Menu

Mode Gelap
3 Surpres Meluncur dari Istana ke DPR, Kursi Strategis Mulai Jadi Rebutan? GOR Terpadu Kota Bekasi Rp121 M Diduga Bermasalah, NCW Lapor KPK Ngopi Nggak Harus Serius: MILKLAB Ajak Coffee Lovers Keliling Kafe sambil Joget dan Berburu Hadiah Gusi Berdarah Bisa Berkaitan dengan Penyakit Kronis, dari Diabetes hingga Jantung Rumah Kontrakan Bakal Dipajaki 2027, Pengamat Minta Pemerintah Tak Samakan dengan Properti Komersial Temuan Senjata di YHI-PP Bermula dari Ruangan Terkunci, Kuasa Hukum: Kunci Masih Dipegang IWD

Sport

Perjalanan Garudayaksa FC: Klub Bentukan Prabowo yang Menyodok Persaingan Promosi Liga

badge-check

Garudayaksa FC, klub yang dibentuk Presiden Prabowo Subianto setelah mengakuisisi PSKC Cimahi, kini memimpin klasemen wilayah barat Liga Indonesia dan berpeluang promosi ke Super League musim depan.(Istimewa) Perbesar

Garudayaksa FC, klub yang dibentuk Presiden Prabowo Subianto setelah mengakuisisi PSKC Cimahi, kini memimpin klasemen wilayah barat Liga Indonesia dan berpeluang promosi ke Super League musim depan.(Istimewa)

PRABAINSIGHT.COM – JABAR – Di Indonesia, sepak bola bukan cuma urusan taktik, transfer pemain, atau drama kartu merah. Kadang, ia juga bersinggungan dengan politik, romansa nasionalisme, dan sedikit sentuhan “plot twist ala negeri +62”. Contohnya: kemunculan Garudayaksa FC.

Pada Juni 2025, Presiden Prabowo Subianto tidak hanya mengurus urusan negara dan diplomasi luar negeri. Di sela-sela agenda kenegaraan, beliau juga meresmikan klub sepak bola profesional bernama Garudayaksa FC langkah berani yang langsung menggebrak kasta kedua Liga Indonesia setelah klub ini mengakuisisi PSKC Cimahi. Tidak perlu berangkat dari Tarkam, langsung naik bus ke Liga resmi. Ringkas, efisien, sedikit seperti jalan tol.

Padahal, Garudayaksa sebelumnya “hanyalah” sebuah akademi sepak bola yang lahir pada 2023 di Kabupaten Bogor. Akademi ini awalnya tampak seperti tempat anak muda menukar mimpi jadi first touch yang lebih rapi. Namun sekarang, mereka sudah naik kelas: bukan lagi sekadar akademi pembinaan, melainkan tim profesional yang mulai ikut bicara soal promosi & klasemen.

Karena hidup di dunia sepak bola itu keras Garudayaksa tidak datang sendirian. Sejumlah nama berpengalaman dari Liga 1 ikut bergabung. Ada Asep Berlian, Manda Chingi, Andik Virmansyah, Taufik Hidayat, hingga Birrul Walidan.

Belum cukup? Tenang.

Kuota internasional juga diisi dengan baik:

🇧🇷 Everton Nascimento

🇨🇱 Vicente Concha

🇰🇷 Ryu Seung-woo, alumni K-League yang pasti terbiasa dengan pressing cepat dan kultur latihan tanpa banyak kompromi.

Di klasemen wilayah barat, Garudayaksa kini duduk manis di posisi puncak. Tidak cuma numpang lewat  mereka malah jadi salah satu kandidat terkuat untuk promosi ke Super League musim depan. Aturannya jelas dan sederhana: juara wilayah, langsung naik kasta. Seperti naik kereta tanpa transit.

Bagi sebagian orang, perjalanan Garudayaksa terasa seperti cerita sepak bola modern: ada ambisi, ada pembinaan, ada sentuhan elite, dan tentu saja… ada harapan besar supaya semua ini tidak cuma berhenti di papan skor  tapi juga di manajemen profesional jangka panjang.

Sebab di negeri yang gemar menjadikan sepak bola sebagai doa kolektif, promosi ke liga atas bukan hanya urusan pertandingan. Kadang, ia juga soal bagaimana mimpi dan kekuasaan  ikut turun ke lapangan.

Editor : Irfan Ardhiyanto 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Sudah Unggul, Malah Pulang Kampung: Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026 usai Ditahan Singapura 1-1

7 Agustus 2026 - 22:23

Rumor Jay Idzes Dibidik PSG Bikin Suporter Sassuolo Waswas: Tak Mau Kehilangan Bek Andalan

7 Agustus 2026 - 20:50

Persija Disingkirkan Persib di Piala Presiden 2026, Shin Tae-yong: Saya Tidak Puas, tapi Ini Baru Pemanasan

4 Agustus 2026 - 21:43

Bukan Cuma Turnamen, ASICS Community Slam 2026 Bangun Ekosistem Tenis dan Padel Indonesia

4 Agustus 2026 - 19:34

Gianni Infantino Dilaporkan Hadapi Tudingan “Suap” Terkait Rencana Penjualan Saham Piala Dunia FIFA

30 Juli 2026 - 16:12

Trending di Internasional