Menu

Mode Gelap
Mengapa Status Febrie Adriansyah Berubah Jadi Saksi di Sprindik Kejagung? Ini Penjelasan Resminya Wasekjend Depinas SOKSI Nilai Serangan Deddy Sitorus ke Bahlil Cerminkan Kemunduran Etika Politik PDIP Aktivis 98 Agung Dekil: Komitmen Prabowo Berantas Korupsi Wujud Nyata Amanat Reformasi 1998 Sahabat MUI Kota Bekasi Gelar Raker I, Desak Pengawasan LGBT dan Narkoba Tak Cukup Mundur? Bandot DM Sebut Febrie Masih Sah Jadi Jampidsus karena Keppres Belum Dicabut Kronologi Lengkap Pembunuhan Driver Ojol di Tangerang: Pelaku Batalkan Bunuh Diri lalu Begal karena Tertekan Biaya Nikah

Regional

Drama Penculikan Bilqis: Dari Taman di Makassar Hingga Pelukan Suku Anak Dalam di Jambi

badge-check

Satreskrim polres Merangin dan sat Reskrim Polresta Makasar,usai berhasil menemukan korban penculikan di wilayah Merangin.(Foto: Ist) Perbesar

Satreskrim polres Merangin dan sat Reskrim Polresta Makasar,usai berhasil menemukan korban penculikan di wilayah Merangin.(Foto: Ist)

PRABA INSIGHT- MAKASSAR – Kalau hidup ini sinetron, kisah Bilqis mungkin sudah jadi episode yang bikin satu Indonesia nangis. Seorang balita empat tahun, hilang dari taman di Makassar, lalu ditemukan hampir sepekan kemudian di pedalaman Jambi. Bukan karena nyasar, tapi karena jadi korban jaringan penculikan lintas provinsi model kejahatan yang bahkan Netflix pun mungkin ogah nulis karena terlalu absurd.

Semua bermula Minggu, 2 November 2025. Bilqis, si kecil lugu, lenyap dari Taman Pakui Sayang, Makassar. Orang tuanya panik, warga geger, dan media sosial ramai dengan tagar #CariBilqis. Lima hari kemudian, harapan muncul dari arah tak terduga: Kabupaten Merangin, Jambi ribuan kilometer jauhnya dari tempat ia hilang.

Polisi Turun Gunung (Secara Harfiah)

Operasi gabungan dilakukan oleh Resmob Polda Jambi, Polrestabes Makassar, dan Polres Merangin. Hasilnya? Sabtu malam, 8 November 2025, sekitar pukul 20.00 WIB, Bilqis ditemukan selamat di kawasan pemukiman Suku Anak Dalam (SAD), Desa Gading Jaya, Kecamatan Tabir Selatan, Kabupaten Merangin.

Kapolres Merangin, AKBP Kiki Firmansyah Efendi, memastikan bahwa Bilqis dalam kondisi baik.

“Polres Merangin hanya membackup rekan-rekan dari Polda Jambi dan Polrestabes Makassar. Syukur alhamdulillah, saat ditemukan, ananda Bilqis dalam keadaan sehat,” ujar Kapolres.

Yang menarik, proses penemuan Bilqis bukan lewat baku tembak atau kejar-kejaran film aksi. Polisi justru menggunakan pendekatan persuasif ke beberapa Tumenggung (kepala suku) dari komunitas SAD. Dan hasilnya, Bilqis diserahkan dengan baik-baik. Di tengah hutan Jambi, ternyata negosiasi masih lebih ampuh dari peluru.

Benang Merah Sindikat

Kasus ini mulai terurai setelah dua orang terduga pelaku, Meryana dan Adefriyanto Syaputera, ditangkap di Sungai Penuh, Kerinci, Jambi, pada Jumat siang, 7 November 2025. Dari hasil interogasi, keduanya mengaku bahwa Bilqis sempat dibawa oleh seorang perempuan bernama Lina ke wilayah SAD. Polisi pun bergerak cepat ke lokasi dan menemukan sang balita.

Kini, Polres Merangin bersama Polda Jambi dan Polrestabes Makassar tengah menelusuri lebih jauh soal jaringan penculikan anak lintas provinsi ini.

“Masih kami dalami, termasuk kemungkinan jaringannya beroperasi di wilayah hukum Merangin,” kata AKBP Kiki.

Pesan Penting untuk Orang Tua

Kapolres juga mengingatkan, agar masyarakat tetap waspada terhadap modus penculikan anak.

“Kalau melihat hal-hal mencurigakan, segera lapor ke pihak berwajib,” tegasnya.

Untuk saat ini, Bilqis sudah dibawa ke Makassar dan kembali ke pelukan keluarganya. Tapi kisah ini belum selesai karena para penyidik masih membongkar siapa sebenarnya dalang di balik jaringan perdagangan anak yang tega menculik bocah empat tahun hanya untuk dijadikan komoditas.(van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Buntut Sidang Tipikor, Kadis SDABMBK Kabupaten Bekasi Dilaporkan ke KPK

14 Juli 2026 - 19:23

Masalah Data Adminduk Bekasi Utara Dibahas, Rizki Topananda Dorong Pemutakhiran

11 Juli 2026 - 15:14

Benteng Keluarga dan Raperda LGBTQ Kota Bekasi ala Chairun Nisa

11 Juli 2026 - 12:09

Kabar Baik: Lulusan BLK Indramayu Siap Gaspol Garap Daihatsu Langsung di Jepang!

2 Juli 2026 - 19:16

LSM SOMASI Puji Sinergi Polres Metro Bekasi Kota di HUT Bhayangkara ke-80

2 Juli 2026 - 17:19

Trending di News