JAKARTA — Bagi Ivan Gunawan, fashion bukan sekadar soal pakaian dan penampilan. Dunia yang telah membesarkan namanya sebagai desainer itu kini ikut dibawanya ke langkah baru di bisnis perjalanan ibadah melalui BNT Travel.
Hal tersebut terlihat dari outfit yang dikenakannya saat menghadiri peluncuran dan rebranding BNT Travel di Jakarta, Rabu (7/10/2026). Ivan mengungkapkan, motif busana yang dikenakannya terinspirasi dari pola jendela yang ada di lokasi acara.
“Outfit hari ini merupakan pola atau pattern dari travel. Ini motif yang aku ambil dari jendela-jendela yang ada di tempat itu,” ujar Ivan.
Ia mengaku masih kerap mendesain pakaian sendiri. Baginya, busana juga menjadi bagian dari cara menghadirkan identitas dalam setiap kesempatan.
“Kalau desain baju kadang desain sendiri. Sekarang ukurannya kadang L, kadang S, tergantung,” katanya.
Namun, pembicaraan tentang pakaian kemudian membawa Ivan pada cerita yang lebih personal. Ia mengungkapkan, ada masa ketika dirinya merasa kesulitan untuk mengenakan maupun membeli pakaian.
“Dulu susah pakai baju, susah beli baju, semua susah. Sekarang sudah bisa beli, mudah, jadi semangat mau kerja, keluar rumah jadi semangat,” tutur Ivan.
Cerita tersebut menjadi bagian kecil dari perjalanan Ivan yang kini mempertemukan dunia fashion dengan bisnis perjalanan ibadah. Dalam peluncuran BNT Travel, ia memperkenalkan konsep Premium Umrah Experience, dengan penekanan pada kenyamanan, pelayanan personal, dan pengalaman jemaah.
BNT Travel sendiri telah beroperasi sejak 2018 dan kini berada di bawah kepemilikan Ivan. Ia mengatakan keputusan tersebut bukan semata-mata langkah bisnis. Ivan menyebut memiliki travel umrah merupakan mimpi yang telah lama ada, sementara BNT memiliki ikatan personal karena menjadi travel yang digunakannya saat pertama kali menjalankan ibadah umrah.
Konsep baru yang dibawa BNT Travel mencakup layanan yang lebih terkurasi, mulai dari pilihan hotel dan transportasi hingga pendampingan mutawif, personal service, serta pilihan private umrah. Ivan menegaskan bahwa konsep premium yang dimaksud tidak hanya berkaitan dengan fasilitas.
Menurutnya, pengalaman premium justru terletak pada bagaimana jemaah mendapatkan pelayanan sejak mendaftar hingga kembali ke Indonesia.
Langkah Ivan tersebut juga dilatarbelakangi keresahannya terhadap sejumlah kasus perjalanan umrah yang menurutnya belum amanah. Karena itu, ia memilih mengembangkan BNT Travel yang telah berjalan dan memiliki perizinan, alih-alih membangun perusahaan dari awal.
Di tengah langkah barunya tersebut, sentuhan fashion tetap menjadi bagian dari identitas Ivan. Bukan hanya melalui busana yang dikenakannya saat peluncuran, tetapi juga melalui rancangan seragam yang diperkenalkan untuk BNT Travel.
Dua dunia yang selama ini melekat pada Ivan—fashion dan kreativitas—kini bertemu dengan perjalanan menuju Tanah Suci. Bagi BNT Travel, tantangannya bukan hanya menawarkan perjalanan dengan konsep premium, tetapi membangun pengalaman dan kepercayaan bagi jemaah yang menitipkan perjalanan ibadahnya.











