Menu

Breaking News

News

Duar Maut di Situbondo! Ledakan Petasan Hancurkan Rumah, 2 Orang Tewas Termasuk Remaja 15 Tahun

badge-check

Ledakan petasan di Dusun Mimbo, Situbondo, menewaskan dua orang termasuk remaja 15 tahun. Lima korban luka bakar dan patah tulang kini berangsur membaik.(Istimewa) Perbesar

Ledakan petasan di Dusun Mimbo, Situbondo, menewaskan dua orang termasuk remaja 15 tahun. Lima korban luka bakar dan patah tulang kini berangsur membaik.(Istimewa)

PRABAINSIGHT – SITUBONDO – Kalau ada yang bilang petasan itu cuma soal bunyi dan seru-seruan, mungkin mereka belum pernah mendengar kabar dari Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

Ledakan yang terjadi di sana bukan sekadar “duar” yang bikin kaget lalu selesai. Ia berubah jadi kabar duka yang terus bertambah.

Korban meninggal akibat ledakan petasan di Situbondo kini menjadi dua orang. Sementara itu, lima lainnya masih harus memulihkan diri dari luka bakar dan cedera serius.

Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie membenarkan adanya tambahan korban jiwa. Satu korban bernama Abdurrahman (15) meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan intensif di RSUD dr. Soebandi Jember.

“Hari ini kami mendapatkan laporan bahwa satu korban ledakan petasan meninggal dunia setelah dirawat di rumah sakit di Jember,” ujar dia, dilansir dari Antara, Kamis (26/2/2026).

Sebelumnya, ledakan tersebut juga merenggut nyawa Supriyadi (50). Ia meninggal dunia setelah tertimpa reruntuhan bangunan rumah yang hancur akibat ledakan. Sementara Abdurrahman, yang mengalami luka bakar hingga 90 persen, tak berhasil diselamatkan meski telah mendapat penanganan medis.

Ledakan petasan itu menghancurkan rumah milik Ibu Kulsum (60). Total tujuh orang menjadi korban dalam peristiwa tersebut dua meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka bakar serta patah tulang.

Lima korban yang selamat yakni Samsul (22), Riko (25), Faiz (20), Fino (25), dan Ibu Kulsum (60). Mereka sebelumnya dirawat di RSUD Asembagus, Situbondo. Kini kondisi mereka dilaporkan mulai membaik dan telah menjalani rawat jalan.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa petasan bukan sekadar hiburan musiman. Di tangan yang salah atau dalam situasi yang lalai, ia bisa berubah menjadi petaka yang merenggut nyawa dan merobohkan rumah secara harfiah.(Van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Perjuangan Machi Achmad Dampingi Ruben Onsu Berbuah Hasil, Kasus Resmi Dihentikan

23 Sep 2026 - 23:27 WIB

Perjuangan Machi Achmad Dampingi Ruben Onsu Berbuah Hasil, Kasus Resmi Dihentikan

Kapolres Jakut Ajak Wartawan dan Pegiat Media Sosial Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

23 Sep 2026 - 21:51 WIB

Kapolres Jakut Ajak Wartawan dan Pegiat Media Sosial Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Keren! Pelajar SD asal Cikarang Unjuk Gigi di Festival Anak Indonesia 2026

23 Sep 2026 - 19:44 WIB

Keren! Pelajar SD asal Cikarang Unjuk Gigi di Festival Anak Indonesia 2026

Nofel Saleh Hilabi Buka Suara soal Pernikahan Amanda Rigby dan Andre Taulany, Ungkap Pernah Tunangan

23 Sep 2026 - 18:53 WIB

Nofel Saleh Hilabi Buka Suara soal Pernikahan Amanda Rigby dan Andre Taulany, Ungkap Pernah Tunangan

Serikat Pekerja Pertamina Soroti Wacana Streamlining PDSI-Elnusa, Minta Kendali Negara Tetap 100 Persen

23 Sep 2026 - 13:54 WIB

Serikat Pekerja Pertamina Soroti Wacana Streamlining PDSI-Elnusa, Minta Kendali Negara Tetap 100 Persen
Trending di News