PRABAINSIGHT.COM, BEKASI – Penataan kawasan Pasar Baru Kota Bekasi, bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) terdampak relokasi Jalan M. Yamin dan Jalan Ir. H. Juanda memasuki babak baru.
Menjawab desakan DPRD Kota Bekasi dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan inspeksi mendadak (sidak), BUMD PT Mitra Patriot (PTMP) resmi menggratiskan uang sewa kios, di masa awal kepindahan pedagang.
Skema insentif ini disiapkan pengelola untuk meringankan beban ekonomi para PKL di masa transisi, sekaligus membuktikan kesiapan fasilitas Blok II Pasar Baru.
Direktur Utama PT Mitra Patriot, David Rahardja, menegaskan bahwa seluruh titik penampungan bagi ratusan pedagang di area pasar sudah siap beroperasi.
“Tempat untuk relokasi PKL M. Yamin di Blok II Pasar Baru sudah sangat siap. Kami memahami saat ini adalah masa transisi, sehingga untuk satu bulan pertama para pedagang tidak akan dikenakan biaya sewa agar tidak memberatkan mereka,” ujar David, Jumat (4/9/2026).
David menambahkan, apabila ada pedagang yang terlanjur menyetorkan uang sewa untuk periode September, dana tersebut dipastikan tidak hangus dan langsung dialokasikan untuk pembayaran bulan berikutnya.
Kebut Perbaikan Fasilitas dan Tambah Blower
Selain jaminan bebas biaya sewa di bulan pertama, PTMP pasang badan merespons catatan kritis Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi dan Ketua Komisi III, Arif Rahman Hakim, terkait minimnya kenyamanan gedung.
Guna memanjakan pedagang dan pengunjung, manajemen siap membenahi sirkulasi udara, serta penambahan penerangan di area basement maupun rooftop.
“Poin dari sidak tadi sudah kami tampung. Nanti kita akan tambahkan blower (exhaust fan) dan penerangan agar pedagang dan pembeli nyaman. Bahkan, menindaklanjuti masukan dewan, PTMP juga siap membantu mengganti karpet masjid di Pasar Baru,” tutur David.
Komitmen pembenahan fisik dan pembebasan iuran sewa ini, menjadi respons atas ultimatum satu minggu yang dilayangkan DPRD Kota Bekasi.
Lewat langkah taktis ini, penataan jalan protokoler dapat berjalan tuntas, tanpa harus mengorbankan iklim usaha para pedagang kecil di Pasar Baru.








