Menu

Mode Gelap
Modus Janji Kredit Miliaran, Dwi Febrie Endaryanto Resmi Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Status Febrie Adriansyah Resmi Jadi Tersangka, Ditahan Tanpa Borgol dan Rompi Pink: Privilege atau SOP? DPC PKB Kota Bekasi Patok Target 7 Kursi di Pemilu 2029 di Harlah ke-28 Pidato Prabowo Lagi-Lagi Bikin Ramai: Kali Ini Jurnalis, LSM, dan Pengamat Disebut “Londo Ireng” Video Alphard Terobos Lampu Merah Viral, Pramono Minta Satpam Tak Dipecat dan Polisi Bertindak Tegas Heboh Suzuki Thunder Dilarang Isi BBM, Pertamina Akhirnya Buka Suara

Nasional

Baru Bangun Tidur, Harga Pertamax Sudah Rp16.250 per Liter

badge-check

Harga Pertamax naik menjadi Rp16.250 per liter dan Pertamax Green Rp17.000 per liter. Pertamina menyebut evaluasi formula harga dan kenaikan harga minyak dunia sebagai penyebab utama. Perbesar

Harga Pertamax naik menjadi Rp16.250 per liter dan Pertamax Green Rp17.000 per liter. Pertamina menyebut evaluasi formula harga dan kenaikan harga minyak dunia sebagai penyebab utama.

PRABAINSIGHT.COM – JAKARTA – Kalau pagi ini Anda mampir ke SPBU lalu mendadak menatap papan harga lebih lama dari biasanya, Anda tidak sendirian. Mulai Rabu (10/6/2026), harga BBM non-subsidi jenis Pertamax resmi naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter. Sementara Pertamax Green ikut terkerek dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.

Kenaikannya bukan main-main. Dalam semalam, harga Pertamax melompat Rp3.950 per liter. Bagi pengguna kendaraan yang rutin mengisi tangki penuh, angka itu jelas terasa lebih nyata dibanding grafik ekonomi yang biasa lewat di layar televisi.

Lalu, apa sebenarnya yang membuat harga Pertamax mendadak melambung?

Pertamina punya jawabannya. Sekretaris Perusahaan PT Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan penyesuaian harga dilakukan setelah evaluasi sesuai formula yang telah ditetapkan pemerintah.

“Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah,” kata Roberth dalam keterangan resmi, Selasa (9/6/2026).

Dalam bahasa yang lebih mudah dipahami, harga Pertamax tidak ditentukan sesuka hati. Ada rumus yang digunakan, dan salah satu bahan utama dalam rumus itu adalah harga minyak dunia.

Ketika harga minyak mentah global bergerak naik, efeknya bisa merambat hingga ke harga BBM non-subsidi di dalam negeri. Karena itulah, setiap kali harga Pertamax naik, nama “harga minyak dunia” hampir selalu muncul sebagai tersangka utama.

Namun, Pertamina menegaskan bahwa keputusan tersebut tidak diambil sendiri. Menurut Roberth, penyesuaian harga dilakukan setelah berkoordinasi dengan pemerintah sebagai regulator.

“Harga jual tersebut diputuskan dengan tetap dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator, dan menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan penyediaan energi dan distribusi BBM berkualitas bagi masyarakat terus berjalan optimal,” ujarnya.

Di sisi lain, ada kabar yang mungkin sedikit mengurangi kepanikan di grup WhatsApp keluarga. Tidak semua jenis BBM mengalami kenaikan harga.

Pertamax Turbo masih bertahan di angka Rp20.750 per liter. Pertamina Dex tetap Rp24.800 per liter dan Dexlite tidak berubah di harga Rp23.000 per liter.

Sementara itu, BBM bersubsidi juga masih aman dari penyesuaian. Harga Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Solar subsidi masih dijual Rp6.800 per liter.

Meski demikian, kenaikan Pertamax kali ini tetap menjadi perhatian karena selisihnya cukup besar dibanding harga sebelumnya. Di tengah kondisi ekonomi yang membuat banyak orang semakin rajin menghitung pengeluaran bulanan, tambahan biaya bahan bakar tentu bukan kabar yang menyenangkan.

Yang menarik, setiap kali harga BBM naik, masyarakat selalu diminta memahami mekanisme pasar global. Sebaliknya, ketika harga minyak dunia turun, pertanyaan yang sama kembali muncul: apakah harga BBM juga akan ikut turun dengan kecepatan yang sama?

Pertanyaan itu mungkin belum terjawab hari ini. Yang pasti, mulai sekarang pengguna Pertamax harus menyiapkan anggaran lebih besar setiap kali nozzle SPBU mulai mengisi tangki kendaraan mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Modus Janji Kredit Miliaran, Dwi Febrie Endaryanto Resmi Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

25 Juli 2026 - 17:57

Status Febrie Adriansyah Resmi Jadi Tersangka, Ditahan Tanpa Borgol dan Rompi Pink: Privilege atau SOP?

25 Juli 2026 - 11:39

DPC PKB Kota Bekasi Patok Target 7 Kursi di Pemilu 2029 di Harlah ke-28

25 Juli 2026 - 00:52

Pidato Prabowo Lagi-Lagi Bikin Ramai: Kali Ini Jurnalis, LSM, dan Pengamat Disebut “Londo Ireng”

24 Juli 2026 - 19:21

Video Alphard Terobos Lampu Merah Viral, Pramono Minta Satpam Tak Dipecat dan Polisi Bertindak Tegas

24 Juli 2026 - 17:08

Trending di News