Menu

Mode Gelap
Baznas Kota Bekasi Salurkan Rp 1,06 M Buat 1.761 Mustahik 3 Surpres Meluncur dari Istana ke DPR, Kursi Strategis Mulai Jadi Rebutan? GOR Terpadu Kota Bekasi Rp121 M Diduga Bermasalah, NCW Lapor KPK Ngopi Nggak Harus Serius: MILKLAB Ajak Coffee Lovers Keliling Kafe sambil Joget dan Berburu Hadiah Gusi Berdarah Bisa Berkaitan dengan Penyakit Kronis, dari Diabetes hingga Jantung Rumah Kontrakan Bakal Dipajaki 2027, Pengamat Minta Pemerintah Tak Samakan dengan Properti Komersial

Health

Povidone-Iodine 50 Tahun di Indonesia: Dari “Cairan Cokelat Sakti” sampai Jadi Kampanye Kesehatan Nasional

badge-check

Selama 50 tahun, Povidone-Iodine jadi cairan cokelat legendaris di kotak P3K keluarga Indonesia. Dari luka kecil anak sekolah sampai kebutuhan medis, inilah kisah antiseptik yang tak pernah lekang oleh waktu.(Foto:Istimewa) Perbesar

Selama 50 tahun, Povidone-Iodine jadi cairan cokelat legendaris di kotak P3K keluarga Indonesia. Dari luka kecil anak sekolah sampai kebutuhan medis, inilah kisah antiseptik yang tak pernah lekang oleh waktu.(Foto:Istimewa)

PRABA INSIGHT-Ada satu benda di kotak P3K rumah orang Indonesia yang hampir pasti nggak pernah absen: botol kecil berisi cairan cokelat pekat yang baunya khas dan bikin meringis saat menyentuh luka. Yup, itulah Povidone-Iodine. Selama 50 tahun terakhir, benda ini jadi semacam “penjaga keluarga” yang setia menemani dari generasi ke generasi.

Luka jatuh dari sepeda? Cairan cokelat. Jari kepotong waktu masak? Cairan cokelat. Bahkan di ruang medis pun, cairan ini tetap setia. Singkatnya: kalau ada luka, ada Povidone-Iodine.

Nah, di usia 50 tahun kehadirannya di Indonesia, iNova Pharmaceuticals meluncurkan kampanye “Unstoppable Stories”. Tujuannya? Merayakan semangat masyarakat Indonesia yang nggak pernah berhenti merawat kesehatan keluarganya. Bukan cuma nostalgia, tapi juga menghadirkan cerita inspiratif dari keluarga, tenaga kesehatan, sampai anak muda yang percaya bahwa perawatan sederhana di rumah bisa berdampak besar bagi hidup sehat.

Perayaan ini semakin lengkap dengan tayangan video perjalanan 50 tahun Povidone-Iodine di Indonesia, sesi edukasi kesehatan bareng dr. Gia Pratama, serta kolaborasi inspiratif bersama musisi Yura Yunita sebagai Campaign Ambassador.

Indonesia, Bukan Cuma Pasar tapi Inspirasi

Menurut Dan Spira, CEO iNova Pharmaceuticals, Indonesia bukan sekadar pasar penting, tapi juga sumber inspirasi.

“Semangat kolektif masyarakat Indonesia luar biasa. Dari ketangguhan sampai kepedulian. Kami berkomitmen menghadirkan produk yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Filomena Maiese, Chief Global Brands & Innovation Officer iNova, menambahkan bahwa rahasia umur panjang antiseptik ini adalah inovasi berbasis kebutuhan lokal.

“Solusi inovatif kami harus relevan dengan masyarakat Indonesia. Karena itu, kami memahami kesehatan masyarakat secara menyeluruh bukan cuma soal luka, tapi juga kesejahteraan jangka panjang,” jelasnya.

Di level lokal, Benyamin Wuisan, Country Head iNova Indonesia, menyebut bahwa kepercayaan masyarakat selama lima dekade jadi modal besar.

“Kami ingin lebih inklusif, lebih edukatif, tapi tetap mudah diakses. Masa depan kesehatan adalah era kolaborasi dan inovasi berkelanjutan,” ujarnya.

Kebiasaan Kecil, Dampak Besar

dr. Gia Pratama mengingatkan, Povidone-Iodine memang efektif melawan bakteri, virus, hingga jamur. Tapi kunci sebenarnya ada pada edukasi publik.

“Merawat luka sejak awal, menjaga kebersihan tubuh, mencegah infeksi kecil supaya tidak membesar. Hal sederhana ini kalau dilakukan konsisten bisa menyelamatkan banyak orang. Edukasi harus mudah dipahami dan bisa langsung dipraktikkan,” katanya.

Yura Yunita: Self-Care Itu Warisan

Sebagai Campaign Ambassador, Yura Yunita menyuntikkan perspektif generasi muda.

“Merawat diri itu bentuk cinta. Kalau tahu caranya, kita lebih percaya diri dan unstoppable. Kebiasaan sehat harus diwariskan, terutama buat perempuan muda agar merasa didukung dan dipahami,” tuturnya.

Penulis : Alma K | Editor : Irfan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Gusi Berdarah Bisa Berkaitan dengan Penyakit Kronis, dari Diabetes hingga Jantung

10 Agustus 2026 - 10:42

Operasi Plastik Makin Diminati, Dokter Ingatkan Jangan Asal Ikut Tren, Konsultasi Jadi Kuncinya

5 Agustus 2026 - 10:38

Menkes Budi Ungkap Ancaman Terbesar TNI-Polri Bukan Peluru, tetapi Stroke dan Penyakit Jantung

30 Juni 2026 - 19:57

HBTKVI Ungkap Ketimpangan Dokter BTKV dan Akses Layanan Jantung di Daerah 3T

17 Mei 2026 - 20:25

Tangan Kesemutan saat Naik Motor Bukan Sekadar Pegal, Bisa Jadi Alarm Saraf Kejepit

16 Mei 2026 - 20:13

Trending di Health