JAKARTA — Istilah “anak nakal” sering kali dilekatkan begitu saja oleh masyarakat maupun lingkungan keluarga tanpa benar-benar memahami akar persoalannya. Menjawab fenomena tersebut, rumah produksi DLK Pictures bekerja sama dengan Inhype Pictures resmi meluncurkan film drama komedi terbaru berjudul “Yang Disebut Nakal”.
Di bawah arahan sutradara Benni Setiawan, film ini tidak sekadar menghadirkan gelak tawa, melainkan menguraikan persoalan pola asuh dan komunikasi keluarga yang kerap memicu fenomena kenakalan remaja.
Sisi menarik lainnya, produser film Diana Limbong mengungkapkan bahwa seluruh proses pengambilan gambar (full shooting) mengambil latar tempat di Purwakarta, Jawa Barat. Pemilihan lokasi ini sengaja dilakukan untuk memperkuat suasana kamp pembinaan yang terisolasi sekaligus menghadirkan lanskap visual yang mendukung dinamika alur cerita.
Film ini mengisahkan perjalanan sekelompok remaja dengan latar belakang masalah berbeda yang dikirim ke sebuah kamp pembinaan terisolasi selama 21 hari. Di bawah aturan yang ketat, mereka dipaksa belajar mandiri, saling mengenal,dan merefleksikan trauma serta persoalan hidup yang selama ini menjadi penyebab utama perilaku mereka di luar.
Melalui narasi yang disajikan, Benni Setiawan menegaskan bahwa empati adalah kunci utama dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Perubahan perilaku remaja tidak bisa dipaksakan secara instan jika orang tua dan lingkungan tidak mau membuka diri untuk mendengarkan perspektif mereka.
Soroti Peran Orang Tua dan Komunikasi Keluarga
Aktor senior Donny Damara, yang turut memperkuat jajaran pemeran, menyampaikan bahwa label “nakal” yang dialamatkan kepada anak merupakan bentuk penyederhanaan masalah yang keliru. Menurutnya, perilaku anak adalah cerminan dari dinamika dan ruang komunikasi di dalam rumah.
“Label nakal yang melekat pada anak bukan semata-mata beban atau kesalahan dari si anak itu sendiri. Ada latar belakang komunikasi keluarga dan lingkungan yang harus disikapi secara bijak,” ungkap Donny Damara saat menghadiri konferensi pers di Caspia Kemang Jakarta. Rabu,21,10,2026
Selain Donny Damara, film “Yang Disebut Nakal” juga diperkuat oleh jajaran aktor muda serta komika ternama, seperti Fatih Unru, El Putra Sarira, Aming, hingga Boris Bokir. Perpaduan karakter ini menghidupkan humor yang segar tanpa menghilangkan bobot pesan emosional tentang penerimaan dan koreksi diri.
Lewat alur cerita yang sangat dekat dengan realitas sosial sehari-hari serta latar visual Purwakarta yang kuat, film ini diharapkan menjadi sarana refleksi bersama—khususnya bagi para orang tua—agar tidak terburu-buru menghakimi karakter remaja sebelum memahami beban psikologis yang mereka tanggung.








