Menu

Mode Gelap
Istana Pastikan Harga BBM Tak Naik per 1 April 2026, Ini Penjelasannya Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 3 Prajurit TNI, 5 Lainnya Terluka Bupati vs Wabup Lebak, Sebutan ‘Napi’ di Pendopo Berujung Saling Bongkar Aib Ramai Warga Kota Bekasi Serbu SPBU Padahal Harga BBM Nggak Naik Akun Pribadi Direktur FBI Dibobol Hacker, AS Buru Pelaku dengan Hadiah Jutaan Dolar Drama di GBK! Indonesia Kalah 0-1 dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026 Lewat Penalti

News

GMMB Apresiasi Kombes Alfian Nurrizal: Tangani Kerusuhan Jakarta Timur dengan Kepala Dingin

badge-check


					GMMB apresiasi Kapolres Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal atas kepemimpinan tenang dan langkah cepat menangani kerusuhan Agustus dengan sikap negarawan.(Foto:Istimewa) Perbesar

GMMB apresiasi Kapolres Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal atas kepemimpinan tenang dan langkah cepat menangani kerusuhan Agustus dengan sikap negarawan.(Foto:Istimewa)

PRABA INSIGHT- JAKARTA – Kalau bicara soal menjaga keamanan di tengah kota yang sibuk seperti Jakarta Timur, sepertinya butuh lebih dari sekadar sabar harus punya ketenangan selevel biarawan di tengah pasar saham yang anjlok. Itulah kira-kira yang dilakukan Kapolres Jakarta Timur, Kombes Pol Alfian Nurrizal, sampai-sampai Gerakan Masyarakat Maju Bersatu (GMMB) mengapresiasi kinerjanya.

Ketua Umum GMMB, Jonatan Panjaitan, dengan nada penuh hormat, menyampaikan apresiasinya terhadap sang Kapolres. Ia menilai langkah cepat dan terukur yang dilakukan Polres Jakarta Timur pasca-kerusuhan Agustus lalu bukan cuma responsif, tapi juga menunjukkan sikap negarawan yang rendah hati.

“Menangani situasi krisis itu nggak mudah, apalagi dengan tekanan dari segala arah. Tapi Kapolres Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal bisa mengatasinya dengan baik,” ujar Jonatan.

Menurutnya, pasca-demonstrasi dan amuk massa beberapa waktu lalu, Polres Jakarta Timur justru tampil terbuka terhadap evaluasi. Tak sekadar memadamkan api di jalanan, tapi juga berani melakukan perbaikan internal secara menyeluruh.

Namun Jonatan juga melempar peringatan halus: ada pihak-pihak yang katanya mencoba menunggangi situasi. “Kami melihat upaya-upaya itu berasal dari kelompok berkepentingan politik yang tidak mewakili aspirasi rakyat sebenarnya. Mereka menunggu momentum untuk kembali mendiskreditkan Kapolri maupun Polri secara institusi. Masyarakat perlu waspada terhadap narasi yang memecah belah,” tegasnya.

Sebagai penutup, Jonatan mengajak semua pihak, termasuk masyarakat dan anggota Polri, untuk tidak mudah termakan isu liar. “Mari kita bahu-membahu menuju Indonesia yang lebih baik. Bangun soliditas, dan beri dukungan penuh pada pemerintahan Presiden Prabowo,” katanya.

Dalam suasana yang masih hangat pasca-kerusuhan, apresiasi ini terdengar seperti tepukan lembut di pundak Kombes Alfian Nurrizal dan jajarannya pengingat bahwa kerja menjaga keamanan memang jarang terlihat, tapi dampaknya terasa oleh semua orang. (Van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Istana Pastikan Harga BBM Tak Naik per 1 April 2026, Ini Penjelasannya

31 Maret 2026 - 17:34 WIB

Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 3 Prajurit TNI, 5 Lainnya Terluka

31 Maret 2026 - 17:11 WIB

Bupati vs Wabup Lebak, Sebutan ‘Napi’ di Pendopo Berujung Saling Bongkar Aib

31 Maret 2026 - 16:53 WIB

Ramai Warga Kota Bekasi Serbu SPBU Padahal Harga BBM Nggak Naik

31 Maret 2026 - 15:54 WIB

Kasus Air Keras Andrie Yunus, Mahasiswa Desak DPR Transparan dan Bentuk TGPF

30 Maret 2026 - 13:31 WIB

Trending di News