Menu

Mode Gelap
Launching Media Kontra Narasi, Survei HAI Catat Kepercayaan Publik terhadap Polri 78,3 Persen Rizki Juniansyah Naik Pangkat Jadi Kapten dan Pindah dari TNI AL ke AD Sidang Brigadir Nurhadi, Jaksa Ungkap Petunjuk Motif dari Kesaksian MALAM JUMAT KLIWON: YANG BANGKIT DARI KUBUR TIDAK SELALU MAYIT Kisah Horor Rumah Tanpa Bayangan Jejak Angka di Laporan Pelindo: Gaji dan Bonus Arman Depari Rp3,2 Miliar

News

Gara-Gara Siulan, Guru di Demak Naik Meja lalu Tendang Kepala Siswa: Ini Kronologinya

badge-check


					guru berinisial DM (58) tampak naik ke atas meja lalu menendang kepala siswa berinisial GAM (13), siswa kelas VII, sebanyak dua kali.(Foto:Praba/istimewa) Perbesar

guru berinisial DM (58) tampak naik ke atas meja lalu menendang kepala siswa berinisial GAM (13), siswa kelas VII, sebanyak dua kali.(Foto:Praba/istimewa)

PRABA INSIGHT – Kalau biasanya siswa yang deg-degan pas ujian, kali ini beda. Di sebuah SMP Negeri di Karangawen, Kabupaten Demak, gurunya yang justru naik tensi, naik emosi, dan akhirnya naik meja.

Lho? Naik meja? Iya betulan. Naik meja, lalu tendang murid. Dua kali. Ke kepala.

Yang viral bukan lagi hasil ujian, tapi video penendangannya.

Kronologi: Dari Siulan Misterius sampai Tendangan Dua Babak

Ceritanya dimulai di ruang ujian, Selasa pagi, 10 Juni 2025. Semua siswa sedang serius atau minimal berpura-pura serius.

Tiba-tiba terdengar siulan misterius. Bukan kode cinta, bukan pula tanda jawaban bocoran, tapi cukup bikin Pak Guru DM (58) naik darah.

Alih-alih menenangkan diri, beliau malah menyulut amarahnya sendiri.

Ia menghampiri GAM (13), siswa kelas VII, yang duduk paling dekat sumber suara. GAM bilang:

“Pak, itu dari luar kelas.”

Tapi entah kenapa, jawaban itu justru bikin Pak Guru semakin panas. Beliau naik ke atas meja, mengintip lewat ventilasi, nyari siapa tahu ada tukang cilok yang bersiul.

Nggak nemu siapa-siapa.

Balik turun.

Tanya lagi.

GAM tetap ngotot:

“Saya nggak bersiul, Pak.”

Lalu, Boom...Duzzt Tendangan pertama mendarat. Disusul tendangan kedua. Langsung ke kepala.

Video Viral, Polisi Gercep

Aksi ini direkam dan langsung meledak di media sosial. Netizen ngamuk. Dunia maya panas. Dunia nyata pun akhirnya bergerak.

Orang tua korban melapor ke polisi.

Dan kini kasus ditangani oleh Satreskrim Polres Demak.

“Pelaku mengakui perbuatannya dan siap bertanggung jawab,” kata AKP Kuseni, Kasatreskrim Polres Demak, Rabu (11/6/2025).

Polisi menegaskan, proses hukum akan berjalan secara objektif dan profesional. Keluarga korban juga diberikan opsi: mau lanjut ke ranah pidana atau cukup damai-damaian sambil minum teh manis.

Dinas Pendidikan Turun Gunung (Akhirnya)

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Demak, Haris Wahyudi Ridwan, nggak tinggal diam.

Ia membenarkan adanya insiden, dan langsung menurunkan tim klarifikasi ke sekolah.

“Saya belum bisa kasih penjelasan. Tim kami masih kerja,” ujarnya singkat, padat, dan agak standar.

Tapi beliau menegaskan:

“Akan kami tindaklanjuti secara administrasi.”

Ya, semoga bukan cuma “administrasi menguap” seperti biasanya.

 

Penulis : Andi Ramadhan| Editor :Ivan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Launching Media Kontra Narasi, Survei HAI Catat Kepercayaan Publik terhadap Polri 78,3 Persen

16 Januari 2026 - 11:14 WIB

Rizki Juniansyah Naik Pangkat Jadi Kapten dan Pindah dari TNI AL ke AD

16 Januari 2026 - 10:50 WIB

Jejak Angka di Laporan Pelindo: Gaji dan Bonus Arman Depari Rp3,2 Miliar

15 Januari 2026 - 15:25 WIB

KUHAP Baru Berlaku, KPK Tak Lagi Tampilkan Tersangka dalam Konferensi Pers

13 Januari 2026 - 07:12 WIB

Tersangka Korupsi Kuota Haji, Harta Yaqut Cholil Qoumas Melonjak Jadi Rp13,7 Miliar

13 Januari 2026 - 07:04 WIB

Trending di News