Menu ✖

Breaking News

Crime

Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditusuk di Bandara, Salah Satu Pelaku Diduga Atlet MMA

badge-check

Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara Nus Kei tewas ditusuk di Bandara Karel Sadsuitubun. Polisi tangkap dua pelaku, salah satunya diduga atlet MMA.(Istimewa) Perbesar

Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara Nus Kei tewas ditusuk di Bandara Karel Sadsuitubun. Polisi tangkap dua pelaku, salah satunya diduga atlet MMA.(Istimewa)

PRABAINSIGHT.COM – MALUKU – Peristiwa berdarah yang terjadi di Maluku Tenggara ini seperti mengingatkan kita: bahkan ruang publik sekelas bandara pun tak selalu steril dari tragedi. Minggu siang (19/4), suasana di Bandara Karel Sadsuitubun, yang biasanya diwarnai koper dan pelukan keluarga, mendadak berubah jadi lokasi kriminal yang menggemparkan.

Korban dalam peristiwa ini bukan orang sembarangan. Ia adalah Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara. Nus Kei meninggal dunia setelah mengalami penusukan oleh orang tak dikenal di area pintu keluar bandara, tepatnya di Desa Ibra, Kecamatan Kei Kecil.

Ia sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun, luka yang dialami terlalu parah untuk diselamatkan.

Duka, Marah, dan Imbauan Menahan Diri

Sekjen DPP Partai Golkar, Sarmuji, tak menutupi rasa kehilangan yang mendalam. Dalam pernyataannya, ia meminta kader untuk tetap tenang dan tidak terpancing emosi.

“Kami sangat berduka, sedih dan marah atas peristiwa ini. Kami mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga dan keluarga besar DPD Maluku khususnya Maluku Tenggara. Kami menuntut aparat kepolisian untuk mengusut secara tuntas peristiwa tersebut. Kepada kader tetap waspada tapi jangan terpancing situasi. Kita berikan kepercayaan kepada aparat kepolisian untuk mengusut tuntas peristiwa tersebut,” tegas Sarmuji.

Nada pernyataan ini jelas: ada kemarahan, tapi juga ada upaya menahan agar situasi tidak semakin panas.

Kronologi: Baru Turun Pesawat, Langsung Diserang

Menurut Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Rositah Umasugi, kejadian berlangsung cepat. Nus Kei baru saja tiba dari Jakarta sekitar pukul 11.25 WIT. Belum sempat benar-benar meninggalkan area kedatangan, ia diserang.

“Tiba-tiba korban ditikam oleh orang tidak dikenal menggunakan sebilah pisau. Terduga pelaku langsung melarikan diri usai kejadian,” kata Rositah.

Korban kemudian dibawa ke RS Karel Sadsuitubun sekitar pukul 12.00 WIT. Namun, tim medis menyatakan nyawanya tidak tertolong.

Dua Terduga Pelaku Ditangkap dalam Dua Jam

Respons kepolisian bisa dibilang cepat. Dalam waktu sekitar dua jam setelah kejadian, dua orang yang diduga terlibat langsung diamankan.

Mereka berinisial HR (28) dan FU (36). Saat ini keduanya tengah diperiksa intensif oleh Satreskrim Polres Maluku Tenggara.

“Dua jam pasca kejadian berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku. Keduanya berinisial HR (28) dan FU (36). Saat ini keduanya sedang menjalani pemeriksaan intensif di Satuan Reskrim Polres Malra,” jelas Rositah.

Yang membuat kasus ini semakin menarik perhatian, HR disebut-sebut punya latar belakang sebagai atlet tarung bebas. Ia pernah tergabung dalam ajang One Pride MMA dan dikenal dengan julukan “KeyBadboy”. Nama yang, dalam konteks ini, terasa ironis.

Motif Masih Gelap, Polisi Minta Publik Menahan Diri

Hingga kini, motif di balik penusukan tersebut masih didalami. Polisi belum membuka kemungkinan apa pun ke publik.

“Untuk motif, sementara masih dilakukan pendalaman oleh penyidik,” kata Rositah.

Polda Maluku pun menegaskan bahwa penanganan kasus ini harus berjalan profesional dan transparan. Di saat yang sama, masyarakat diminta tidak terpancing untuk melakukan aksi balasan.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya keluarga besar korban dan simpatisan, untuk menahan diri dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada Polri. Jangan ada aksi balasan yang dapat memperkeruh situasi. Saat ini situasi di Maluku Tenggara aman dan kondusif,” tandas Rositah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Chat WhatsApp Terakhir Terduga Mutilasi Depok Terungkap, Sehari Kemudian Resign dari Tempat Kerja

7 Agu 2026 - 20:39 WIB

Chat WhatsApp Terakhir Terduga Mutilasi Depok Terungkap, Sehari Kemudian Resign dari Tempat Kerja

Bau Busuk yang Dikira Bangkai Hewan Ternyata Jenazah Pria Tanpa Kepala, Warga Depok Syok Bukan Main

4 Agu 2026 - 22:43 WIB

Bau Busuk yang Dikira Bangkai Hewan Ternyata Jenazah Pria Tanpa Kepala, Warga Depok Syok Bukan Main

Lapor Hilang ke Polisi Disebut “Sudah Dewasa”, Feni Ere Akhirnya Ditemukan Tinggal Tulang Belulang

31 Jul 2026 - 18:05 WIB

Lapor Hilang ke Polisi Disebut “Sudah Dewasa”, Feni Ere Akhirnya Ditemukan Tinggal Tulang Belulang

Pilot Malaysia Airlines Jadi Tersangka, Bawa 25,1 Kg Ekstasi dan Sabu ke Soekarno-Hatta

31 Jul 2026 - 15:23 WIB

Pilot Malaysia Airlines Jadi Tersangka, Bawa 25,1 Kg Ekstasi dan Sabu ke Soekarno-Hatta

16 Kali Kemalingan Ayam, Kini Suami dan Anak Pemilik Ditahan Usai Kasus Maling Tewas di Tabanan

30 Jul 2026 - 16:04 WIB

16 Kali Kemalingan Ayam, Kini Suami dan Anak Pemilik Ditahan Usai Kasus Maling Tewas di Tabanan
Trending di Crime