Menu

Mode Gelap
3 Surpres Meluncur dari Istana ke DPR, Kursi Strategis Mulai Jadi Rebutan? GOR Terpadu Kota Bekasi Rp121 M Diduga Bermasalah, NCW Lapor KPK Ngopi Nggak Harus Serius: MILKLAB Ajak Coffee Lovers Keliling Kafe sambil Joget dan Berburu Hadiah Gusi Berdarah Bisa Berkaitan dengan Penyakit Kronis, dari Diabetes hingga Jantung Rumah Kontrakan Bakal Dipajaki 2027, Pengamat Minta Pemerintah Tak Samakan dengan Properti Komersial Temuan Senjata di YHI-PP Bermula dari Ruangan Terkunci, Kuasa Hukum: Kunci Masih Dipegang IWD

Ekonomi

Prabowo Kumpulkan “Tim Ekonomi Inti” di Istana, Bahas Apa? Rupiah Melemah, Jawabannya Masih Misteri

badge-check

Prabowo kumpulkan KSSK di Istana saat rupiah melemah. Purbaya dan Airlangga irit bicara, pembahasan rapat masih jadi tanda tanya. Perbesar

Prabowo kumpulkan KSSK di Istana saat rupiah melemah. Purbaya dan Airlangga irit bicara, pembahasan rapat masih jadi tanda tanya.

PRABAINSIGHT.COM – JAKARTA – Kalau Istana mendadak ramai oleh para petinggi ekonomi, biasanya ada dua kemungkinan: lagi bahas sesuatu yang serius, atau lagi bahas sesuatu yang sangat serius tapi belum mau dibocorkan.

Selasa (5/5/2026), Prabowo Subianto memanggil jajaran Komite Stabilitas Sistem Keuangan ke Istana Kepresidenan Jakarta. Ini bukan kumpulan biasa isinya orang-orang yang kalau bicara soal ekonomi, dampaknya bisa sampai ke isi dompet rakyat.

Yang hadir bukan kaleng-kaleng: ada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Ketua Otoritas Jasa Keuangan Friderica Widyasari Dewi, hingga Ketua Lembaga Penjamin Simpanan Anggito Abimanyu. Jangan lupa juga Airlangga Hartarto yang hampir selalu ada di setiap episode ekonomi nasional.

Tapi lucunya, ketika ditanya: “Ini lagi bahas apa sih?”—jawabannya justru terasa seperti lagi main tebak-tebakan.

“Belum tahu saya, saya tadi diskusi masalah ekonomi kan. Tanya BI lah. Kalau kita apa? (Pertumbuhan ekonomi) 5,61 persen,” kata Purbaya kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Kalau diterjemahkan secara santai: iya, ini rapat penting, tapi jangan tanya saya detailnya sekarang.

Soal rupiah yang belakangan agak letoy terhadap dolar AS, Purbaya juga seperti melempar bola ke lapangan sebelah dalam hal ini, ke bank sentral.

“Kalau saya pikir begini, dengan fondasi ekonomi yang bagus, nggak terlalu sulit memperbaiki nilai tukar. Tapi itu bukan kerjaan saya, kerjaan Bank Sentral. Nanti Bank Sentral akan menjelaskan gimana cara memperbaikinya,” katanya.

Artinya? Secara teori optimistis, secara teknis… silakan tanya Bank Indonesia.

Sementara itu, Airlangga memilih jalur yang lebih hemat kata atau mungkin lebih tepat disebut irit bocoran.

“Nanti ada beberapa yang dibahas tadi sudah kita bahas. Nanti aja,” ucap Airlangga.

Kalimat yang secara halus bisa diartikan: iya ada yang dibahas, tapi belum waktunya kamu tahu.

Selain nama-nama tadi, rapat ini juga dihadiri sejumlah tokoh penting lain seperti Agus Harimurti Yudhoyono, Zulkifli Hasan, Amran Sulaiman, Bahlil Lahadalia, hingga Rosan Perkasa Roeslani. Daftarnya panjang, yang artinya: ini bukan rapat biasa.

Di tengah situasi rupiah yang lagi banyak diperbincangkan, publik tentu berharap ada kejelasan. Tapi untuk sekarang, yang tersedia baru potongan-potongan pernyataan sisanya masih disimpan rapat-rapat di balik pintu Istana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Rumah Kontrakan Bakal Dipajaki 2027, Pengamat Minta Pemerintah Tak Samakan dengan Properti Komersial

10 Agustus 2026 - 10:27

Isu Kapolri Diganti Keburu Berlari, Istana Malah Bilang: Surpresnya Saja Belum Ada

7 Agustus 2026 - 18:14

Pasien BPJS Meninggal, Deretan Dokter yang Sempat Mencibir Kini Ramai-Ramai Minta Maaf

7 Agustus 2026 - 17:48

JakOne Mobile Bikin Bank Jakarta Panen Penghargaan, Bukti Transformasi Digital Bukan Sekadar Gimmick

4 Agustus 2026 - 11:11

Pemerintah Resmi Ubah Status Ojol Jadi Pelaku UMKM, Perpres Masuki Tahap Final

21 Juli 2026 - 18:33

Trending di Ekonomi