Menu

Breaking News

News

Longsor di Cisarua, Dua Polisi Gugur Bukan oleh Tanah, tapi Saat Menolong di Tengah Bencana

badge-check

Dua anggota Polres Cimahi gugur saat menjalankan tugas kemanusiaan di lokasi longsor Cisarua, Bandung Barat. Tragedi ini menyisakan duka dan pertanyaan soal keselamatan petugas di area bencana. Perbesar

Dua anggota Polres Cimahi gugur saat menjalankan tugas kemanusiaan di lokasi longsor Cisarua, Bandung Barat. Tragedi ini menyisakan duka dan pertanyaan soal keselamatan petugas di area bencana.

PRABAINSIGHT.COM – JAWA BARAT – Hujan belum benar-benar pamit dari Cisarua, Bandung Barat, Sabtu, 24 Januari 2026. Tanah masih labil, udara basah, dan suasana lebih banyak diisi bunyi alat berat serta langkah-langkah tergesa orang-orang yang mencoba membantu. Di tengah kekacauan itu, dua polisi sedang bekerja seperti biasa, tanpa seremoni, tanpa panggung.

Aiptu Hendra Kurniawan dan Aipda Muhammad Jerry Sonconery datang bukan untuk jadi berita. Mereka berada di lokasi longsor untuk membantu penanganan bencana, mengatur situasi, dan memastikan proses evakuasi berjalan. Namun, di situasi darurat yang serba sempit dan penuh risiko, maut justru datang dari arah yang tak disangka: sebuah truk TNI pengangkut bantuan.

Kecelakaan lalu lintas itu terjadi begitu cepat. Tak ada drama berlebihan, tak ada jeda untuk menghindar. Dua anggota Polres Cimahi tersebut tertabrak dan gugur di tempat, tepat ketika sedang menjalankan tugas kemanusiaan. Ironisnya, mereka wafat bukan oleh bencana alam langsung, melainkan oleh kecelakaan di tengah upaya menyelamatkan korban bencana.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Rudy Setiawan, menyampaikan bahwa peristiwa tersebut murni kecelakaan saat kedua korban terlibat langsung dalam penanggulangan longsor. Sehari setelah kejadian, Minggu, 25 Januari 2026, keduanya dimakamkan dengan upacara kedinasan penghormatan terakhir yang sering kali datang setelah segalanya terlambat.

Sebagai bentuk apresiasi negara, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi kepada kedua almarhum. Sebuah penghargaan yang sah, meski tak pernah benar-benar bisa menukar nyawa dengan apa pun selain doa dan kenangan.

Sementara itu, proses evakuasi korban longsor di Cisarua masih terus berlangsung. Tim gabungan tetap berjibaku dengan cuaca dan medan yang tak bersahabat. Di saat yang sama, penyelidikan terkait kecelakaan maut tersebut masih berjalan sebuah pengingat pahit bahwa dalam situasi darurat, risiko bisa datang bukan hanya dari alam, tapi juga dari kelengahan kecil yang berakibat fatal.

Di Cisarua, hujan mungkin akan berhenti. Tapi bagi keluarga yang ditinggalkan, duka itu jelas belum akan reda dalam waktu dekat.

Editor : Irfan Ardhiyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Perjuangan Machi Achmad Dampingi Ruben Onsu Berbuah Hasil, Kasus Resmi Dihentikan

23 Sep 2026 - 23:27 WIB

Perjuangan Machi Achmad Dampingi Ruben Onsu Berbuah Hasil, Kasus Resmi Dihentikan

Kapolres Jakut Ajak Wartawan dan Pegiat Media Sosial Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

23 Sep 2026 - 21:51 WIB

Kapolres Jakut Ajak Wartawan dan Pegiat Media Sosial Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Keren! Pelajar SD asal Cikarang Unjuk Gigi di Festival Anak Indonesia 2026

23 Sep 2026 - 19:44 WIB

Keren! Pelajar SD asal Cikarang Unjuk Gigi di Festival Anak Indonesia 2026

Nofel Saleh Hilabi Buka Suara soal Pernikahan Amanda Rigby dan Andre Taulany, Ungkap Pernah Tunangan

23 Sep 2026 - 18:53 WIB

Nofel Saleh Hilabi Buka Suara soal Pernikahan Amanda Rigby dan Andre Taulany, Ungkap Pernah Tunangan

Serikat Pekerja Pertamina Soroti Wacana Streamlining PDSI-Elnusa, Minta Kendali Negara Tetap 100 Persen

23 Sep 2026 - 13:54 WIB

Serikat Pekerja Pertamina Soroti Wacana Streamlining PDSI-Elnusa, Minta Kendali Negara Tetap 100 Persen
Trending di News