PRABAINSIGHT.COM – JAKARTA – Selama ini banyak orang mengira ancaman terbesar bagi anggota TNI dan Polri berasal dari medan tugas, seperti baku tembak atau serangan senjata tajam. Namun, data yang disampaikan Menteri Kesehatan menunjukkan kenyataan yang justru berbanding terbalik.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa penyebab kematian tertinggi di kalangan anggota TNI dan Polri bukan berasal dari aksi kriminal ataupun konflik bersenjata, melainkan penyakit tidak menular, terutama stroke dan penyakit jantung.
Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa ancaman kesehatan sering kali datang secara diam-diam dan berkembang tanpa gejala yang disadari.
Karena itu, Budi menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Menurutnya, deteksi dini menjadi langkah penting untuk menemukan faktor risiko sebelum berkembang menjadi penyakit yang lebih serius.
Selain mendorong masyarakat memanfaatkan layanan CKG, Budi juga mengimbau agar setiap orang menjaga kondisi tubuh dengan mengendalikan kadar lemak, gula darah, dan tekanan darah.
Langkah sederhana tersebut dinilai dapat menekan risiko munculnya penyakit tidak menular seperti stroke, penyakit jantung, hingga gangguan ginjal yang masih menjadi penyebab utama kematian di Indonesia.
Budi berharap semakin banyak masyarakat yang rutin memeriksakan kesehatannya sehingga penyakit dapat diketahui lebih awal. Dengan begitu, peluang hidup sehat meningkat dan harapan hidup masyarakat Indonesia dapat mencapai usia sekitar 74 tahun.











