JAKARTA — Penyanyi muda Etenia Croft tampil sebagai guest star dalam Indonesia International Music Expo (IIME) 2026 di NICE PIK 2, Sabtu (3/10/2026).
Dalam penampilannya, Etenia tidak hanya membawakan lagu, tetapi juga berinteraksi dengan penonton. Sejumlah pengunjung turut bernyanyi bersama ketika Etenia membawakan lagu-lagunya.
Bagi Etenia, kesempatan tampil di hadapan pendengar secara langsung menjadi pengalaman yang menyenangkan.
“Aku senang banget karena bisa interaksi bareng teman-teman yang ada di sini. Kelihatan banget seru dan antusiasnya. Jadi hari ini aku sangat bersemangat dan happy,” ujar Etenia.
Etenia mengatakan, interaksi dengan penonton merupakan bagian penting dari penampilannya. Ia ingin pertunjukan musik tidak hanya menjadi momen ketika penyanyi tampil di atas panggung, tetapi juga kesempatan bagi penonton untuk ikut terlibat.
“Aku ingin merangkul teman-teman semua agar kita bisa seru-seruan bareng. Bukan hanya mereka melihat aku nyanyi, tapi aku ingin mereka juga bisa bernyanyi bersama aku,” kata Etenia.
Menurut dia, respons penonton yang ikut menyanyikan lagu-lagunya menjadi salah satu hal yang membuatnya bersemangat.
“Aku senang banget karena mereka bisa hafal lagu-lagu aku, bisa bernyanyi dan berseru-seru bareng sama aku,” ujarnya.
Selain bernyanyi, Etenia juga mengembangkan kemampuan di bidang public speaking dan dance. Kemampuan tersebut menjadi bagian dari prosesnya sebagai entertainer muda.
Di tengah perjalanan musiknya, Etenia mendapat kabar mengenai dua karya yang masuk nominasi Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2026.
Lagu “Sahabat Terbaik” masuk dalam kategori Artis Solo Anak-Anak Terbaik.
Sementara itu, lagu “Jangan Menyerah”, yang dibawakan Etenia bersama Rian Ekky Pradipta atau Rian D’Masiv, masuk dalam kategori Penata Musik Lagu Anak-Anak Terbaik. Dalam kategori tersebut, Rian Ekky Pradipta tercatat sebagai penata musik.
Etenia mengaku tidak menyangka karya yang dibuatnya dapat memperoleh apresiasi melalui nominasi tersebut.
“Aku tentunya nggak nyangka, tapi aku terus bersyukur karena ternyata dari karya-karya yang aku buat akhirnya teman-teman semua bisa mendengarkannya,” kata Etenia.
Bagi Etenia, lagu “Jangan Menyerah” memiliki pesan yang dekat dengan perjalanan bermusiknya. Lagu tersebut mengajak pendengar untuk tetap bersemangat dan tidak mudah menyerah.
“Jangan Menyerah sendiri itu nyambung dengan lagu-lagu aku yang lain, contohnya ‘Semua Rasa’ dan ‘Jangan Bersedih’. Itu kan mengajarkan kita untuk terus semangat dan jangan menyerah,” ujarnya.
Etenia mulai menjalani perjalanan bermusik sejak berusia sekitar 10 tahun. Seiring perjalanan tersebut, ia terus mendapatkan pengalaman melalui karya dan penampilan di berbagai kesempatan.
Menghadapi AMI Awards 2026, Etenia mengaku optimistis. Namun, ia tetap berharap dukungan dari para pendengar terhadap karya-karyanya.
“Aku optimis dong. Tapi dengan keoptimisan aku, aku butuh dukungan dari teman-teman semua,” tuturnya.
Ia pun mengajak pendengar untuk memberikan dukungan terhadap “Sahabat Terbaik” dan “Jangan Menyerah”.
Tidak hanya fokus pada nominasi AMI Awards 2026, Etenia juga tengah menyiapkan karya berikutnya.
Ia mengungkapkan rencana untuk berkolaborasi dengan seorang musisi. Namun, Etenia belum bersedia mengungkapkan siapa sosok yang akan menjadi rekan kolaborasinya.
“Nanti kita main tebak-tebakan siapa yang aku bakal collab,” kata Etenia.
Ia meminta penggemar mengikuti perkembangan terbarunya melalui media sosial dan mendengarkan karya-karyanya di berbagai platform musik.









