Menu

Mode Gelap
Jelang HUT RI ke- 81 Sekjen PATRA Ingatkan Ojol: Jangan Gampang Kepancing, Hormati Bulan Kemerdekaan Sudah Unggul, Malah Pulang Kampung: Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026 usai Ditahan Singapura 1-1 Rumor Jay Idzes Dibidik PSG Bikin Suporter Sassuolo Waswas: Tak Mau Kehilangan Bek Andalan Chat WhatsApp Terakhir Terduga Mutilasi Depok Terungkap, Sehari Kemudian Resign dari Tempat Kerja Isu Kapolri Diganti Keburu Berlari, Istana Malah Bilang: Surpresnya Saja Belum Ada Pasien BPJS Meninggal, Deretan Dokter yang Sempat Mencibir Kini Ramai-Ramai Minta Maaf

News

Istana Pastikan Harga BBM Tak Naik per 1 April 2026, Ini Penjelasannya

badge-check

Istana memastikan harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak naik per 1 April 2026. Masyarakat diminta tetap tenang karena stok dijamin aman. Perbesar

Istana memastikan harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak naik per 1 April 2026. Masyarakat diminta tetap tenang karena stok dijamin aman.

PRABAINSIGHT.COM – JAKARTA – Di tengah timeline yang makin berisik tiap awal bulan apalagi kalau sudah menyentuh isu BBM kali ini pemerintah mencoba meredam kepanikan sebelum berubah jadi drama nasional. Soalnya, sempat beredar kabar kalau harga BBM nonsubsidi bakal naik drastis per 1 April 2026. Dan seperti biasa, isu beginian cepat sekali bikin dompet ikut deg-degan.

Tapi pemerintah bilang: santai dulu, jangan buru-buru isi tangki sambil panik.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan bahwa sampai saat ini belum ada rencana kenaikan harga BBM, baik yang subsidi maupun nonsubsidi. Jadi, kabar yang beredar sebelumnya bisa dibilang setidaknya untuk sekarang tidak akurat.

“Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga, baik untuk BBM subsidi maupun BBM nonsubsidi,” ujar Mensesneg dalam pernyataannya, Selasa (31/03/2026).

Penjelasan ini bukan muncul tiba-tiba. Menurut Prasetyo, keputusan tersebut diambil setelah adanya komunikasi antara pemerintah dan Pertamina, plus arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Intinya satu: kalau bisa tidak memberatkan masyarakat, ya jangan.

Di tengah kondisi ekonomi yang kadang bikin tarik napas lebih panjang dari biasanya, keputusan untuk menahan harga BBM ini jelas jadi kabar yang sedikit melegakan setidaknya untuk sementara.

“Kami berharap dengan pernyataan ini masyarakat dapat mendapatkan informasi yang lebih jelas, yang lebih akurat,” imbuhnya.

Selain soal harga, pemerintah juga menegaskan bahwa stok BBM dalam kondisi aman. Jadi, tidak ada alasan untuk panic buying atau antre panjang di SPBU hanya karena rumor yang belum tentu benar.

“Kami berharap masyarakat tidak perlu panik, tidak perlu resah karena ketersediaan BBM kita jamin dan harga tidak terjadi penyesuaian,” tegas Mensesneg.

Di negeri ini, isu BBM memang punya efek domino: dari obrolan warung kopi sampai perhitungan ongkos hidup. Maka wajar kalau setiap kabar kenaikan langsung bikin suasana ikut panas. Tapi untuk awal April 2026 ini, setidaknya satu hal bisa dicatat: harga masih di tempat, dan kepanikan kalau bisa ditunda dulu.(Van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Jelang HUT RI ke- 81 Sekjen PATRA Ingatkan Ojol: Jangan Gampang Kepancing, Hormati Bulan Kemerdekaan

8 Agustus 2026 - 14:04

Isu Kapolri Diganti Keburu Berlari, Istana Malah Bilang: Surpresnya Saja Belum Ada

7 Agustus 2026 - 18:14

Pasien BPJS Meninggal, Deretan Dokter yang Sempat Mencibir Kini Ramai-Ramai Minta Maaf

7 Agustus 2026 - 17:48

Diduga Provokasi Pedagang Pasar Baru Bekasi, Oknum W Dilaporkan ke Polisi

7 Agustus 2026 - 16:54

Dituduh Pakai Rekening Pribadi, Pengacara MSB Buka Suara Perihal Kasus Perumda Tirta Bhagasasi

5 Agustus 2026 - 17:05

Trending di News