Menu

Mode Gelap
Ceramah di Kolong Tol, Ustadz Endang: Harta dari Judol dan Pinjol Bisa Jadi Petaka iPhone Rp2 Juta Berujung Parang: Drama Emosi Pembeli di Toko HP Medan yang Viral Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditusuk di Bandara, Salah Satu Pelaku Diduga Atlet MMA Menggugat Sistem Global, Haidar Alwi Dorong Emas Rakyat Jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi RI Sekawan Limo 2 Tayang Mei 2026: Dari Reuni Santai Berujung Teror Pesugihan PHI Group Borong 2 Penghargaan di Grand Honors 2026, Ekspansi 27 Hotel dan Bidik Pasar ASEAN

News

Istana Pastikan Harga BBM Tak Naik per 1 April 2026, Ini Penjelasannya

badge-check


					Istana memastikan harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak naik per 1 April 2026. Masyarakat diminta tetap tenang karena stok dijamin aman. Perbesar

Istana memastikan harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak naik per 1 April 2026. Masyarakat diminta tetap tenang karena stok dijamin aman.

PRABAINSIGHT.COM – JAKARTA – Di tengah timeline yang makin berisik tiap awal bulan apalagi kalau sudah menyentuh isu BBM kali ini pemerintah mencoba meredam kepanikan sebelum berubah jadi drama nasional. Soalnya, sempat beredar kabar kalau harga BBM nonsubsidi bakal naik drastis per 1 April 2026. Dan seperti biasa, isu beginian cepat sekali bikin dompet ikut deg-degan.

Tapi pemerintah bilang: santai dulu, jangan buru-buru isi tangki sambil panik.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan bahwa sampai saat ini belum ada rencana kenaikan harga BBM, baik yang subsidi maupun nonsubsidi. Jadi, kabar yang beredar sebelumnya bisa dibilang setidaknya untuk sekarang tidak akurat.

“Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga, baik untuk BBM subsidi maupun BBM nonsubsidi,” ujar Mensesneg dalam pernyataannya, Selasa (31/03/2026).

Penjelasan ini bukan muncul tiba-tiba. Menurut Prasetyo, keputusan tersebut diambil setelah adanya komunikasi antara pemerintah dan Pertamina, plus arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Intinya satu: kalau bisa tidak memberatkan masyarakat, ya jangan.

Di tengah kondisi ekonomi yang kadang bikin tarik napas lebih panjang dari biasanya, keputusan untuk menahan harga BBM ini jelas jadi kabar yang sedikit melegakan setidaknya untuk sementara.

“Kami berharap dengan pernyataan ini masyarakat dapat mendapatkan informasi yang lebih jelas, yang lebih akurat,” imbuhnya.

Selain soal harga, pemerintah juga menegaskan bahwa stok BBM dalam kondisi aman. Jadi, tidak ada alasan untuk panic buying atau antre panjang di SPBU hanya karena rumor yang belum tentu benar.

“Kami berharap masyarakat tidak perlu panik, tidak perlu resah karena ketersediaan BBM kita jamin dan harga tidak terjadi penyesuaian,” tegas Mensesneg.

Di negeri ini, isu BBM memang punya efek domino: dari obrolan warung kopi sampai perhitungan ongkos hidup. Maka wajar kalau setiap kabar kenaikan langsung bikin suasana ikut panas. Tapi untuk awal April 2026 ini, setidaknya satu hal bisa dicatat: harga masih di tempat, dan kepanikan kalau bisa ditunda dulu.(Van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ceramah di Kolong Tol, Ustadz Endang: Harta dari Judol dan Pinjol Bisa Jadi Petaka

21 April 2026 - 19:43

Menggugat Sistem Global, Haidar Alwi Dorong Emas Rakyat Jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi RI

21 April 2026 - 12:07

Dari Rp200 Ribu ke Rp311 Juta: Drama Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang Bikin Dompet Mau Pensiun Dini

20 April 2026 - 14:56

Mahasiswa UNPAM Desak Pengusutan Tuntas Kasus Penyerangan Andrie Yunus hingga Aktor Intelektual

18 April 2026 - 15:07

Seleknas KKI 2026 Digelar, OSO: Menang Kalah Biasa, Kejujuran yang Utama

18 April 2026 - 14:02

Trending di News