Menu

Mode Gelap
GOR Terpadu Kota Bekasi Rp121 M Diduga Bermasalah, NCW Lapor KPK Ngopi Nggak Harus Serius: MILKLAB Ajak Coffee Lovers Keliling Kafe sambil Joget dan Berburu Hadiah Gusi Berdarah Bisa Berkaitan dengan Penyakit Kronis, dari Diabetes hingga Jantung Rumah Kontrakan Bakal Dipajaki 2027, Pengamat Minta Pemerintah Tak Samakan dengan Properti Komersial Temuan Senjata di YHI-PP Bermula dari Ruangan Terkunci, Kuasa Hukum: Kunci Masih Dipegang IWD Iran Belum Buka Selat Hormuz, Ajukan 5 Syarat ke AS: Sanksi hingga Ganti Rugi Perang

News

UGM Angkat Tangan Soal Foto Ijazah Jokowi: “Tanya Pemiliknya Saja”

badge-check

UGM Angkat Tangan Soal Foto Ijazah Jokowi: “Tanya Pemiliknya Saja” Perbesar

PRABA INSIGHT- Cerita tentang ijazah Presiden Joko Widodo sepertinya nggak ada habisnya. Sejak beberapa waktu lalu, media sosial kembali ramai dengan beredarnya foto dokumen yang diklaim sebagai ijazah S1 Jokowi dari Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Netizen, seperti biasa, langsung berubah jadi “tim investigasi swadaya.” Ada yang bilang font-nya aneh, ada yang merasa tanda tangan kurang meyakinkan, sampai ada yang berani menuding dokumen itu palsu.

Menanggapi keributan itu, UGM akhirnya buka suara. Tapi alih-alih ikut sibuk membela atau menyalahkan, kampus ini justru memilih posisi aman: mereka tidak bertanggung jawab atas beredarnya foto-foto tersebut.

Ijazah sudah diserahkan sejak 1985

Rektor UGM, Ova Emilia, menjelaskan bahwa secara administrasi kampus punya catatan jelas: Jokowi pernah kuliah di Fakultas Kehutanan UGM, lulus, dan wisuda pada November 1985. Saat itu, ijazah asli sudah diserahkan langsung ke Jokowi.

“Artinya yang menjaga ijazah itu adalah yang bersangkutan,” kata Ova dalam video berjudul #UGMMENJAWAB Ijazah Joko Widodo di kanal YouTube resmi UGM.

Karena itu, UGM enggan mengomentari apakah foto-foto yang ramai di media sosial benar hasil jepretan ijazah asli atau cuma “editan kreatif” netizen. “Universitas tidak bertanggung jawab untuk itu,” tegasnya.

Ijazah cuma dicetak sekali

Dekan Fakultas Kehutanan UGM, Sigit Sunarta, menambahkan bahwa dokumen ijazah sarjana hanya dicetak satu kali. Kampus sendiri tidak menyimpan duplikatnya, melainkan hanya salinan data pendukung.

Dan kini, kata Sigit, semua dokumen terkait sudah dipegang pihak kepolisian untuk kepentingan penyelidikan. “Karena itu data pribadi, universitas tidak akan menyebarkan ke mana pun,” jelasnya.

Kalau mau tahu, tanyakan langsung ke pemiliknya

Senada, Wakil Rektor UGM Wening Udasmoro juga menegaskan bahwa aturan hukum tidak memungkinkan kampus untuk menunjukkan dokumen pribadi, termasuk ijazah, kepada pihak ketiga.

Kalau ada yang ingin memastikan seseorang benar alumni UGM atau bukan, cara paling tepat menurut Wening adalah: ya pemilik ijazahnya sendiri yang menunjukkan.

“Jadi orang tersebut yang menunjukkan ijazah itu. Universitas tidak bisa memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak relevan,” kata Wening.

Analisis tipis-tipis

Dari penjelasan para pejabat UGM ini, intinya sederhana: kampus sudah menyerahkan ijazah ke Jokowi sejak 1985, urusan selanjutnya bukan tanggung jawab mereka. Foto-foto di medsos? Bukan urusan.

Jadi kalau masih penasaran, tampaknya bukan UGM yang perlu ditodong klarifikasi, melainkan pemilik sah ijazah itu sendiri: Joko Widodo.

Penulis : Deny Darmono | Editor : Ivan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

GOR Terpadu Kota Bekasi Rp121 M Diduga Bermasalah, NCW Lapor KPK

10 Agustus 2026 - 14:40

Temuan Senjata di YHI-PP Bermula dari Ruangan Terkunci, Kuasa Hukum: Kunci Masih Dipegang IWD

10 Agustus 2026 - 10:16

Jelang HUT RI ke- 81 Sekjen PATRA Ingatkan Ojol: Jangan Gampang Kepancing, Hormati Bulan Kemerdekaan

8 Agustus 2026 - 14:04

Diduga Provokasi Pedagang Pasar Baru Bekasi, Oknum W Dilaporkan ke Polisi

7 Agustus 2026 - 16:54

Dituduh Pakai Rekening Pribadi, Pengacara MSB Buka Suara Perihal Kasus Perumda Tirta Bhagasasi

5 Agustus 2026 - 17:05

Trending di News