Jakarta – Perhimpunan Insinyur dan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI) menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Periode 2026–2031 sebagai langkah strategis memperkuat peran insinyur dan sarjana pertanian dalam mendorong transformasi sektor pertanian serta mewujudkan ketahanan pangan nasional.
Mukernas ini menjadi forum penting bagi PISPI untuk merumuskan arah kebijakan organisasi, menyusun program kerja lima tahun ke depan, sekaligus memperkuat konsolidasi internal dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan pertanian Indonesia.
Sekretaris Jenderal PISPI, Suratno, mengatakan Mukernas diharapkan mampu melahirkan gagasan strategis dan langkah konkret dalam mempercepat transformasi sektor pertanian nasional.
Menurutnya, tantangan ketahanan pangan, modernisasi pertanian, perubahan teknologi, hingga peningkatan kesejahteraan petani membutuhkan keterlibatan aktif para insinyur dan sarjana pertanian sebagai sumber daya manusia profesional yang memiliki kompetensi dan keahlian di bidangnya.
“Peran insinyur dan sarjana pertanian semakin penting di tengah kebutuhan nasional terhadap sistem pertanian yang produktif, efisien, berkelanjutan, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi,” ujar Suratno usai Mukernas PISPI di Jakarta, Rabu (4/11/2026).
Ia menambahkan, Mukernas PISPI Periode 2026–2031 juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara kalangan akademisi, profesional, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan sektor pertanian.
Kolaborasi lintas sektor tersebut dinilai penting untuk menghadirkan inovasi dan solusi atas berbagai persoalan pertanian nasional. Di antaranya peningkatan produktivitas lahan, pengembangan teknologi dan mekanisasi pertanian, penguatan kualitas sumber daya manusia, serta optimalisasi potensi pertanian di berbagai daerah.
Selain membahas program kerja organisasi, Mukernas juga diarahkan untuk memperkuat komitmen PISPI dalam memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa melalui pengembangan ilmu pengetahuan, penerapan teknologi, serta peningkatan profesionalisme di bidang pertanian.
Dengan terselenggaranya Mukernas Periode 2026–2031, PISPI diharapkan semakin solid, progresif, dan mampu mengambil peran strategis dalam mendukung agenda pembangunan pertanian nasional.
Ke depan, PISPI diharapkan tidak hanya menjadi wadah berhimpunnya para insinyur dan sarjana pertanian, tetapi juga tampil sebagai mitra strategis pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadirkan gagasan, inovasi, serta solusi nyata bagi kemajuan sektor pertanian.
Melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia, kolaborasi, dan inovasi teknologi, PISPI diharapkan dapat turut mewujudkan pertanian Indonesia yang maju, mandiri, berkelanjutan, dan berdaya saing, sekaligus memperkokoh fondasi ketahanan pangan nasional.








