankan bahwa kesetiaan tidak dapat dipisahkan dari sikap saling menghargai. Cinta bukan hanya perasaan yang hadir pada awal hubungan, tetapi juga tercermin dalam keputusan dan kebiasaan untuk tetap memperhatikan pasangan.
Melalui cerita yang disajikan, Eufrasia mengajak pembaca memahami bahwa hubungan membutuhkan keterlibatan kedua belah pihak. Setiap orang dapat mengalami kerapuhan dan membutuhkan dukungan, sehingga kemampuan untuk mendengarkan, memahami, serta menghargai pasangan menjadi bagian penting dalam menjaga hubungan.
Buku tersebut terdiri atas 39 bab yang masing-masing menghadirkan momen dan pesan tersendiri. Eufrasia mengaku kesulitan memilih satu bagian yang paling istimewa karena setiap bab memiliki makna berbeda dalam keseluruhan cerita.
Dipersiapkan untuk Diadaptasi Menjadi Film pada 2027
Tak berhenti pada penerbitan buku, Eufrasia juga mengungkapkan bahwa The Ribs Chasing Time With You tengah dipersiapkan untuk diadaptasi menjadi film.
Menurut dia, proyek adaptasi tersebut telah memasuki tahap praproduksi dan direncanakan menjalani proses syuting pada 2027.
Sebagian besar pengambilan gambar direncanakan berlangsung di Bali, dengan sekitar 90 persen lokasi syuting berada di Indonesia. Sementara itu, sejumlah adegan lainnya direncanakan mengambil lokasi di luar negeri.
Rencana adaptasi ke layar lebar menjadi langkah berikutnya untuk memperkenalkan cerita tersebut kepada khalayak yang lebih luas. Melalui medium film, kisah dan konflik yang sebelumnya disampaikan lewat tulisan diharapkan dapat hadir dalam pengalaman visual yang berbeda.
Cinta Bukan Hanya tentang Kebahagiaan
Melalui The Ribs Chasing Time With You, Eufrasia Vieira ingin menyampaikan bahwa cinta merupakan perjalanan yang tidak selalu dipenuhi kebahagiaan. Di dalamnya terdapat kerentanan, rasa sakit, perbedaan, serta kebutuhan untuk saling memahami dan menguatkan.
Pesan yang ingin dihadirkan melalui buku ini adalah pentingnya menjaga komunikasi, menghormati pasangan, serta tetap memberikan dukungan ketika hubungan sedang diuji.
Bagi Eufrasia, cinta tidak hanya terlihat ketika semuanya berjalan baik, tetapi juga melalui cara pasangan menghadapi masa sulit bersama. Kesediaan untuk saling mendengarkan, menjaga kepercayaan, dan hadir ketika dibutuhkan menjadi bagian dari upaya mempertahankan hubungan.
Dengan mengangkat sisi rapuh dalam kisah cinta, Eufrasia berharap pembaca dapat melihat hubungan secara lebih utuh, bahwa mencintai seseorang bukan berarti menuntut kesempurnaan, melainkan belajar menerima keterbatasan dan tumbuh bersama dalam berbagai keadaan.










