Menu

Mode Gelap
Teror Jam 1 Pagi: Driver Ojol Menyelamatkanku dari Sosok yang Merangkak Naik ke Balkon Rumah Driver Legend Indonesia Dukung Polisi Tangkap Pelaku Tragedi Matraman, Tegaskan Jangan Sebar Rasisme Gianni Infantino Dilaporkan Hadapi Tudingan “Suap” Terkait Rencana Penjualan Saham Piala Dunia FIFA 16 Kali Kemalingan Ayam, Kini Suami dan Anak Pemilik Ditahan Usai Kasus Maling Tewas di Tabanan Heboh! Foto Brand Malaysia Diduga Muncul di Indonesia.travel, Warganet Minta Pemerintah Beri Klarifikasi Roy Riady Pindah ke Lampung, Sumsel Kehilangan Jaksa yang Katanya Masih Mau Duduk Bareng Aktivis

Internasional

Gianni Infantino Dilaporkan Hadapi Tudingan “Suap” Terkait Rencana Penjualan Saham Piala Dunia FIFA

badge-check

Presiden FIFA Gianni Infantino dilaporkan mengirim surat kepada 211 federasi anggota terkait rencana penjualan sebagian saham komersial Piala Dunia. Federasi pendukung disebut berpeluang menerima dana hingga US$40 juta. Perbesar

Presiden FIFA Gianni Infantino dilaporkan mengirim surat kepada 211 federasi anggota terkait rencana penjualan sebagian saham komersial Piala Dunia. Federasi pendukung disebut berpeluang menerima dana hingga US$40 juta.

PRABAINSIGHT.COM – Dunia sepak bola kembali diramaikan isu yang tak berkaitan dengan gol maupun trofi. Kali ini, sorotan mengarah ke Presiden FIFA, Gianni Infantino, yang dilaporkan mengirim surat kepada seluruh 211 asosiasi anggota FIFA terkait rencana pembentukan entitas bisnis baru untuk mengelola sebagian nilai komersial Piala Dunia.

Laporan tersebut pertama kali diungkap jurnalis The Times, Martyn Ziegler. Dalam laporannya disebutkan bahwa setiap federasi anggota diberi tenggat hingga 19 September 2026 untuk menyampaikan sikap terhadap proposal tersebut.

Rencana yang dibahas disebut melibatkan pembentukan perusahaan baru, seperti FIFA Forward Enterprise, yang membuka peluang masuknya investor swasta ke dalam pengelolaan sebagian aset komersial Piala Dunia.

Federasi yang Mendukung Disebut Berpeluang Mendapat Dana Lebih Besar

Berdasarkan laporan tersebut, asosiasi anggota yang menyetujui proposal itu disebut akan memperoleh paket pendanaan sekitar US$40 juta atau setara lebih dari Rp650 miliar per federasi.

Sementara itu, federasi yang tidak mendukung rencana tersebut dikabarkan hanya akan menerima pendanaan sekitar US$10 juta.

Perbedaan nilai bantuan itu langsung menjadi perhatian publik sepak bola internasional karena dinilai dapat memengaruhi keputusan asosiasi anggota dalam memberikan suara terhadap proposal yang diajukan FIFA.

Tuai Kritik, Disebut Mirip “Suap Terang-terangan”

Tak sedikit pengamat maupun warganet yang mempertanyakan mekanisme tersebut. Kritik bermunculan karena adanya perbedaan besaran pendanaan antara federasi yang mendukung dan yang menolak proposal.

Sebagian pihak bahkan menyebut skema tersebut sebagai bentuk “suap terang-terangan”, meski istilah itu merupakan kritik yang berkembang di ruang publik dan bukan pernyataan resmi FIFA.

Di sisi lain, belum ada penjelasan resmi dari FIFA mengenai isi surat yang dilaporkan telah dikirim kepada seluruh asosiasi anggota tersebut maupun alasan di balik perbedaan nilai pendanaan yang disebutkan dalam laporan.

Masih Menunggu Pernyataan Resmi FIFA

Hingga kini, FIFA belum mengeluarkan keterangan resmi yang mengonfirmasi isi laporan tersebut.

Karena itu, informasi mengenai rencana penjualan sebagian saham atau hak komersial Piala Dunia melalui entitas baru masih merujuk pada laporan media internasional dan belum dapat dipastikan sebagai kebijakan final.

Apabila benar direalisasikan, langkah tersebut berpotensi menjadi salah satu perubahan terbesar dalam tata kelola komersial Piala Dunia dan diperkirakan akan memicu perdebatan panjang di kalangan federasi sepak bola dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Heboh! Shin Tae Yong Kena Sanksi Dilarang Melatih Sepak Bola Selama 10 Tahun, Begini Nasibnya di Persija

24 Juli 2026 - 13:32

Foto Juara Spanyol Diduga Hapus Donald Trump? Internet Langsung Sibuk Jadi Ahli Forensik Digital

21 Juli 2026 - 19:29

Spanyol Akui Palestina, Sikap Tegas Pedro Sánchez Picu Ketegangan dengan Israel

20 Juli 2026 - 20:13

Spanyol Juara Piala Dunia 2026! Ferran Torres Tutup Kisah Indah La Furia Roja, Argentina Pulang dengan Luka

20 Juli 2026 - 05:24

Final Piala Dunia 2026: Ketika Spanyol Datang Membawa Taktik, Argentina Membawa Messi dan Segala Kemungkinan

19 Juli 2026 - 13:15

Trending di Sport