Menu ✖

Breaking News

News

Dua Hari Usai Blackout Batam-Bintan, Darmawan Prasodjo Diganti Suroso Isnandar

badge-check

Suroso Isnandar ditetapkan sebagai Dirut PLN menggantikan Darmawan Prasodjo, dua hari setelah blackout mengganggu Batam, Bintan, dan Tanjungpinang.(istimewa/HO) Perbesar

Suroso Isnandar ditetapkan sebagai Dirut PLN menggantikan Darmawan Prasodjo, dua hari setelah blackout mengganggu Batam, Bintan, dan Tanjungpinang.(istimewa/HO)

PRABAINSIGHT.COM – BATAM – PT PLN (Persero) melakukan pergantian Direktur Utama di tengah perhatian publik terhadap gangguan listrik berskala luas yang melanda Batam, Bintan, dan Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Rabu (14/10/2026) malam, Suroso Isnandar ditetapkan menggantikan Darmawan Prasodjo sebagai pimpinan perusahaan tersebut.

Keputusan ini muncul dua hari setelah pemadaman listrik total atau blackout mengganggu aktivitas masyarakat di sejumlah wilayah Kepulauan Riau. Insiden tersebut memicu perhatian terhadap keandalan pasokan listrik dan dampaknya terhadap layanan publik.

Sebelum menduduki posisi Direktur Utama PLN, Suroso menjabat sebagai Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan (EBT) di perusahaan yang sama.

Komisaris Independen PLN, Andi Arief, mengonfirmasi perubahan susunan pimpinan tersebut. Dikutip dari laporan CNBC Indonesia, Andi membenarkan bahwa Darmawan tidak lagi menjabat sebagai direktur utama.

“Iya, pergantian Dirut. Pak Darmawan digantikan oleh Pak Suroso,” ujar Andi.

Meski pergantian direksi berlangsung berdekatan dengan insiden blackout, belum ada keterangan resmi yang menyebutkan bahwa keputusan RUPS tersebut merupakan dampak langsung dari gangguan listrik di Kepulauan Riau.

Pemadaman Listrik Ganggu Aktivitas Warga Kepri

Gangguan kelistrikan yang terjadi sejak Senin (12/10/2026) menyebabkan pemadaman selama belasan jam di Batam. Dampaknya meluas ke Bintan dan Tanjungpinang karena ketiga wilayah tersebut terhubung melalui sistem interkoneksi kelistrikan.

Pemulihan pasokan listrik juga tidak berlangsung serentak di seluruh kawasan. Hingga Rabu (14/10/2026) pagi, sejumlah wilayah di Kabupaten Bintan dilaporkan masih mengalami gangguan dan belum memperoleh pasokan listrik secara normal.

Dampak blackout turut dirasakan pada sektor pelayanan masyarakat. Distribusi air bersih dan jaringan telekomunikasi ikut terganggu, memperlihatkan bagaimana gangguan pada sistem kelistrikan dapat memengaruhi berbagai kebutuhan dasar masyarakat.

Kondisi tersebut membuat pemulihan pasokan listrik menjadi perhatian utama warga dan pelaku usaha. Keandalan jaringan, kesiapan penanganan gangguan, serta kecepatan pemulihan menjadi aspek penting untuk menjaga aktivitas masyarakat tetap berjalan.

Monyet Liar Disebut Picu Gangguan di Gardu Induk

Terkait penyebab gangguan, PLN Batam sebelumnya menyampaikan bahwa seekor monyet liar memicu masalah kelistrikan di kawasan Gardu Induk 150 kV Sei Harapan, Kecamatan Sekupang, Batam.

Informasi tersebut menjadi bagian dari penjelasan mengenai insiden yang menyebabkan pemadaman di wilayah tersebut. Namun, belum ada keterangan resmi yang menghubungkan gangguan di gardu induk itu dengan keputusan mengganti Direktur Utama PLN.

Dengan demikian, pergantian pimpinan perusahaan dan peristiwa blackout perlu dipahami berdasarkan informasi resmi yang tersedia, tanpa menarik kesimpulan mengenai keterkaitan keduanya sebelum ada penjelasan dari pihak berwenang.

Suroso Hadapi Tantangan Keandalan Pasokan Listrik

Darmawan Prasodjo diketahui memimpin PLN sejak 6 Desember 2021. Kini, tanggung jawab memimpin perusahaan listrik negara tersebut beralih kepada Suroso Isnandar, yang untuk sementara masih merangkap jabatan sebagai Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan hingga penggantinya ditetapkan.

Perubahan kepemimpinan ini berlangsung ketika kebutuhan terhadap pasokan listrik yang stabil kembali menjadi perhatian masyarakat. Blackout di Batam, Bintan, dan Tanjungpinang menunjukkan pentingnya kesiapan sistem kelistrikan dalam menghadapi gangguan yang dapat berdampak lintas wilayah.

Ke depan, perhatian publik tidak hanya tertuju pada susunan direksi baru, tetapi juga pada langkah konkret PLN dalam memperkuat keandalan jaringan, meningkatkan pengamanan infrastruktur, serta memastikan pemulihan pasokan listrik berlangsung cepat ketika terjadi gangguan.

Bagi masyarakat Kepulauan Riau, kepastian pasokan listrik menjadi faktor penting untuk mendukung kegiatan rumah tangga, operasional usaha, dan keberlangsungan layanan publik.

Hingga terdapat penjelasan resmi lebih lanjut, belum dapat dipastikan apakah pergantian Darmawan Prasodjo berkaitan dengan insiden blackout tersebut. Yang menjadi perhatian berikutnya adalah bagaimana PLN di bawah kepemimpinan Suroso Isnandar menjaga kualitas layanan dan mencegah gangguan serupa meluas kembali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Gebrakan Standar Industri: Maxon Engineering Dirikan Pusat Pelatihan Teknis Data Center Pertama di indonesia

17 Okt 2026 - 16:28 WIB

Gebrakan Standar Industri: Maxon Engineering Dirikan Pusat Pelatihan Teknis Data Center Pertama di indonesia

Profil Kombes Pol Suhasto, Alumni Akpol 1998 yang Kini Jabat Dirtipideksus Bareskrim Polri

14 Okt 2026 - 21:43 WIB

Profil Kombes Pol Suhasto, Alumni Akpol 1998 yang Kini Jabat Dirtipideksus Bareskrim Polri

Bantu Posyandu Hingga Lapangan Badminton, Wildan Sentuh Warga Bantargebang

13 Okt 2026 - 16:14 WIB

Bantu Posyandu Hingga Lapangan Badminton, Wildan Sentuh Warga Bantargebang

PBJS Jabodetabek 2026 Usulkan Friedrich Silaban Pahlawan Nasional

12 Okt 2026 - 19:25 WIB

PBJS Jabodetabek 2026 Usulkan Friedrich Silaban Pahlawan Nasional

‘Tuan Takur Utara’ Alias Alex Jiblo Satukan Ulama dan Kader PAN Sambut Pemilu 2029

12 Okt 2026 - 19:09 WIB

‘Tuan Takur Utara’ Alias Alex Jiblo Satukan Ulama dan Kader PAN Sambut Pemilu 2029
Trending di News