PRABA INSIGHT – TECH – Menjelang akhir 2025, Apple seperti sedang memberi ujian iman kepada para warganet yang hobinya nambah “wishlist” tapi pura-pura kuat saat lihat harga. iPhone Air si ponsel tipis bak wafer premium tiba-tiba mengalami penyesuaian harga yang lumayan bikin jantung pengguna Android sedikit berdebar.
Pantauan di laman iBox, Senin (29/12), semua varian iPhone Air turun harga sampai sekitar Rp3,25 juta. Dari yang awalnya nongkrong di angka Rp21 jutaan saat pre-order Oktober lalu, sekarang banderolnya turun ke kisaran Rp17,9 juta. Bukan murah tentu, tapi setidaknya sudah tidak setinggi impian menikahi idol K-Pop.
Berikut daftar harga terbaru iPhone Air di iBox (per 28 Desember):
- 256 GB — Rp17.999.000 (turun Rp3.250.000 dari Rp21.249.000)
- 512 GB — Rp22.749.000 (turun Rp3.250.000 dari Rp25.999.000)
- 1 TB — Rp26.999.000 (turun Rp3.250.000 dari Rp30.249.000)
Pertanyaannya:
Ini tanda waktu paling aman untuk checkout, atau justru peringatan dari semesta agar sabar sedikit lebih lama sampai diskon makin miring?
Ah ya, dilema rakyat gadget.
Tipis, Ringan, dan Tetap Flagship: Bukan Ponsel untuk Kantong Depan Celana Ketat
Meski harganya turun lumayan, spesifikasi iPhone Air tetap berada di kasta flagship yang artinya, masih cocok untuk mereka yang ingin terlihat “produktif”, padahal lebih sering buka kamera dan catatan belanja.
Dari segi desain, iPhone Air datang dengan:
- Ketebalan cuma sekitar 5,6 mm, salah satu yang tertipis di lini iPhone
- Dimensi 156,2 x 74,7 x 5,64 mm
- Bobot sekitar 165 gram, ringan, tapi jangan sampai ketinggalan di kursi kafe
- Material titanium (biar tangan terasa mahal)
- Warna: Space Black, Cloud White, Light Gold, Sky Blue
Layarnya pakai:
- Super Retina XDR OLED 6,5 inci
- Resolusi 2736 × 1260 piksel
- ProMotion 120 Hz + Always-On Display
- Kecerahan puncak sampai 3.000 nits (cocok untuk scrolling di terik matahari… demi memantau diskon)
- Pelindung Ceramic Shield 2
- Dynamic Island dengan kamera depan 18 MP
Singkatnya: tipis, terang, kencang, dan cukup futuristik untuk bikin ponsel lama terlihat seperti “HP darurat”.
Kamera 48 MP & Chipset A19 Pro: Cocok untuk Konten, Bukan untuk Menghindari Mantan
Untuk urusan kamera:
- Kamera utama 48 MP (f/1.6) dengan OIS
- Mode foto 24 MP & 48 MP
- Sistem Fusion 48 MP
- Kamera depan 18 MP dengan Center Stage
Kalau dipakai foto makanan, hasilnya pasti terlihat mahal meski mie instan sekalipun.
Di sektor performa:
- Chipset Apple A19 Pro (3 nm)
- CPU 6-core, GPU 5-core
- Neural Engine 16-core
- RAM 12 GB
- Penyimpanan: 256 GB / 512 GB / 1 TB
Baterai diklaim tahan:
- Hingga 27 jam pemutaran video
- Fast charging 20 W via USB-C
- MagSafe & Qi2 siap membantu
- 5G, Dual SIM, NFC, UWB, IP68 — lengkap seperti CV anak startup
Lalu ada juga fitur Apple Intelligence seperti:
- Image Playground
- Image Wand
- Genmoji
- Writing Tools
- Photo Eraser
Cocok untuk mereka yang suka menghapus objek di foto… termasuk kenangan.
Sudah Turun Harga, Tapi Rumor Penerusnya Sudah Muncul
Belum juga lama beredar, rumor soal iPhone Air generasi berikutnya sudah mampir. Menurut bocoran analis teknologi, Apple disebut menyiapkan versi 2026 dengan:
- Bodi tetap super-tipis
- Layar 6,5 inci
- Kamera ganda (48 MP + sensor tambahan)
- Chip generasi baru (A20 / A20 Pro)
Artinya, pengguna sekarang dihadapkan pada pilihan klasik:
beli sekarang karena harganya lagi turun
atau
tahan dulu karena sebentar lagi ada “yang lebih baru”
Tidak ada jawaban benar hanya ada kejujuran pada kondisi rekening.
Pada akhirnya, iPhone Air tetaplah iPhone: turun harga sedikit, tapi naik level rasa ingin memiliki. Kalau kamu sudah mulai membuka tab marketplace… berarti diskon ini bekerja dengan baik.











