Menu

Mode Gelap
Hari Purwanto Desak Aparat Usut Dugaan Fitnah terhadap Megawati, Minta Diselesaikan Lewat Jalur Hukum Mengapa Status Febrie Adriansyah Berubah Jadi Saksi di Sprindik Kejagung? Ini Penjelasan Resminya Wasekjend Depinas SOKSI Nilai Serangan Deddy Sitorus ke Bahlil Cerminkan Kemunduran Etika Politik PDIP Aktivis 98 Agung Dekil: Komitmen Prabowo Berantas Korupsi Wujud Nyata Amanat Reformasi 1998 Sahabat MUI Kota Bekasi Gelar Raker I, Desak Pengawasan LGBT dan Narkoba Tak Cukup Mundur? Bandot DM Sebut Febrie Masih Sah Jadi Jampidsus karena Keppres Belum Dicabut

Regional

Solidaritas PSI Pemalang Ternyata Rungkad, Ketua DPD Diganti Lewat Pesan WA

badge-check

Kisruh internal PSI Pemalang bikin heboh. Dari yel-yel “Gajah Kuat, Bijak, Setia” saat Munas, kini malah berujung drama pergantian Ketua DPD lewat pesan WhatsApp. Solidaritas yang digaungkan PSI dipertanyakan, benarkah partai ini masih terbuka?(Foto:Istimewa) Perbesar

Kisruh internal PSI Pemalang bikin heboh. Dari yel-yel “Gajah Kuat, Bijak, Setia” saat Munas, kini malah berujung drama pergantian Ketua DPD lewat pesan WhatsApp. Solidaritas yang digaungkan PSI dipertanyakan, benarkah partai ini masih terbuka?(Foto:Istimewa)

PRABA INSIGHT- PEMALANG- Ketika Kaesang Pangarep terpilih lagi sebagai Ketua Umum PSI di Munas Solo (19 Juli 2025), banyak kader yang menyambut dengan antusias. Yel-yel khas PSI yang digemakan kala itu berbunyi lantang: “Gajah… Kuat, Bijak, Setia!” Tapi di Pemalang, Jawa Tengah, ternyata semangat gajah itu malah terasa seperti gajah ambruk kena jebakan jerat.

Solidaritas yang Cuma Jadi Poster

Badan Pemenangan Pemilu DPD PSI Pemalang, Leni, terang-terangan mengaku kecewa dengan surat DPW PSI Jawa Tengah nomor 209/B/DPW-XIV/2025. Surat itu, yang ditujukan khusus ke Ketua DPD Mukhsinin, berisi undangan “Rapat Koordinasi Calon Ketua DPD Partai”. Masalahnya, menurut Leni, di balik surat itu sudah ada nama calon ketua pengganti—bahkan sebelum rapat digelar.

“Kami ini bicara solidaritas, tapi kenyataannya solidaritas hanya berhenti di spanduk,” keluh Leni.

Ketua DPD Pemalang, Mukhsinin, mencoba mencari tahu apa persoalan yang membuat kursinya terancam. Jawaban dari Antonius Yogo Prabowo, Ketua DPW PSI Jateng, justru bikin kening berkerut: “Tidak ada masalah, Mas, ini cuma instruksi.”

Dari PDI-P ke PSI, Jalan Pintas Jadi Ketua

Kekecewaan semakin memuncak ketika nama Sudarsono—eks PDI-P pecatan—tiba-tiba muncul sebagai calon pengganti Mukhsinin. “Kami membesarkan PSI Pemalang sejak 2023. Struktur DPC dibentuk, ranting-ranting dirawat, bahkan kami bersama lima partai lain memenangkan Pilkada Pemalang. Tapi tiba-tiba datang ‘orang baru’ yang entah kemana kakinya saat pemilu lalu, langsung diproyeksikan jadi ketua,” ujar salah satu eks caleg DPR RI PSI dari Jateng X.

Agung, Sekretaris DPD PSI Pemalang, menambahkan bahwa kepemimpinan Mukhsinin justru selama ini transparan, bahkan soal keuangan partai. “Sekarang kami harus menelan pil pahit keputusan sepihak. Solidaritas, kuat, bijak, setia—semua itu kayak jargon kosong,” ucapnya getir.

WA Duluan, Surat Belakangan

Yang bikin makin aneh, menurut Agung, Sudarsono sudah lebih dulu mengirim pesan WhatsApp soal dirinya akan menggantikan posisi Ketua DPD PSI Pemalang pada 19 Agustus 2025. Padahal, surat resmi DPW baru turun pada 25 Agustus 2025. “Jadi, ini partai terbuka apanya? WA duluan, surat belakangan. Semua sudah dipastikan sepihak,” sindirnya.

PSI Pemalang: Dari “Kuat, Bijak, Setia” Jadi “Rungkad, Kaget, Kecewa”

Bagi sebagian kader PSI Pemalang, keputusan ini lebih mirip manuver politik internal ketimbang semangat keterbukaan. Apa pun alasannya, mereka merasa kontribusi Mukhsinin dan pengurus lama seperti dilupakan begitu saja.

Jika dulu yel-yel PSI berbunyi lantang “Gajah… Kuat, Bijak, Setia!”, kini kader Pemalang mungkin lebih cocok bikin yel baru: “PSI… Rungkad, Kaget, Kecewa!”

Penulis : Andi Ramadhan | Editor : Irfan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Hari Purwanto Desak Aparat Usut Dugaan Fitnah terhadap Megawati, Minta Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

16 Juli 2026 - 22:20

Wasekjend Depinas SOKSI Nilai Serangan Deddy Sitorus ke Bahlil Cerminkan Kemunduran Etika Politik PDIP

15 Juli 2026 - 17:07

Aktivis 98 Agung Dekil: Komitmen Prabowo Berantas Korupsi Wujud Nyata Amanat Reformasi 1998

15 Juli 2026 - 15:02

Tak Cukup Mundur? Bandot DM Sebut Febrie Masih Sah Jadi Jampidsus karena Keppres Belum Dicabut

15 Juli 2026 - 11:37

Buntut Sidang Tipikor, Kadis SDABMBK Kabupaten Bekasi Dilaporkan ke KPK

14 Juli 2026 - 19:23

Trending di News