Prabainsight.com – Jennifer Coppen memberikan dukungan penuh kepada Timnas Indonesia yang akan menjalani pertandingan pada 5 Oktober. Jennifer optimistis skuad Garuda mampu meraih hasil terbaik setelah menjalani latihan intensif.
Hal itu disampaikan Jennifer Coppen saat ditemui di kawasan Kelapa Gading, Sabtu (3/10/2026).
Jennifer menyebut Justin Hubner, yang akrab disapanya dengan panggilan Papa Jusa, tengah mempersiapkan diri secara maksimal untuk membela Timnas Indonesia. Menurutnya, seluruh pemain juga melakukan hal yang sama.
“Setiap hari mereka lagi training sekarang. Papa Jusa mempersiapkan yang terbaik dan akan mengeluarkan semua kemampuan dia untuk membela Timnas. Dan bukan Papa Jusa doang, tapi semua pemain Timnas juga, they’re gonna do their best tanggal 5,” ujar Jennifer.
Jennifer mengaku bangga dengan perjuangan Timnas Indonesia. Rasa bangga itu, kata dia, bahkan sudah dirasakannya meski pertandingan pada 5 Oktober belum dimainkan.
“Bangga banget dong pasti ya. Walaupun belum menang aja, aku udah bangga banget sama semuanya, apalagi kita lihat game yang kemarin benar-benar intens banget,” katanya.
Dia berharap masyarakat turut mendoakan Timnas Indonesia agar bisa meraih kemenangan.
“Alhamdulillah, Indonesia melakukannya, jadi semoga kita berdoa bareng-bareng, semoga tanggal 5 ini kita bisa menang,” tutur Jennifer.
Jennifer Optimistis Timnas Indonesia
Jennifer menegaskan dirinya memilih optimistis menghadapi pertandingan tersebut. Dia meminta masyarakat tidak berpikir negatif dan terus memberikan kepercayaan kepada para pemain.
“Optimis dong, harus optimis. Jangan negatif thinking, kita semua harus percaya. Sekarang apalagi mereka training-nya udah mati-matian banget, jor-joran banget. Aku yakin mereka pasti bisa tanggal 5,” ungkapnya.
Sebagai bentuk dukungan, Jennifer juga mengaku siap melakukan berbagai hal untuk Justin Hubner. Bahkan, dia bersedia memasakkan makanan yang diinginkan sang pemain.
“Pokoknya apa pun yang Papa Jusa mau, mau masak nasi goreng, ayam goreng, semua, martabak, apa, aku masakin semuanya,” ujarnya.
Jennifer Coppen Sedih Anaknya Ikut Dihujat
Di sisi lain, Jennifer turut buka suara mengenai hujatan yang diterimanya di media sosial. Dia mengaku sudah terbiasa menjadi sasaran komentar negatif.
Namun, Jennifer merasa sedih ketika hujatan tersebut turut menyeret anaknya.
“Ya sedih banget ya, jujur. Tapi it’s okay, kayak aku udah biasa dihujat. Jadi aku udah bodo amat kalau misalkan aku yang dihujat. Tapi tolonglah nggak usah bawa anak kecil,” tegasnya.
Jennifer mengaku masih melihat banyak komentar negatif yang ditujukan kepadanya. Meski begitu, dia memilih tidak terlalu mengambil hati komentar tersebut.
“Padahal juga kalau misalkan dilihat aku nggak pernah menghina siapa pun atau pihak mana pun. Tapi ya I get it, mungkin lagi sensi atau panas atau gimana. Tapi aku nggak anggap apa, ambil ke hati sih,” katanya.
Hujatan Jadi Motivasi Justin Hubner
Menurut Jennifer, hujatan yang muncul justru tidak membuat Justin Hubner patah semangat. Sebaliknya, hal tersebut dijadikan motivasi untuk tampil maksimal pada pertandingan 5 Oktober.
“Papa Jusa malah menjadikan itu motivasi untuk menang tanggal 5. Dia malah semakin ingin membuktikan, semakin ingin menang,” ungkap Jennifer.
Jennifer juga sempat menyinggung soal selebrasi Justin Hubner jika kembali mencetak gol. Dia menyebut Justin telah memiliki rencana selebrasi setelah sebelumnya melakukan selebrasi saat menghadapi Oman.
“Dia udah bilang sih kemarin. Karena waktu lawan Oman dia selebrasi begini. Jadi kali ini selebrasinya buat kemarin. Hopefully kalau tanggal 5 nge-score lagi, dilihat aja nanti selebrasi apa,” tuturnya.
Tak Ingin Membalas Hujatan
Jennifer mengakui dirinya sempat ingin mengambil tindakan terhadap orang-orang yang dianggap telah menghujatnya. Namun, dia akhirnya memilih untuk diam dan tidak memperpanjang persoalan.
“Sebenarnya kalau aku sih pengen banget rasanya membalas semua satu per satu. Pengen rasanya mengkasusi satu per satu, tapi nanti penjara penuh ya, jadi mending jangan,” ucapnya.
Kini, Jennifer memilih cuek dan tidak membiarkan komentar negatif memengaruhi pikirannya.
“Aku nggak terlalu ngebolehin negative people, orang-orang yang negatif masuk ke dalam pikiran saya. Saya tidak peduli apa yang mereka katakan. Mereka bisa terus berbicara, tapi saya tidak peduli,” tegas Jennifer.
Minta Warganet Tak Ulangi Hujatan kepada Anaknya
Jennifer kemudian menyampaikan permintaan maaf apabila ada perkataannya yang pernah menyakiti hati orang lain. Dia menegaskan tidak pernah berniat menghina maupun menghujat pihak mana pun.
“Aku minta maaf kalau mungkin perkataan aku ada yang menyakiti hati mereka, tapi itu nggak pernah niat aku untuk menghujat atau menghina siapa pun,” katanya.
Untuk orang-orang yang telah menghina anaknya, Jennifer memilih memaafkan. Dia berharap kejadian tersebut menjadi pembelajaran agar tidak kembali terulang.
“Buat teman-teman yang udah menghina anak saya, it’s okay lah, saya maafkan ya. Semoga kalian bisa belajar untuk tidak seperti itu lagi,” ujar Jennifer.
Dia juga mengingatkan warganet untuk lebih berhati-hati dalam memberikan komentar, terutama ketika membawa-bawa anak.
“Kalian bakal punya anak suatu saat nanti juga. Apalagi cowok-cowok juga suka menghujat. Kalian nanti punya anak juga, jangan sampai kalian merasakan apa yang aku dan Kamar rasakan,” tuturnya.
Jennifer mengatakan persoalan tersebut awalnya bermula ketika dia bercanda dengan membalas salah satu komentar di TikTok. Namun, dari komentar tersebut persoalan kemudian berkembang ke mana-mana.
Justin Hubner Kembali ke Eropa
Setelah pertandingan 5 Oktober, Jennifer mengatakan Justin Hubner akan kembali ke Eropa untuk bergabung dengan Fortuna.
“Betul, Papa Jusa harus balik lagi ke Fortuna langsung,” ungkapnya.
Jennifer pun berharap seluruh pemain Timnas Indonesia bisa memberikan kemampuan terbaik pada pertandingan tersebut. Dia memilih terus memberikan dukungan dan berpikir positif di tengah berbagai komentar yang muncul di media sosial.










