Menu

Mode Gelap
Jelang HUT RI ke- 81 Sekjen PATRA Ingatkan Ojol: Jangan Gampang Kepancing, Hormati Bulan Kemerdekaan Sudah Unggul, Malah Pulang Kampung: Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026 usai Ditahan Singapura 1-1 Rumor Jay Idzes Dibidik PSG Bikin Suporter Sassuolo Waswas: Tak Mau Kehilangan Bek Andalan Chat WhatsApp Terakhir Terduga Mutilasi Depok Terungkap, Sehari Kemudian Resign dari Tempat Kerja Isu Kapolri Diganti Keburu Berlari, Istana Malah Bilang: Surpresnya Saja Belum Ada Pasien BPJS Meninggal, Deretan Dokter yang Sempat Mencibir Kini Ramai-Ramai Minta Maaf

Crime

Polisi Tangkap TNI Gadungan yang Tipu 16 Perempuan Bersuami Lewat Facebook

badge-check

Polisi menangkap pria yang mengaku TNI AL dan menipu 16 perempuan bersuami lewat Facebook. Modusnya berujung di hotel hingga korban kehilangan barang berharga.(Istimewa) Perbesar

Polisi menangkap pria yang mengaku TNI AL dan menipu 16 perempuan bersuami lewat Facebook. Modusnya berujung di hotel hingga korban kehilangan barang berharga.(Istimewa)

PRABA INSIGHT- MOJOKERTO – Facebook memang tempat yang ajaib. Di sana, siapa pun bisa jadi siapa saja. Termasuk Eko Tugas Saputra (33), seorang satpam pabrik yang sukses menjelma jadi anggota TNI AL setidaknya di layar ponsel para korbannya.

Dengan modal akun Facebook palsu dan foto orang lain yang diambil dari media sosial, Eko menjalankan peran sebagai prajurit laut. Hasilnya lumayan mencengangkan: 16 perempuan berhasil ditipu. Bukan cuma perasaan, tapi juga harta benda.

Aksi Eko akhirnya terhenti setelah polisi menangkapnya di rumahnya di wilayah Gresik. Penangkapan dilakukan oleh jajaran Polres Mojokerto, Jawa Timur, usai menerima laporan dari salah satu korban yang ditinggal di kamar hotel setelah ditiduri pelaku.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Muhammad Sholihin Fery, menjelaskan bahwa pelaku merupakan warga Dusun Sumombito, Desa Sumombito, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik.

“Pelaku keseharian bekerja sebagai seorang satpam di sebuah pabrik di wilayah Kabupaten Gresik,” ujar Sholihin, seperti dikutip dari keterangan pers.

Menurut polisi, modus Eko terbilang klasik tapi tetap laku. Berawal dari perkenalan di Facebook, pelaku lalu meminta nomor telepon korban. Setelah komunikasi dirasa cukup intens, ia mengajak bertemu langsung.

“Jadi dia mengaku sebagai anggota TNI AL. Dari perkenalan FB, pelaku ini minta nomor telepon. Dari itu kemudian mengajak korbannya untuk bertemu darat. Rata-rata korbannya adalah wanita yang sudah memiliki suami,” kata Fery.

Pertemuan darat itu biasanya diawali dengan jalan-jalan menggunakan mobil rental. Tujuannya satu: berakhir di kamar hotel. Dengan berbagai bujuk rayu, para korban akhirnya tak kuasa menolak ajakan pelaku untuk berhubungan badan.

“Mayoritas, wanita yang menjadi korban pelaku, sudah diajak hubungan badan. Dari pengakuan pelaku, sampai saat ini sudah sekitar 16 orang yang menjadi korbannya. Pelaku ini juga mengambil benda-benda korban,” ungkap Fery.

Masalahnya tak berhenti di situ. Setelah mendapatkan kepercayaan korban, Eko mulai menjalankan aksi pamungkasnya: menguras barang berharga. Modusnya pun tergolong nyeleneh.

Pelaku berdalih bahwa perhiasan yang dikenakan korban memiliki aura buruk. Anehnya, dalih spiritual dadakan itu dipercaya. Korban pun menurut saat perhiasan dilepaskan satu per satu.

“Setelah berhasil melepas semua perhiasan, pelaku kemudian menyuruh korban untuk membelikan minuman di minimarket yang tak jauh dari hotel. Saat korban pergi, pelaku kemudian kabur membawa seluruh benda berharga korban,” tutur Fery.

Kini, Eko harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia dijerat Pasal 378 KUHP tentang penipuan dan Pasal 372 KUHP tentang penggelapan, dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara.

Pelajaran pentingnya sederhana: di media sosial, seragam bisa palsu, pangkat bisa karangan, dan yang benar-benar nyata biasanya cuma niat nipunya.


Penulis : Ristanto | Editor : Ivan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Chat WhatsApp Terakhir Terduga Mutilasi Depok Terungkap, Sehari Kemudian Resign dari Tempat Kerja

7 Agustus 2026 - 20:39

Bau Busuk yang Dikira Bangkai Hewan Ternyata Jenazah Pria Tanpa Kepala, Warga Depok Syok Bukan Main

4 Agustus 2026 - 22:43

Lapor Hilang ke Polisi Disebut “Sudah Dewasa”, Feni Ere Akhirnya Ditemukan Tinggal Tulang Belulang

31 Juli 2026 - 18:05

Pilot Malaysia Airlines Jadi Tersangka, Bawa 25,1 Kg Ekstasi dan Sabu ke Soekarno-Hatta

31 Juli 2026 - 15:23

16 Kali Kemalingan Ayam, Kini Suami dan Anak Pemilik Ditahan Usai Kasus Maling Tewas di Tabanan

30 Juli 2026 - 16:04

Trending di Crime