Menu ✖

Breaking News

Politik

Survei Ungkap Kepuasan Publik: Prabowo 56,3 Persen, Gibran 49,2 Persen

badge-check

Survei Digdaya Polling mencatat kepuasan publik terhadap Prabowo 56,3 persen dan Gibran 49,2 persen. Selisih keduanya mencapai 7,1 poin.(Istimewa) Perbesar

Survei Digdaya Polling mencatat kepuasan publik terhadap Prabowo 56,3 persen dan Gibran 49,2 persen. Selisih keduanya mencapai 7,1 poin.(Istimewa)

PRABAINSIGHT.COM – JAKARTA –  Tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo Subianto tercatat lebih tinggi dibandingkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Hasil survei terbaru menunjukkan kepuasan terhadap Prabowo mencapai 56,3 persen, sementara Gibran berada di angka 49,2 persen.

Data tersebut menunjukkan terdapat selisih 7,1 poin persentase dalam tingkat kepuasan publik terhadap dua figur utama pemerintahan Prabowo-Gibran.

Temuan ini menjadi salah satu gambaran mengenai persepsi masyarakat terhadap kinerja Presiden dan Wakil Presiden. Angka tersebut juga menunjukkan masih adanya ruang evaluasi, khususnya dalam memperkuat komunikasi dan kontribusi pemerintahan kepada publik.

Peneliti Muda Digdaya Polling & Strategy, Pangiutan Lubis atau Ipang, mengatakan perbedaan angka kepuasan tersebut mencerminkan adanya perbedaan persepsi masyarakat terhadap kinerja Prabowo dan Gibran.

“Angka survei ini berbicara. Kepuasan terhadap Prabowo sebesar 56,3 persen lebih tinggi dibandingkan Gibran yang berada di 49,2 persen. Selisih 7,1 poin ini menunjukkan adanya perbedaan persepsi publik terhadap kinerja kedua figur utama pemerintahan,” ujar Ipang.

Menurut Ipang, perbedaan tingkat kepuasan tersebut tidak bisa langsung dimaknai sebagai persoalan politik antara Presiden dan Wakil Presiden.

Posisi Presiden, kata dia, memiliki tingkat visibilitas dan tanggung jawab yang lebih besar terhadap keseluruhan kebijakan pemerintah. Kondisi tersebut membuat penilaian masyarakat terhadap Prabowo turut dipengaruhi oleh kinerja pemerintahan secara keseluruhan.

Sementara itu, Gibran dinilai masih memiliki ruang untuk memperkuat persepsi publik terhadap kinerjanya. Salah satunya dengan menunjukkan kontribusi yang lebih konkret serta membangun komunikasi publik yang efektif.

“Angka 49,2 persen untuk Gibran bukan berarti kehilangan dukungan publik. Justru ini merupakan ruang untuk meningkatkan kinerja, memperkuat komunikasi publik, dan memastikan masyarakat mengetahui kontribusi Wakil Presiden dalam pemerintahan,” kata Ipang.

Survei Bukan Sekadar Angka Popularitas

Ipang mengingatkan pemerintah agar tidak menjadikan hasil survei semata sebagai ukuran popularitas. Bagi pemerintah, angka kepuasan publik seharusnya dapat menjadi cermin untuk mengevaluasi kebijakan dan kinerja.

Capaian kepuasan 56,3 persen terhadap Prabowo, menurutnya, perlu dijaga melalui kinerja yang konsisten. Di sisi lain, angka 49,2 persen terhadap Gibran dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kepercayaan publik.

Persoalannya bukan sekadar bagaimana angka survei berikutnya meningkat. Lebih jauh, pemerintahan Prabowo-Gibran dituntut memastikan berbagai kebijakan yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat dan dapat dirasakan masyarakat.

Dengan begitu, tingkat kepuasan publik tidak berhenti sebagai angka dalam laporan survei, tetapi menjadi gambaran mengenai sejauh mana pemerintah mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Survei bisa naik dan turun, tetapi kepercayaan publik harus dibangun melalui kinerja yang konsisten. Angka hari ini adalah cermin, bukan tujuan akhir. Pemerintah harus menjadikan hasil survei sebagai bahan evaluasi untuk bekerja lebih baik dan lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat,” pungkas Ipang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

PKB Kota Bekasi Gaspol Targetkan Pimpinan DPRD dan Pilwalkot di Pemilu 2029

24 Okt 2026 - 19:49 WIB

PKB Kota Bekasi Gaspol Targetkan Pimpinan DPRD dan Pilwalkot di Pemilu 2029

Kian Solid, DPD PAN Kota Bekasi Restui Langkah PAW Lukman Hakim Saat Pra Musran

24 Okt 2026 - 18:14 WIB

Kian Solid, DPD PAN Kota Bekasi Restui Langkah PAW Lukman Hakim Saat Pra Musran

Merawat Historis, Menatap Masa Depan Bersama Ade Puspitasari

10 Okt 2026 - 15:20 WIB

Merawat Historis, Menatap Masa Depan Bersama Ade Puspitasari

Kongres IX SEMMI Tetapkan Mekanisme Penentuan Mide Formateur PB SEMMI 2026-2029

7 Okt 2026 - 09:35 WIB

Kongres IX SEMMI Tetapkan Mekanisme Penentuan Mide Formateur PB SEMMI 2026-2029

Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Gaji Fantastis Rp76,5 Juta dari Uang Pajak Rakyat

5 Okt 2026 - 13:16 WIB

Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Gaji Fantastis Rp76,5 Juta dari Uang Pajak Rakyat
Trending di Politik