PRABAINSIGHT.COM – JAKARTA – Ada banyak cara alumni menjaga hubungan dengan kampusnya. Sebagian datang saat reuni, sebagian lagi rajin pamer pencapaian di grup WhatsApp angkatan. Tapi di Universitas Pancasila, ada cara yang agak berbeda: urunan sapi kurban lalu membagikan dagingnya ke warga sekitar kampus dan pegawai universitas.
Momentum Iduladha 1447 Hijriah tahun ini dimanfaatkan Keluarga Alumni Universitas Pancasila (KAUP) Komisariat Fakultas Hukum bersama Pengurus Pusat KAUP untuk bikin kegiatan yang nggak berhenti di seremoni. Mereka menyembelih sapi kurban di kompleks Universitas Pancasila, Jakarta, Kamis (28/5/2026), lalu membagikan dagingnya kepada masyarakat sekitar.
Ketua Harian KAUP Komisariat Fakultas Hukum, Azhar Permana, berharap kegiatan semacam ini bisa terus berkembang. Bukan cuma soal jumlah hewan kurban yang bertambah, tapi juga soal manfaat yang makin luas dirasakan warga.
“Saya berharap ke depannya jumlah sapi maupun kambing yang dikurbankan lebih banyak lagi,” ujar Azhar.
Azhar hadir mewakili Ketua Umum KAUP Komisariat FH, Sayuti Abubakar, yang berhalangan hadir. Menurutnya, kegiatan kurban semacam ini penting karena kampus bukan sekadar tempat kuliah, melainkan ruang sosial yang punya hubungan langsung dengan masyarakat sekitar.
“Kami juga berharap kegiatan ini bermanfaat bagi warga, karyawan di Universitas Pancasila maupun warga sekitar Universitas Pancasila,” lanjutnya.
Yang menarik, kegiatan ini bukan cuma dipandang sebagai agenda tahunan biasa. Pjs Dekan Fakultas Hukum Universitas Pancasila, Lisda Syamsumardia, melihat ada semangat yang lebih penting: alumni yang tetap merasa punya ikatan dengan kampusnya bahkan setelah toga dilipat dan ijazah dimasukkan map.
“Ini semangatnya dari alumni oleh alumni untuk kampus. Mudah-mudahan acara yang baik, kolaborasi ini bisa kita tingkatkan ke depan,” kata Lisda.
Lisda juga mengaku bangga karena di tengah situasi ketika banyak alumni cuma datang saat butuh legalisir ijazah, masih ada yang memilih kembali membawa manfaat untuk kampus.
“Kami sangat senang, bahagia dan bangga memiliki alumni-alumni yang sangat peduli, sangat memperhatikan kampus. Ini sesuai dengan nilai-nilai Pancasila,” tandasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum KAUP, Ilham Hermawan, menyebut kolaborasi antara Pengurus Pusat KAUP dan Komisariat Fakultas Hukum ini menjadi yang pertama kali dilakukan. Tapi obrolannya ternyata nggak berhenti di urusan kurban.
“Ke depan mungkin kita juga ada ide-ide untuk berkolaborasi. Tadi ada sedikit pembicaraan untuk bagaimana bola ke depan ada kolaborasi, karena kita ingin ada antar ketua komisariat bisa bertanding selain antar ketua-ketua angkatan fakultas hukum ke depan. Pialanya sudah ada, rompinya sudah ada,” ujar Ilham.
Dari kurban sampai rencana turnamen sepak bola antarkomisariat, alumni Universitas Pancasila tampaknya sedang mencoba membuktikan satu hal: menjaga hubungan dengan kampus ternyata bisa dilakukan dengan cara yang lebih hidup daripada sekadar bikin grup alumni yang isinya broadcast ucapan selamat pagi.







