Menu

Mode Gelap
Pesugihan Kandang Bubrah: Rumah Tak Pernah Jadi, Teror Tak Pernah Berhenti Zimperium Bongkar 250 Aplikasi Android Palsu yang Diam-Diam Daftarkan Korban ke Layanan Premium Hotman Paris Balas Natalius Pigai: “Gajimu Enggak Sebanding dengan Pendapatanku” Kemenkeu Mengaku Tak Tahu Soal APBN untuk Kurban Prabowo: “Tanya Mensesneg” Hakim di Makassar Janjikan Menang Kasasi, Rp1 Miliar Melayang dan Perkara Tak Pernah Diurus Azhar Permana dan Cara Alumni Universitas Pancasila Menjaga Hubungan dengan Kampus: Bukan Cuma Reuni, tapi Juga Kurban

News

Azhar Permana dan Cara Alumni Universitas Pancasila Menjaga Hubungan dengan Kampus: Bukan Cuma Reuni, tapi Juga Kurban

badge-check


					KAUP dan alumni Fakultas Hukum Universitas Pancasila menyembelih dua sapi kurban pada Iduladha 2026. Daging dibagikan kepada warga sekitar dan pegawai kampus.(istimewa) Perbesar

KAUP dan alumni Fakultas Hukum Universitas Pancasila menyembelih dua sapi kurban pada Iduladha 2026. Daging dibagikan kepada warga sekitar dan pegawai kampus.(istimewa)

PRABAINSIGHT.COM – JAKARTA – Ada banyak cara alumni menjaga hubungan dengan kampusnya. Sebagian datang saat reuni, sebagian lagi rajin pamer pencapaian di grup WhatsApp angkatan. Tapi di Universitas Pancasila, ada cara yang agak berbeda: urunan sapi kurban lalu membagikan dagingnya ke warga sekitar kampus dan pegawai universitas.

Momentum Iduladha 1447 Hijriah tahun ini dimanfaatkan Keluarga Alumni Universitas Pancasila (KAUP) Komisariat Fakultas Hukum bersama Pengurus Pusat KAUP untuk bikin kegiatan yang nggak berhenti di seremoni. Mereka menyembelih sapi kurban di kompleks Universitas Pancasila, Jakarta, Kamis (28/5/2026), lalu membagikan dagingnya kepada masyarakat sekitar.

Ketua Harian KAUP Komisariat Fakultas Hukum, Azhar Permana, berharap kegiatan semacam ini bisa terus berkembang. Bukan cuma soal jumlah hewan kurban yang bertambah, tapi juga soal manfaat yang makin luas dirasakan warga.

“Saya berharap ke depannya jumlah sapi maupun kambing yang dikurbankan lebih banyak lagi,” ujar Azhar.

Azhar hadir mewakili Ketua Umum KAUP Komisariat FH, Sayuti Abubakar, yang berhalangan hadir. Menurutnya, kegiatan kurban semacam ini penting karena kampus bukan sekadar tempat kuliah, melainkan ruang sosial yang punya hubungan langsung dengan masyarakat sekitar.

“Kami juga berharap kegiatan ini bermanfaat bagi warga, karyawan di Universitas Pancasila maupun warga sekitar Universitas Pancasila,” lanjutnya.

Yang menarik, kegiatan ini bukan cuma dipandang sebagai agenda tahunan biasa. Pjs Dekan Fakultas Hukum Universitas Pancasila, Lisda Syamsumardia, melihat ada semangat yang lebih penting: alumni yang tetap merasa punya ikatan dengan kampusnya bahkan setelah toga dilipat dan ijazah dimasukkan map.

“Ini semangatnya dari alumni oleh alumni untuk kampus. Mudah-mudahan acara yang baik, kolaborasi ini bisa kita tingkatkan ke depan,” kata Lisda.

Lisda juga mengaku bangga karena di tengah situasi ketika banyak alumni cuma datang saat butuh legalisir ijazah, masih ada yang memilih kembali membawa manfaat untuk kampus.

“Kami sangat senang, bahagia dan bangga memiliki alumni-alumni yang sangat peduli, sangat memperhatikan kampus. Ini sesuai dengan nilai-nilai Pancasila,” tandasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum KAUP, Ilham Hermawan, menyebut kolaborasi antara Pengurus Pusat KAUP dan Komisariat Fakultas Hukum ini menjadi yang pertama kali dilakukan. Tapi obrolannya ternyata nggak berhenti di urusan kurban.

“Ke depan mungkin kita juga ada ide-ide untuk berkolaborasi. Tadi ada sedikit pembicaraan untuk bagaimana bola ke depan ada kolaborasi, karena kita ingin ada antar ketua komisariat bisa bertanding selain antar ketua-ketua angkatan fakultas hukum ke depan. Pialanya sudah ada, rompinya sudah ada,” ujar Ilham.

Dari kurban sampai rencana turnamen sepak bola antarkomisariat, alumni Universitas Pancasila tampaknya sedang mencoba membuktikan satu hal: menjaga hubungan dengan kampus ternyata bisa dilakukan dengan cara yang lebih hidup daripada sekadar bikin grup alumni yang isinya broadcast ucapan selamat pagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hotman Paris Balas Natalius Pigai: “Gajimu Enggak Sebanding dengan Pendapatanku”

28 Mei 2026 - 18:30

Kemenkeu Mengaku Tak Tahu Soal APBN untuk Kurban Prabowo: “Tanya Mensesneg”

28 Mei 2026 - 18:24

Hakim di Makassar Janjikan Menang Kasasi, Rp1 Miliar Melayang dan Perkara Tak Pernah Diurus

28 Mei 2026 - 18:19

Duit Pusat Rp200 M Nyangkut, DPR RI Sentil Pembebasan Lahan di Bekasi Timur

28 Mei 2026 - 16:29

APBN Ratusan Miliar untuk Kurban Presiden: Prabowo Bagikan 1.098 Sapi Premium

26 Mei 2026 - 20:35

Trending di News