Menu ✖

Breaking News

Politik

BEM UMY Ajak Mahasiswa Sampaikan Aspirasi dengan Tertib, Tolak Provokasi

badge-check

    BEM UMY mengajak mahasiswa menyampaikan aspirasi secara kritis dan bertanggung jawab, menjaga kamtibmas, serta menghindari provokasi.(Istimewa) Perbesar

BEM UMY mengajak mahasiswa menyampaikan aspirasi secara kritis dan bertanggung jawab, menjaga kamtibmas, serta menghindari provokasi.(Istimewa)

PRABAINSIGHT.COM – YOGYAKARTA –Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (BEM UMY) menegaskan komitmennya untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tengah aktivitas penyampaian aspirasi mahasiswa.

BEM UMY menilai aksi penyampaian pendapat merupakan bagian dari praktik demokrasi yang perlu dijaga. Namun, kebebasan menyampaikan aspirasi juga harus diiringi dengan tanggung jawab agar tidak mengganggu ketertiban umum maupun hak masyarakat lain yang menggunakan ruang publik.

Dalam sikapnya, Jumat (02/10)  BEM UMY menyatakan dukungan terhadap upaya Polri menjaga keamanan ketika kegiatan penyampaian aspirasi berlangsung. Dukungan tersebut diberikan dengan catatan bahwa pengamanan dilakukan secara profesional dan proporsional serta tetap menghormati hak warga negara untuk menyampaikan pendapat secara damai.

Selain itu, BEM UMY meminta mahasiswa lebih berhati-hati dalam menyikapi informasi yang beredar menjelang maupun selama aksi. Mahasiswa diingatkan untuk tidak mudah terpengaruh provokasi ataupun informasi yang belum terverifikasi.

BEM UMY juga menyoroti potensi adanya pihak tertentu yang mencoba memanfaatkan gerakan mahasiswa untuk kepentingan tertentu. Menurut mereka, kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat memicu keresahan di tengah masyarakat.

“Mahasiswa harus tetap kritis, tetapi juga bertanggung jawab. Aspirasi dapat disampaikan dengan tegas tanpa harus menciptakan keresahan, kerusakan, ataupun mengganggu hak masyarakat lainnya,” demikian sikap BEM UMY.

BEM UMY selanjutnya mengajak seluruh elemen mahasiswa mengutamakan komunikasi dan koordinasi dalam setiap kegiatan penyampaian aspirasi. Verifikasi informasi juga dinilai penting untuk mencegah mahasiswa mengambil tindakan berdasarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

Menurut BEM UMY, perbedaan pandangan dalam kehidupan demokrasi merupakan hal yang wajar. Namun, perbedaan tersebut tidak semestinya menjadi alasan untuk melakukan tindakan yang berdampak pada masyarakat luas.

BEM UMY menegaskan bahwa sikap kritis mahasiswa tetap dapat berjalan beriringan dengan upaya menjaga keamanan masyarakat dan ketertiban ruang publik.

Mahasiswa tetap kritis, masyarakat tetap terlindungi, dan ruang demokrasi tetap terjaga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kapolri Diganti! Prabowo Kirim Surpres, Suyudi Ario Seto Gantikan Listyo Sigit

1 Okt 2026 - 10:19 WIB

Kapolri Diganti! Prabowo Kirim Surpres, Suyudi Ario Seto Gantikan Listyo Sigit

Pengamat Minta Aparat Hargai HAM-Kebebasan Berpendapat saat Tangani Unjuk Rasa

20 Sep 2026 - 20:55 WIB

Pengamat Minta Aparat Hargai HAM-Kebebasan Berpendapat saat Tangani Unjuk Rasa

Survei Ungkap Kepuasan Publik: Prabowo 56,3 Persen, Gibran 49,2 Persen

10 Sep 2026 - 15:32 WIB

Survei Ungkap Kepuasan Publik: Prabowo 56,3 Persen, Gibran 49,2 Persen

Perpres 111/2025 Soroti LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, HIMAPOLINDO Serukan Perang Narasi

1 Sep 2026 - 07:08 WIB

Perpres 111/2025 Soroti LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, HIMAPOLINDO Serukan Perang Narasi

Demo 27 Agustus: Massa Masuk Tol Dalam Kota Jakpus, Sempat Hadang Mobil Polisi

27 Agu 2026 - 12:53 WIB

Demo 27 Agustus: Massa Masuk Tol Dalam Kota Jakpus, Sempat Hadang Mobil Polisi
Trending di Politik