Menu

Mode Gelap
GOR Terpadu Kota Bekasi Rp121 M Diduga Bermasalah, NCW Lapor KPK Ngopi Nggak Harus Serius: MILKLAB Ajak Coffee Lovers Keliling Kafe sambil Joget dan Berburu Hadiah Gusi Berdarah Bisa Berkaitan dengan Penyakit Kronis, dari Diabetes hingga Jantung Rumah Kontrakan Bakal Dipajaki 2027, Pengamat Minta Pemerintah Tak Samakan dengan Properti Komersial Temuan Senjata di YHI-PP Bermula dari Ruangan Terkunci, Kuasa Hukum: Kunci Masih Dipegang IWD Iran Belum Buka Selat Hormuz, Ajukan 5 Syarat ke AS: Sanksi hingga Ganti Rugi Perang

Regional

Drama Penculikan Bilqis: Dari Taman di Makassar Hingga Pelukan Suku Anak Dalam di Jambi

badge-check

Satreskrim polres Merangin dan sat Reskrim Polresta Makasar,usai berhasil menemukan korban penculikan di wilayah Merangin.(Foto: Ist) Perbesar

Satreskrim polres Merangin dan sat Reskrim Polresta Makasar,usai berhasil menemukan korban penculikan di wilayah Merangin.(Foto: Ist)

PRABA INSIGHT- MAKASSAR – Kalau hidup ini sinetron, kisah Bilqis mungkin sudah jadi episode yang bikin satu Indonesia nangis. Seorang balita empat tahun, hilang dari taman di Makassar, lalu ditemukan hampir sepekan kemudian di pedalaman Jambi. Bukan karena nyasar, tapi karena jadi korban jaringan penculikan lintas provinsi model kejahatan yang bahkan Netflix pun mungkin ogah nulis karena terlalu absurd.

Semua bermula Minggu, 2 November 2025. Bilqis, si kecil lugu, lenyap dari Taman Pakui Sayang, Makassar. Orang tuanya panik, warga geger, dan media sosial ramai dengan tagar #CariBilqis. Lima hari kemudian, harapan muncul dari arah tak terduga: Kabupaten Merangin, Jambi ribuan kilometer jauhnya dari tempat ia hilang.

Polisi Turun Gunung (Secara Harfiah)

Operasi gabungan dilakukan oleh Resmob Polda Jambi, Polrestabes Makassar, dan Polres Merangin. Hasilnya? Sabtu malam, 8 November 2025, sekitar pukul 20.00 WIB, Bilqis ditemukan selamat di kawasan pemukiman Suku Anak Dalam (SAD), Desa Gading Jaya, Kecamatan Tabir Selatan, Kabupaten Merangin.

Kapolres Merangin, AKBP Kiki Firmansyah Efendi, memastikan bahwa Bilqis dalam kondisi baik.

“Polres Merangin hanya membackup rekan-rekan dari Polda Jambi dan Polrestabes Makassar. Syukur alhamdulillah, saat ditemukan, ananda Bilqis dalam keadaan sehat,” ujar Kapolres.

Yang menarik, proses penemuan Bilqis bukan lewat baku tembak atau kejar-kejaran film aksi. Polisi justru menggunakan pendekatan persuasif ke beberapa Tumenggung (kepala suku) dari komunitas SAD. Dan hasilnya, Bilqis diserahkan dengan baik-baik. Di tengah hutan Jambi, ternyata negosiasi masih lebih ampuh dari peluru.

Benang Merah Sindikat

Kasus ini mulai terurai setelah dua orang terduga pelaku, Meryana dan Adefriyanto Syaputera, ditangkap di Sungai Penuh, Kerinci, Jambi, pada Jumat siang, 7 November 2025. Dari hasil interogasi, keduanya mengaku bahwa Bilqis sempat dibawa oleh seorang perempuan bernama Lina ke wilayah SAD. Polisi pun bergerak cepat ke lokasi dan menemukan sang balita.

Kini, Polres Merangin bersama Polda Jambi dan Polrestabes Makassar tengah menelusuri lebih jauh soal jaringan penculikan anak lintas provinsi ini.

“Masih kami dalami, termasuk kemungkinan jaringannya beroperasi di wilayah hukum Merangin,” kata AKBP Kiki.

Pesan Penting untuk Orang Tua

Kapolres juga mengingatkan, agar masyarakat tetap waspada terhadap modus penculikan anak.

“Kalau melihat hal-hal mencurigakan, segera lapor ke pihak berwajib,” tegasnya.

Untuk saat ini, Bilqis sudah dibawa ke Makassar dan kembali ke pelukan keluarganya. Tapi kisah ini belum selesai karena para penyidik masih membongkar siapa sebenarnya dalang di balik jaringan perdagangan anak yang tega menculik bocah empat tahun hanya untuk dijadikan komoditas.(van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

GOR Terpadu Kota Bekasi Rp121 M Diduga Bermasalah, NCW Lapor KPK

10 Agustus 2026 - 14:40

Diduga Provokasi Pedagang Pasar Baru Bekasi, Oknum W Dilaporkan ke Polisi

7 Agustus 2026 - 16:54

Dituduh Pakai Rekening Pribadi, Pengacara MSB Buka Suara Perihal Kasus Perumda Tirta Bhagasasi

5 Agustus 2026 - 17:05

Deni Muhammad Ali Ditunjuk Jadi Ketua Panitia Muaythai Porprov Jabar 2026

3 Agustus 2026 - 21:40

Perumda Tirta Bhagasasi Kena ‘Stroke Berat’, Utang Naik Laba Anjlok

3 Agustus 2026 - 14:52

Trending di News