Menu

Mode Gelap
3 Surpres Meluncur dari Istana ke DPR, Kursi Strategis Mulai Jadi Rebutan? GOR Terpadu Kota Bekasi Rp121 M Diduga Bermasalah, NCW Lapor KPK Ngopi Nggak Harus Serius: MILKLAB Ajak Coffee Lovers Keliling Kafe sambil Joget dan Berburu Hadiah Gusi Berdarah Bisa Berkaitan dengan Penyakit Kronis, dari Diabetes hingga Jantung Rumah Kontrakan Bakal Dipajaki 2027, Pengamat Minta Pemerintah Tak Samakan dengan Properti Komersial Temuan Senjata di YHI-PP Bermula dari Ruangan Terkunci, Kuasa Hukum: Kunci Masih Dipegang IWD

Crime

Polisi Colong Motor Polisi: Ironi Kehilangan di Markas Sendiri

badge-check

Kasus polisi colong motor polisi di Polresta Deli Serdang bikin geleng-geleng. Motor hilang di barak, pelaku sesama aparat. Satir tentang keamanan, disiplin, dan ironi di rumah sendiri. Perbesar

Kasus polisi colong motor polisi di Polresta Deli Serdang bikin geleng-geleng. Motor hilang di barak, pelaku sesama aparat. Satir tentang keamanan, disiplin, dan ironi di rumah sendiri.

PRABAINSIGHT.COM – MEDAN – Kalau ada tempat yang paling aman untuk parkir motor, logikanya ya kantor polisi. Kalau bisa lebih spesifik lagi: barak polisi. Dijaga aparat, isinya aparat, penghuninya pun aparat. Tapi realitas kadang suka bercanda. Di Polresta Deli Serdang, motor bisa raib bukan karena maling profesional, melainkan karena rekan sendiri.

Kasus ini mendadak bikin dahi berkerut. Bukan warga sipil yang mencuri, bukan pula komplotan spesialis curanmor. Pelaku dan korban justru sama-sama berseragam cokelat. Yang satu senior, yang satu junior. Yang satu Bripda FE, anggota Sat Samapta. Yang satu lagi Bripda AS, rekan satu institusi.

Peristiwanya terjadi Rabu siang, 8 Januari 2026. Siang hari, bukan dini hari. Motor korban terparkir manis di area mes lajang Polresta Deli Serdang. Tidak ada tanda-tanda darurat. Tidak ada kejar-kejaran. Tiba-tiba, motor itu dibawa pergi. Dan yang membawa, ternyata bukan orang asing.

Saksi mata menyebut Bripda FE terlihat membawa motor tersebut. Setelah itu, yang bersangkutan seperti menghilang dari peredaran. Sulit dihubungi, tak tampak batang hidungnya. Seolah motor itu bukan cuma kendaraan, tapi juga tiket cuti mendadak dari kehidupan barak.

Dua hari kemudian, Bripda FE akhirnya diamankan dan kini ditahan di Satreskrim Polresta Deli Serdang. Motor korban? Sampai sekarang masih belum ditemukan. Entah sedang diparkir rapi di suatu tempat, atau sedang menjalani hidup barunya.

Seorang personel Polresta Deli Serdang membenarkan kejadian itu. “Setelah bawa motor itu, dia nggak nampak lagi. Tapi ada yang lihat dia yang bawa, makanya dicari dan ditangkap di luar,” ujarnya singkat. Kalimat yang terdengar sederhana, tapi menyisakan banyak pertanyaan.

Sementara itu, Kasat Samapta Polresta Deli Serdang, Kompol Supendi, memilih bersikap hemat kata. Ia menyebut selama ini Bripda FE dikenal bertugas dengan baik. Soal kasusnya, ia menyarankan agar media berkoordinasi dengan Humas. Sebuah jawaban standar yang sering muncul saat realitas tak seindah laporan kinerja.

Kasus ini jelas bukan sekadar soal motor hilang. Ia membuka percakapan yang lebih luas tentang disiplin, integritas, dan ironi penegakan hukum. Jika di lingkungan paling terjaga saja barang bisa raib oleh orang dalam, publik tentu berhak bertanya: seaman apa ruang di luar pagar kantor?

Satreskrim Polresta Deli Serdang menyatakan kasus masih dikembangkan. Publik pun menunggu, bukan hanya soal nasib motor Bripda AS, tapi juga bagaimana institusi menyikapi kejadian yang, jujur saja, terasa seperti plot satire tapi terjadi di dunia nyata.


Editor : Irfan Ardhiyanto 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Chat WhatsApp Terakhir Terduga Mutilasi Depok Terungkap, Sehari Kemudian Resign dari Tempat Kerja

7 Agustus 2026 - 20:39

Bau Busuk yang Dikira Bangkai Hewan Ternyata Jenazah Pria Tanpa Kepala, Warga Depok Syok Bukan Main

4 Agustus 2026 - 22:43

Lapor Hilang ke Polisi Disebut “Sudah Dewasa”, Feni Ere Akhirnya Ditemukan Tinggal Tulang Belulang

31 Juli 2026 - 18:05

Pilot Malaysia Airlines Jadi Tersangka, Bawa 25,1 Kg Ekstasi dan Sabu ke Soekarno-Hatta

31 Juli 2026 - 15:23

16 Kali Kemalingan Ayam, Kini Suami dan Anak Pemilik Ditahan Usai Kasus Maling Tewas di Tabanan

30 Juli 2026 - 16:04

Trending di Crime