PRABA INSIGHT – Urusan konsumsi bahan bakar itu ibarat hubungan: kalau boros, cepat bikin stres. Makanya, sebelum beli mobil terutama yang harganya bisa bikin Anda mempertimbangkan kembali tujuan hidup efisiensi BBM biasanya jadi salah satu hal yang dipikirkan matang-matang.
Apalagi harga BBM kita yang mood-nya labil, hari ini adem, besok naik, lusa bikin kaget.
Masalahnya, banyak pemilik mobil yang merasa mobilnya “boros,” padahal yang boros bukan mesinnya… tapi kebiasaan pengendaranya sendiri. Tanpa sadar, ada beberapa gaya mengemudi yang pelan-pelan menguras bensin sekaligus menguras kesabaran hidup. Padahal kalau mau sedikit mengubah kebiasaan, konsumsi BBM bisa lebih irit dan dompet ikut tenang.
Menurut laman Suzuki, inilah tiga kebiasaan yang sering dilakukan pengemudi Indonesia dan bikin bensin lari lebih cepat daripada gaji saat tanggal tua.
1. Hobi Pindah Jalur Kayak Main Game Racing
Di kota besar, terutama Jabodetabek, pindah jalur itu sudah jadi semacam olahraga nasional. Banyak yang yakin: “Ah, kalau pindah jalur pasti lebih cepat.”
Padahal kenyataannya? Yang cepat justru bensin Anda habis.
Setiap kali pindah jalur, pengemudi biasanya memainkan pedal gas dan rem secara bergantian. Kombinasi ini membuat BBM lebih banyak terbakar dan bikin mesin serta rem lebih cepat lelah.
Jadi kalau merasa mobil boros padahal tiap lima menit pindah jalur… ya itu dia jawabannya.
2. Bawa Penumpang dan Barang Seolah Mobil Punya Kekuatan Super
Ini kebiasaan klasik: mobil tujuh penumpang diisi sembilan orang, barang bawaan sampai bikin bagasi tidak kelihatan bentuknya. Padahal makin berat beban mobil, makin kencang mesin menjerit minta minum bensin.
Intinya sederhana: semakin berat beban, semakin boros BBM. Mobil itu bukan truk pindahan, jadi jangan dipaksa kerja rodi.
3. Ban Kempes Tapi Tetap Dipaksa Jalan
Kondisi jalan di Indonesia yang berlubang kadang membuat tekanan ban cepat berkurang. Ban yang kurang angin membuat tarikan mobil berat, dan itu artinya mesin harus bekerja keras.
Mesin bekerja keras = bensin ikut menetes lebih cepat.
Selain bikin boros, ban kurang angin juga mengurangi kenyamanan dan meningkatkan risiko pecah ban. Jadi jangan malas cek tekanan udara ban, ya.
Kalau selama ini Anda merasa mobil boros, bisa jadi bukan mobilnya yang salah—tapi kebiasaan mengemudi Anda yang perlu sedikit “diceramahi.” Hindari tiga kebiasaan di atas dan lihat bagaimana konsumsi BBM bisa jadi lebih masuk akal. Dompet aman, hati tentram, dan mobil pun lebih panjang umur. (Van)











