Menu

Breaking News

Internasional

Gianni Infantino Dilaporkan Hadapi Tudingan “Suap” Terkait Rencana Penjualan Saham Piala Dunia FIFA

badge-check

Presiden FIFA Gianni Infantino dilaporkan mengirim surat kepada 211 federasi anggota terkait rencana penjualan sebagian saham komersial Piala Dunia. Federasi pendukung disebut berpeluang menerima dana hingga US$40 juta. Perbesar

Presiden FIFA Gianni Infantino dilaporkan mengirim surat kepada 211 federasi anggota terkait rencana penjualan sebagian saham komersial Piala Dunia. Federasi pendukung disebut berpeluang menerima dana hingga US$40 juta.

PRABAINSIGHT.COM – Dunia sepak bola kembali diramaikan isu yang tak berkaitan dengan gol maupun trofi. Kali ini, sorotan mengarah ke Presiden FIFA, Gianni Infantino, yang dilaporkan mengirim surat kepada seluruh 211 asosiasi anggota FIFA terkait rencana pembentukan entitas bisnis baru untuk mengelola sebagian nilai komersial Piala Dunia.

Laporan tersebut pertama kali diungkap jurnalis The Times, Martyn Ziegler. Dalam laporannya disebutkan bahwa setiap federasi anggota diberi tenggat hingga 19 September 2026 untuk menyampaikan sikap terhadap proposal tersebut.

Rencana yang dibahas disebut melibatkan pembentukan perusahaan baru, seperti FIFA Forward Enterprise, yang membuka peluang masuknya investor swasta ke dalam pengelolaan sebagian aset komersial Piala Dunia.

Federasi yang Mendukung Disebut Berpeluang Mendapat Dana Lebih Besar

Berdasarkan laporan tersebut, asosiasi anggota yang menyetujui proposal itu disebut akan memperoleh paket pendanaan sekitar US$40 juta atau setara lebih dari Rp650 miliar per federasi.

Sementara itu, federasi yang tidak mendukung rencana tersebut dikabarkan hanya akan menerima pendanaan sekitar US$10 juta.

Perbedaan nilai bantuan itu langsung menjadi perhatian publik sepak bola internasional karena dinilai dapat memengaruhi keputusan asosiasi anggota dalam memberikan suara terhadap proposal yang diajukan FIFA.

Tuai Kritik, Disebut Mirip “Suap Terang-terangan”

Tak sedikit pengamat maupun warganet yang mempertanyakan mekanisme tersebut. Kritik bermunculan karena adanya perbedaan besaran pendanaan antara federasi yang mendukung dan yang menolak proposal.

Sebagian pihak bahkan menyebut skema tersebut sebagai bentuk “suap terang-terangan”, meski istilah itu merupakan kritik yang berkembang di ruang publik dan bukan pernyataan resmi FIFA.

Di sisi lain, belum ada penjelasan resmi dari FIFA mengenai isi surat yang dilaporkan telah dikirim kepada seluruh asosiasi anggota tersebut maupun alasan di balik perbedaan nilai pendanaan yang disebutkan dalam laporan.

Masih Menunggu Pernyataan Resmi FIFA

Hingga kini, FIFA belum mengeluarkan keterangan resmi yang mengonfirmasi isi laporan tersebut.

Karena itu, informasi mengenai rencana penjualan sebagian saham atau hak komersial Piala Dunia melalui entitas baru masih merujuk pada laporan media internasional dan belum dapat dipastikan sebagai kebijakan final.

Apabila benar direalisasikan, langkah tersebut berpotensi menjadi salah satu perubahan terbesar dalam tata kelola komersial Piala Dunia dan diperkirakan akan memicu perdebatan panjang di kalangan federasi sepak bola dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Ketika Sepatu Perempuan Menolak Dilema: Mau Stylish atau Nyaman?

7 Sep 2026 - 19:25 WIB

Ketika Sepatu Perempuan Menolak Dilema: Mau Stylish atau Nyaman?

PAPARAJI FC Tembus Semifinal 165 Cup HKBP, Singkirkan IAS FC 2-1

7 Sep 2026 - 18:06 WIB

PAPARAJI FC Tembus Semifinal 165 Cup HKBP, Singkirkan IAS FC 2-1

Timnas U-20 Indonesia Bungkam Australia 2-0, Garuda Muda Juara Grup H dan Lolos Piala Asia U-20 2027

6 Sep 2026 - 20:28 WIB

Timnas U-20 Indonesia Bungkam Australia 2-0, Garuda Muda Juara Grup H dan Lolos Piala Asia U-20 2027

Garmin-PBESI Punya Jurus Baru, Kondisi Timnas Esports Dipantau Jelang Kejar Emas Asian Games 2026

1 Sep 2026 - 16:19 WIB

Garmin-PBESI Punya Jurus Baru, Kondisi Timnas Esports Dipantau Jelang Kejar Emas Asian Games 2026

Adu Gengsi di P2 Futsal Tournament 2026 Bogor, SDN Sinbar 3 Melaju ke 8 Besar

26 Agu 2026 - 10:23 WIB

Adu Gengsi di P2 Futsal Tournament 2026 Bogor, SDN Sinbar 3 Melaju ke 8 Besar
Trending di Sport