Menu

Mode Gelap
Ngopi Nggak Harus Serius: MILKLAB Ajak Coffee Lovers Keliling Kafe sambil Joget dan Berburu Hadiah Gusi Berdarah Bisa Berkaitan dengan Penyakit Kronis, dari Diabetes hingga Jantung Rumah Kontrakan Bakal Dipajaki 2027, Pengamat Minta Pemerintah Tak Samakan dengan Properti Komersial Temuan Senjata di YHI-PP Bermula dari Ruangan Terkunci, Kuasa Hukum: Kunci Masih Dipegang IWD Iran Belum Buka Selat Hormuz, Ajukan 5 Syarat ke AS: Sanksi hingga Ganti Rugi Perang Jelang HUT RI ke- 81 Sekjen PATRA Ingatkan Ojol: Jangan Gampang Kepancing, Hormati Bulan Kemerdekaan

Regional

Viral Bupati Bireuen Bahas Sawit Saat Meninjau Banjir, Warganet Geram

badge-check

Video Bupati Bireuen Mukhlis Takabeya yang membahas sawit saat meninjau banjir viral dan menuai kritik warganet. Pernyataan itu dinilai tidak empatik terhadap warga terdampak.(Istimewa) Perbesar

Video Bupati Bireuen Mukhlis Takabeya yang membahas sawit saat meninjau banjir viral dan menuai kritik warganet. Pernyataan itu dinilai tidak empatik terhadap warga terdampak.(Istimewa)

PRABA INSIGHT – ACEH – Ada video yang belakangan ini sukses membuat warganet mendadak hipertensi tanpa perlu garam tambahan. Isinya? Sebuah momen istimewa ketika Bupati Bireuen, Mukhlis Takabeya, melakukan kunjungan banjir yang entah kenapa malah berubah seperti open house peluang investasi perkebunan.

Dalam video yang diunggah akun @pembasmi.kehaluan, Bupati Mukhlis terlihat didampingi Kapolres Bireuen, sedang menatap tanah pascabanjir dengan ekspresi ilmuwan yang baru nemuin planet baru. Warga sih berharap beliau bakal bilang, “Cepet kirim bantuan! Evakuasi warga! Perbaiki tanggul!” pokoknya kalimat-kalimat yang biasanya keluar dari pejabat saat kamera menyala.

Tapi tidak, saudara-saudara.

Pak Bupati justru memegang tanah berlumpur itu dengan takzim lalu berujar,

“Halus sekali tanahnya, ini paling bagus tanam sawit. Sawit ini kayak pohon rumbia, akarnya bagus menyerap.”

Kalimat yang mungkin maksudnya analisis tanah, tapi terdengar seperti brosur pengembang kebun sawit yang kebetulan tersesat di lokasi bencana. Warga masih sibuk menyelamatkan kasur, sementara Bupati sudah membayangkan hamparan sawit hijau yang menguntungkan.

Tidak heran ucapan “visioner” ini langsung panen komentar pedas dari warganet yang kalau sudah ngamuk, algoritma pun ikut bergetar.

Beberapa komentar bahkan naik level dari nyinyir menjadi stand-up comedy:

  • Ide Reboisasi Ekstrem: “Bapa aja yang di tanam mau? Lebih bagus malah kalo bapa di tanam,” tulis @khlf*****, menawarkan alternatif penghijauan yang… ya begitulah.
  • Prediksi Firaun Mode: “Gaya bicara dan gaya tangannya… aura Fir’aun banget,” kata angga*****.
  • Kamus Ekonomi Bencana: “Bencana = Cuan nih. Tanam pak, biar rumahmu penuh uang. Hatinya isinya uang semuaaa,” komentar @snow.mar***** yang sepertinya sudah ahli membaca niat pejabat.

Sampai saat ini, belum ada klarifikasi resmi dari Pak Bupati apakah ucapannya itu sekadar refleks, analisis agronomi spontan, atau justru kode keras untuk masa depan alih fungsi lahan.

Yang jelas: warga Bireuen butuh sembako, selimut, dan bantuan nyata. Bukan bibit sawit, bukan brosur perkebunan, apalagi seminar motivasi investasi sawit di tengah banjir.


Penulis : Ristanto | Editor : Ivan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Diduga Provokasi Pedagang Pasar Baru Bekasi, Oknum W Dilaporkan ke Polisi

7 Agustus 2026 - 16:54

Dituduh Pakai Rekening Pribadi, Pengacara MSB Buka Suara Perihal Kasus Perumda Tirta Bhagasasi

5 Agustus 2026 - 17:05

Deni Muhammad Ali Ditunjuk Jadi Ketua Panitia Muaythai Porprov Jabar 2026

3 Agustus 2026 - 21:40

Perumda Tirta Bhagasasi Kena ‘Stroke Berat’, Utang Naik Laba Anjlok

3 Agustus 2026 - 14:52

SOMASI Minta Kapolres Baru Kota Bekasi Buka Ruang Dialog dengan Warga

1 Agustus 2026 - 13:17

Trending di News